Memories From The Battlefield

19:58:00

Pandora memacu kudanya ke arah hutan, sementara di belakangnya, satu batalyon pasukan berkuda, Knight of Teutons, mengejarnya. Di tengah puluhan anak panah yg melesat ke arahnya, ia terus menyeruak maju tanpa menoleh ke belakang. Beberapa saat kemudian, tiba2 ia menghentikan kudanya. Sebuah tebing menghalangi jalannya, ia tersudut di jalan buntu. Ia panik, menoleh ke kiri kanan, tapi yang ia lihat hanyalah tebing2 terjal bak tembok penjara.

Para Knight of Teutons menghentikan kuda mereka. Mereka sadar, bahwa mangsa mereka kini tidak punya tempat untuk melarikan diri. Mereka tertawa. Tertawa penuh kemenangan. Mereka menghunus pedangnya, dan bersiap menerjang ke arah gadis itu, hingga tiba2 sebuah batu besar melayang dan jatuh menimpa mereka. BRAAKKK.

Dan baru pada saat itulah para Knight of Teutons menyadari bahwa mereka telah terjebak. Di kiri kanan mereka, di atas tebing terjal, puluhan catapult sudah terpasang rapi, seolah2 menanti mangsa mereka. Tampak Angeleon dan Lucky, berdiri di atas tebing, dan hanya dalam satu buah ayunan tangan dari Angeleon, para catapult akan menghujani mereka dengan hujan batu. Dan saat mereka menoleh ke belakang, pasukan infantri bertombak pimpinan Flame sudah memblokir jalan mundur mereka dengan pagar palisade dari bambu.

Saat mereka sedang kebingungan, seorang ksatria berkuda berbaju zirah hitam maju menerjang ke arah mereka. Dan bersamaan dengan itu, Pandora yg sedari tadi hanya tersenyum juga menghunus pedangnya dan memacu kudanya menerjang.
"Let's do it, Pandora!" teriak Warrior, si ksatria hitam.
"Leave no one standing, Warrior! In the name of CRUX!!!" teriak Pandora.

Dan hari itu, panji2 CRUX, kembali mengobarkan kemenangan...


Cerita di atas adalah dramatisasi dari pengalaman yg gua alamin bersama Grace Alyssia Wijaya, aka CRUX_Pandora. Dia adalah teman pertama gua di Internet, seorang Indonesia yg tinggal di Sydney. I spent most of my time playing Age of Empires II on MSN Gaming Zone with her. Gua, dia, Arif, Billy, and Lucky, kita berlima sempat memporak-porandakan dunia Age of Empires II, dan pada saat itu, people fear us. Walopun kini, nama CRUX mungkin hanya tinggal kenangan since no one played that game anymore.

Pandora died exactly 9 years ago, 1 Oct 2001. She got hit by a speeding car, trying to protect her little sister. It was her 13th birthday.

I've never meet her face to face, or hear her voice, so basically, I've only known her for what she was on the Internet. But she is the reason why playing Age of Empires II was so much fun and enjoyable. Our fearsome strategy, devide et impera (spread & conquer), she's the one who invented it. It was never the same, playing that game without her. I was devastated when she left. The night before, we are still talking and laughing, thinking about the next opponent we would crush. I didn't even had a chance to say goodbye, or say thank you.

Still, in our short time together (about 1 year), she had taught me a lot of things. She's the one who helped me through my first-ever-brokenheart, and she also helped me a lot learning about Internet n stuff.

I would never forget her.
And even today, I can still see her smiling face, shining on the battlefield...


Thank you...

You Might Also Like

0 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe