Blog, Etika, dan Bercermin

10:05:00


Berawal gara2 di-tag Noeel, gua diminta nulis soal "Etika Ngeblog" Setelah gua baca post dia soal etika, terlintas di kepala gua suatu pertanyaan : memangnya etika itu sebenernya apa sih?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga tahun 2005, etika adalah ilmu tentang apa yg baik dan buruk, serta tentang hak dan kewajiban moral. Ngerti ga? Ribet amat ya? Padahal menurut gua ga perlu tuh ilmu yg namanya etika karena apabila benar Tuhan YME menciptakan manusia sebagai makhluk yg memiliki akal budi, seharusnya manusia udah bisa membedakan sendiri mana yg baik dan mana yg buruk. But then again, manusia ironisnya adalah makhluk yg paling sinting sejagad raya, karena mereka sendiri yg menciptakan peraturan, dan mereka sendiri pula yg sering melanggar. Aneh.

Oke back to topic. Jadi, apa sih etika dalam ngeblog itu? Well, menurut gua, yg namanya nulis blog tuh ga ada bedanya dengan ngomong ke orang. Setiap kata yg kita ucapkan, harus dapat kita pertanggung jawabkan. Yup, dalam kehidupan sehari2, kita bebas bertindak dan berkata2, selama hal itu dapat kita pertanggung jawabkan. So, sebelum bicara atau berbuat, bagusnya kita mikir dulu...kira2 perbuatan/perkataan kita ini konsekuensinya apa ya? As simple as that.

So saat nulis blog, ga ada larangan bahwa kita tidak boleh menulis tentang hal2 yg pribadi atau apapun, hanya saja kita harus ingat konsekuensinya. Bicara masalah sensitif soal keluarga? Ngomel soal masalah tertentu? Nyebut nama orang secara spesifik? It's all up to you, tapi jangan lupa, mulutmu harimaumu. Apa yg kita tulis, kita harus berani mempertanggung jawabkannya. Dan jangan lupa, pembaca blog kebanyakan adalah orang2 yg tidak mengenal kita secara personal di dunia nyata, jadi persepsi mereka tentang diri kita adalah sesuai dengan apa yg kita tulis. Sejauh apakah kita ingin pembaca mengenal diri kita? Itu yg harus kita pertimbangkan dalam menulis.

But then again, balik lagi ke wacana bahwa manusia adalah makhluk yg mempunyai akal budi, seharusnya ada cara lebih mudah untuk memahami hal ini selain berdasarkan teori Tanggung Jawab ala PPKN. Menurut gua pribadi, pelajaran PPKN adalah pelajaran paling tidak berguna sejagad raya karena kita hanya mengulang kembali hal2 yg pada dasarnya sudah kita pahami, we are only stating the obvious, buang2 waktu.

Dalam hidup gua punya satu prinsip dasar yg selalu gua pegang dalam berelasi dengan sesama yaitu Prinsip Bercermin. Apa yg kita lihat saat kita bercermin? Kita melihat pantulan diri kita sendiri, bener ga? Kalo temen2 pembaca ada yg jawab bukan, kemungkinannya cuma 3 :
1. Lu tuh sebenernya hantu, soalnya kemaren malem lu udah mati ketabrak truk manggis
2. Cerminnya terbuat dari kumpulan upil yg udah berkerak
3. Lu buta

Saat bercermin, kita melihat bayangan diri kita sendiri. Kalo kita berkedip, bayangan kita juga berkedip. Kalo kita salto, bayangan kita juga salto. Kita senyum, bayangan kita juga senyum. Kita loncat dari lantai 12, foto kita muncul di koran "Lampu Merah" dengan judul "Seorang Blogger Bunuh Diri Karena Melihat Foto Roy Suryo Sedang Luluran" Tragis

So, saat kita berinteraksi dengan orang lain, anggaplah mereka sebagai bayangan kita dalam cermin. Jangan lakukan hal yg kita tidak ingin orang lain melakukannya terhadap kita. Kalo kita tidak ingin disakiti, hendaklah kita jangan menyakiti orang lain. Kalo kita tidak ingin dihina, hendaklah kita jangan menghina orang lain. Kalo kita tidak ingin dihakimi, hendaklah kita juga jangan menghakimi orang lain. Terapkan prinsip ini dalam ngeblog, dan juga dalam kehidupan sehari2, dan dunia pun akan damai tentram..langit biru, awan putih, burung2 berkicau, pintu surga terbuka, dan Sandra Dewi turun sebagai malaikat.

Gua bukan seorang Buddhist, tapi gua percaya bahwa yg namanya karma tuh ada. Suatu hari amal budi pahala kita akan dibalas, begitu pula dengan dosa dan perbuatan jahat yg kita lakukan. Lagipula, apa untungnya sih saling menghina dan menyakiti? Perumpamaannya gini, apabila kita jedukin kepala kita dengan keras ke cermin, cerminnya akan retak, dan apabila kepala kita berdarah, bayangan kita di cermin juga akan berdarah. Gua tau yg namanya "perbedaan" itu akan selalu ada, tapi apa gunanya dipermasalahkan? Kalo lu ga suka akan suatu blog, tinggalin aja, ga usah dibaca. I think that's better daripada cari ribut. Kecuali kalo lu punya itikad baik untuk memberi kritik yg membangun terhadap orang lain, lakukanlah juga dengan cara yg sopan dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

Ada satu ayat dalam Kitab Suci yg bunyinya : "Kasihilah sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri" Intinya, kalimat itu mau bicara soal "kasih". Lakukanlah segala sesuatu dengan itikad baik, dengan kasih di dalam hati kita, maka niscaya kita akan terhindar dari segala permasalahan yg dapat menimbulkan kebencian. Ada satu kutipan dari Michael Jackson yg gua dijadikan pegangan gua dalam hidup dan berelasi :


In a world filled with hate, we must still dare to hope. In a world filled with anger, we must still dare to comfort. In a world filled with despair, we must still dare to dream. And in a world filled with distrust, we must still dare to believe.
~ Michael Jackson ~

Let's make this world a better place, friends!
Blogging with Love...L.O.V.E =)

You Might Also Like

14 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. yup bener bangeeet setiapp tulisan kita harus bisa dipertanggungjawabkan walau bagian ini yang tersulit. :)

    thank's to write it. :)

    ReplyDelete
  2. tulisanmu harimaumu --> berlaku bagi blogger :D

    ReplyDelete
  3. Boleh pake blog untuk kampanye gak sih?
    Kampanye presiden gitu. :D

    ReplyDelete
  4. :)

    Bagus Kep. Setuju pol.
    *Kasih jempol sambil menyeruput ind*mi.. huahahahah!

    ReplyDelete
  5. waaaah kepen berwawasan luas jugak

    ReplyDelete
  6. Wadoh, blog gada tombol "like" ya?

    haha, setuju banget, ucapan bisa lebih tajem daripada belati

    ReplyDelete
  7. Noeel : you're welcome, friend ;p

    diah : tulisanmu, iguanamu, hahaha

    aso : boleh aja, selama yg ditulis bisa dipertanggung jawabkan

    tukang colong : ga usah kayaknya, percuma, ga akan ada yg baca...balik ke pribadi masing2 aja

    inez : edan, gua kangen pisan ma indomie di sini

    inggit : ah nggak kok, wawasan gua cuma sebesar otak gua aja, hehe

    brainless : yup, karena itu kita butuh "kasih" dalam setiap kata dan perbuatan kita

    ReplyDelete
  8. blog mencerminkan orangnya yang menulis, isi tulisan = watak orangnya :D

    ReplyDelete
  9. ya dg kata lain kalo mau nulis unek2 di blogpun sebaiknya rada disamarkan. jgn sebut nama orang yg kamu sebelin atau bikin kamu bete.

    ReplyDelete
  10. cerpen : ga juga, suka2 lu sih sebenernya, asal lu siap ga tanggung resikonya kalo orangnya baca dan protes?

    ReplyDelete
  11. hahaha yang penting mah kt ngeblog gak SARA dan gak ngerugiin orang :)

    ReplyDelete
  12. ada postingan khusus buat kamu --> http://emmanuelthespecialone.blogspot.com/2011/06/etika-ngeblog-di-mata-para-blogger.html

    ReplyDelete
  13. Blog ibarat , apa yang kita tulis belum tentu aku, kamu, dia, mereka dan kalian ... heheheheh
    Yang tak perlu diraba hingga disangkut pautkan dengan hal-hal yang terlewati :)

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe