Life. Destiny. Choices. Chances. Coincidences.

13:43:00

HIDUP tuh bukan segalanya tergantung TAKDIR. Seringkali justru hidup tuh ditentukan oleh yg namanya KEBETULAN. Yup, kebetulan. Secara kebetulan, KESEMPATAN itu muncul dalam hidup kita, dan pada saat itulah, PILIHAN yg kita ambil yg akan menentukan ke arah mana hidup ini akan kita bawa.

Ngerti ga? Gua yakin belum...

Tadi pas lagi browsing2 blog temen, tiba2 nemu link ke short movienya Raditya Dika



Film yg singkat, ga gitu gokil (kalo buat ukuran seorang Raditya Dika), tapi menurut gua maknanya bagus banget.

Ada satu kalimat dari film itu yg gua suka banget
"Kesempatan itu kayak pintu, ada dimana-mana. Tapi, lo harus sering ketok." ~ Raditya Dika ~

Gua setuju banget ma kalimat di atas. Kalo boleh ngomong, gua tuh bukan tipe orang yg percaya akan yg namanya takdir. Life is about choices. Everything happens by coincidences. There are no destiny, there are only chances.

Misalnya gini, pernah ga sih temen2 denger cerita mengenai bagaimana 2 orang saling bertemu dan jatuh cinta?

Ada yg ceritanya standar abis kayak :
(CONTOH KASUS 1)
"Papi Mami dulu dijodohin sama ortu" BASI

Atau yg luar biasa, seperti :
(CONTOH KASUS 2)
"Kakek Nenek dulu bertemu karena tidak sengaja bertabrakan sewaktu sedang nonton konser Rhoma Irama. 1 bulan kemudian Nenek diketahui hamil di luar nikah, dan Kakek ditangkap polisi akibat mencabuli kambing di bawah umur. 10 tahun kemudian setelah Kakek keluar dari penjara, kami pun menikah" WOW

Atau mungkin ada juga yg unik misalnya :
(CONTOH KASUS 3)
"Andi tidak sengaja salah masuk WC, ke WC wanita. Mia yg sedang asik dandan kontan terkejut dan langsung menjerit histeris. Andi kemudian digebukkin masa hingga lumpuh dan cacat mental permanen. Melihat sosok Andi yg sudah sekarat bak ikan tongkol baru disetubuhi gajah tersebut, Mia mendadak jatuh cinta dan 30 tahun kemudian mereka pun kemudian menikah" EPIC ABIS.

Ketiga kisah di atas sebenernya merupakan contoh nyata bahwa dalam hidup tuh kadang2 segalanya terjadi karena sebuah kebetulan belaka. Misalnya pada CONTOH KASUS 3, apabila hari itu Andi tidak memutuskan untuk masuk ke WC wanita, melainkan kencing/boker di semak2, maka ia tidak akan disangka maniak, digebukin masa, dan bertemu dengan Mia. Sama halnya dengan CONTOH KASUS 2, apabila Kakek hari itu tidak jadi nonton konser Rhoma Irama, melainkan main catur dengan Rano Karno, maka mungkin ia tidak akan jadian dengan Nenek.

So, temen2 pembaca ngerti kan apa yg gua maksud dengan hidup tuh bukan semata2 tergantung takdir? Apakah kita memutuskan untuk berusaha dan membuka kesempatan supaya kebetulan itu dapat terjadi? Apakah kita mencoba mengetuk semua pintu rumah yg kita temui (walopun ada resiko digebukin sama yg punya rumah gara2 dikira mau minta sumbangan), atau kita lebih memilih untuk diam dan mengurung diri di dalam tempurung (dan kemudian menjadi pembela kebenaran seperti Kura2 Ninja) Kalo gua sih, daripada digebukin orang ato jadi Kura2 Ninja, gua lebih milih jadian ma Sandra Dewi (YA IYA LAH)

Ada sebuah puisi dari guru gua waktu SMA tentang hidup dan kemungkinan, kalo mau baca, klik aja di sini

Ada yg pernah nonton film "500 Days of Summer"?
Itu film bener2 cocok buat ngegambarin tentang apa yg gua tulis dalam post gua kali ini.
You should watch it. Gua bener2 recommend supaya pembaca bener2 ngerti soal apa yg gua omongin dalam post kali ini.

Yg maen filmnya juga artis favorit gua, Zooey Deschanel

Kalo lu belum nonton filmnya, gua saranin untuk STOP baca sampai di sini, jangan lanjut ke bawah.


------


(CONTAIN SPOILER)
The story is about how boy meets girl. The boy, Tom Hansen of Margate, New Jersey, grew up believing that he'd never truly be happy until the day he met the one. The girl, Summer Finn of Shinnecock, Michigan, did not share this belief. Since the disintegration of her parent's marriage she lost her faith in love. When Tom meet Summer, he knows almost immediately she is who he has been searching for. He believed that they are destined for each other. Everything was picture perfect until one day, Summer decided to leave Tom.

Dalem cerita film tersebut, Tom bener2 hopelessly falling in love pada Summer hingga ia tidak sabar bahwa cintanya sudah berubah menjadi suatu obsesi, infatuasi. Hatinya dikuasai oleh delusi, ilusi akan Summer, gadis impiannya selama ini, yg ia bangun sendiri dalam hatinya berdasarkan ketergantungannya secara fisik dan emosional pada cinta. Cinta buta itu membuat Tom tidak dapat melihat berdasarkan kenyataan yg ada. Pada akhirnya Tom harus berhadapan dengan realita yg kejam bahwa mereka memang tidak dapat bersatu.


Di akhir film diceritakan Tom akhirnya berhasil move on and get over it. Hingga suatu hari, ia memutuskan untuk memulai hidup baru. Saat ia sedang melamar kerja ke sebuah kantor, ia bertemu dengan seorang gadis bernama Autumn...


You can't ascribe great cosmic significance to a simple earthly event. Coincidence, that's all anything ever is, nothing more than coincidence... There are no miracles, there's no such thing as fate, nothing is meant to be.
~ 500 Days of Summer ~

You Might Also Like

1 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. kebetulan banget dah short movie yg kita pajang sama, dengan quote yg sama hahah. maksud gue yg raditya dika.

    emg jagoan deh itu orang haha keep blogwalking!

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe