Cheating Death, Stealing Life; Eddie Guerrero's Story

11:52:00



This post is dedicated for my hero, Latino Heat, Eddie Guerrero

Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. You're born, you die, and in between, you make a lot of mistakes. That's life. Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Everybody will face failure at some point in their life. Tapi ga semua orang bisa menghadapi kegagalan dan bangkit setelahnya. It takes a great amount of courage to admit that you fail, and it takes even greater to get back and stand on your feet after that. Courage is not the absence of fear, but rather the judgement that something else is more important than the fear. And Eddie Guerrero did it. He triumph over his defeat. He gets up when he can't. He have a courage to fight; cheating death, stealing life. This is his story, a story of a Champion...

Eddie is a mexican-born wrestler. Dia lahir di keluarga Guerrero, keluarga pegulat. Kakeknya, ayahnya, dan saudara2nya, semua meniti karir sebagai pegulat, begitu juga dengan Eddie. Sejak umur 15 tahun, ia menekuni olahraga gulat, dan tahun 1987, pada usia yg sangat muda, 20 tahun, ia sudah berkarir sebagai pegulat amatir di Mexico. Pada tahun 1993 Eddie memutuskan pergi ke Jepang untuk mengasah ilmu dan meniti karir sebagai pegulat profesional. Dalam waktu singkat, karirnya pun melesat, dan ia memenangkan turnamen Junior Heavyweight.

Pada tahun 1995 akhirya Eddie dikontrak oleh WCW dan dalam waktu singkat ia sudah jadi superstar papan atas di sana. Namun Eddie tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi seorang main-eventer dikarenakan WCW waktu itu masih cukup rasis dan mereka lebih memilih untuk mem-push seorang pegulat caucasian menjadi juara daripada pegulat2 berdarah latin. Ditambah lagi pada tahun 1999 Eddie harus dirawat selama beberapa bulan akibat kecelakaan mobil, dan karirnya pun semakin menurutn drastis. Pada tahun 2000 akhirnya Eddie bersama teman2nya termasuk Chris Benoit, memutuskan untuk walk out dari WCW dan pindah ke WWE yg dianggap lebih menghargai bakatnya.


Dalam waktu singkat, di WWE karir Eddie menanjak cepat dan dalam waktu setahun ia sudah berhasil menjadi European Champion dan Intercontinental Champion serta mendapat sebutan "Latino Heat". Namun pada akhir tahun 2001, Eddie dipecat oleh WWE karena ia terlibat kasus kecanduan alkohol dan penggunaan steroid. Seketika setelah itu kehidupan Eddie pun bagaikan terjun bebas. Ia diceraikan istrinya karena terlibat affair dengan wanita lain, dan ia juga mengalami kecelakaan yg hampir merenggut nyawanya akibat menyetir sambil mabuk.

He lost everything. His career, his family, his life. His life hit the rock bottom. A dead end. Namun ia tidak menyerah saja pada nasib. Ia memutuskan untuk menyembuhkan kecanduan alkoholnya dengan cara masuk ke pusat rehabilitasi. Pada saat di-interview mengenai keterpurukannya bertahun2 kemudian, Eddie berkata, "Life is not about what I've done, what I should have done, and what I could have done...it's about what I can do and what I will do. Rock bottom is a good solid ground to start over, and dead end street is just a place to turn around"
And he made a right choice.

Pada tahun 2002, Eddie dinyatakan sembuh dan ia kembali ke WWE untuk memulai kembali karirnya. Ia memenangkan berbagai sabuk kejuaraan, Intercontinental Champion dan United States Champion, dan bersama keponakannya, Chavo Guerrero, ia membentuk Los Guerreros dan berkali2 memenangkan Tag Team Championship. Eddie berhasil bangkit dari keterpurukan. He admit his failure and he fight, not to erase his past, but for a better future and to regain what he had lost. Bahkan di akhir tahun 2003, Eddie berhasil berekonsiliasi dengan istrinya, Vickie, dan mereka menikah kembali.

Yg membuat Eddie dicintai fans adalah, karena berbeda dengan pegulat2 lainnya, Eddie mempunyai teknik gulat yg unik. Cepat, dan technically cunning (cerdik) Selain itu juga,fans sangat terhibur oleh gimmick (karakter) Eddie sebagai seorang yg lucu, jenaka, licik, dan menghalalkan segala cara untuk menang, dan juga aksen Meksikonya yg kental yg seolah2 menambah bumbu pada setiap tingkah lakunya. Motto Eddie yg sangat terkenal adalah : "I Lie, I Cheat, I Steal" Di bawah ini adalah contoh video pertandingan Eddie. Did u see his face at 0:11? That's the Eddie we love =)


Mimpi Eddie menjadi kenyataan pada tahun 2004 saat ia memenangkan WWE Championship. He became a real champion dan pada Wrestlemania 20, ia berhasil mempertahankan sabuk kejuaraannya. Di penghujung Wrestlemania 20, Eddie, bersama teman baiknya Chris Benoit, yg baru saja memenangkan World Heavyweight Championship malam itu, merayakan kemenangan mereka bersama dan berpelukan di tengah ring. It was truly one of the greatest Wrestlemania moments I've ever watched.

Sayangnya, takdir berkata lain. Eddie meninggal pada tanggal 13 November 2005, pada usia 38 tahun, akibat serangan jantung. WWE Universe berduka karena mereka kehilangan seorang pegulat berbakat yg sangat mereka cintai. Pada tahun 2006, Wrestlemania 22, Eddie dinobatkan masuk ke dalam WWE Hall of Fame 2006 oleh sahabat2nya : Rey Mysterio, Chris Benoit, dan Chavo Guerrero. Istrinya, Vickie, mewakili Eddie untuk menerima penghargaan itu, dan malam itu Rey Mysterio memenangkan WWE Championship sebagai persembahan untuk Eddie, sahabatnya.


Eddie mungkin telah tiada, tapi ia membuktikan terhadap dunia bahwa yg namanya hidup tidaklah hanya satu arah. Sebagaimana dalamnya kita terpuruk, selalu ada harapan untuk bangkit kembali. Every day is our chance to change our life. Yg penting adalah usaha dan keberanian kita untuk bangkit. Bukan menyangkal kesalahan kita, tapi mengakuinya dan men jadikannya sebagai batu loncatan untuk menjadi seseorang yg lebih baik. Eddie cheated death, and stole his life back. He was a champion, not only as WWE wrestler, but a true champion in LIFE.

Rest in peace, Eddie
Viva la Raza!


"Life isn't about keeping score. It's not about how many people call you and it's not about who you've dated, are dating, or haven't dated at all. It isn't about who you've kissed, what sport you play, or which guy or girl likes you. It's not about your shoes or your hair or the color of your skin or where you live or go to school. In fact, it's not about grades, money, clothes, or colleges that accept you or not. Life isn't about if you have lots of friends, or if you are alone, and it's not about how accepted or unaccepted you are. Life just isn't about that.
But life is about who you love and who you hurt. It's about how you feel about yourself. It's about trust, happiness, and compassion. Life is about avoiding jealousy, overcoming ignorance, and building confidence. It's about what you say and what you mean. It's about seeing people for who they are and not what they have. Most of all, it is about choosing to use your life to touch someone else's in a way that could never have been achieved otherwise. These choices are what life's about."
~ Eddie Guerrero ~

NB : This is an English article I wrote about Eddie in 2006, with a help from my friend who speak fluent English :
http://claude-c-kenni.blog.friendster.com/2006/09/cheating-deathstealing-life-a-tribute-to-eddie-guerrero/

You Might Also Like

3 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. misii...mo kasih tau, ada award buat Emotional Flutter, liat d blog ku yaaa..
    mksh :)

    ReplyDelete
  2. ngena bgt nih cerita edie ...
    T_T

    ReplyDelete
  3. zifala rassa #maaf salah tulisan gak ingat seh ,tapi aq suka banget sama dia,soalnya pegulat yang karakternya kebapakan dan juga rendah hati ya dia ini,sebelum rey muncul mgkin dia menjadi Icon utk pegulat pro meksiko

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe