Welcome to Beijing! (Part 2)

23:29:00


(Lanjutan dari post sebelumnya, disarankan yg belom baca, baca dulu, biar nyambung, hehehe)

16 May 2011 - Day 2

Setelah digunjang-ganjing kayak milk shake selama kurang lebih 15 menit, akhirnya guncangan tersebut pun berhenti, dan ada pengumuman dari sang kapten yg intinya dalam waktu 20 menit kita akan mendarat di Beijing. Baguslah, kuping gua udah berdenging dan sakit banget, kata temen gua yg sering travelling sih akibat perubahan tekanan udara, terutama pada saat take off, dan mau landing. dan sayangnya gua lupa bawa permen karet untuk dikunyah. Kenapa permen karet? Karena dengan mengunyah, kita banyak menelan ludah yg somehow membuat cairan di dalam telinga lebih mudah beradaptasi dengan tekanan udara.

Selain permen karet juga ada cara2 lain yg bisa dilakukan untuk mengatasi telinga yg sakit, misalnya :

1. Menutup hidung dan mulut, kemudian berusaha meniup udara sekuat mungkin. Apabila berhasil, udara tersebut akan keluar lewat telinga dan menyeimbangkan tekanan udara di dalam tubuh dengan tekanan udara sekitar. Tapi kemaren ini gua tidak melakukan hal ini karena gua takut udaranya malah keluar lewat lubang bawah dan berpotensi meracuni orang satu pesawat, wkwkwk

2. Menguap. Ini cara yg paling mudah, apalagi kalo kita kurang tidur sebelum naik pesawat. Oke, gua memang kurang tidur, tapi masalahnya, gara2 manuver2 gila yg dilakukan oleh pesawat gua untuk menghindari badai, gua jadi ketakutan, adrenalin naik, dan boro2 ngantuk, yg ada malah gua tegang abis sampe ngantuk gua ilang.
Tentunya dalam menguap juga ada norma2 yg harus diperhatikan, misalnya saat menguap, pastikan tidak ada penumpang yg ikut tersedot ke dalam, karena berpotensi bisa bikin kita keselek. Pastikan juga orang yg duduk di sebelah Anda tidak menggunakan wig atau rambut palsu, karena massa jenis wig dan rambut palsu yg rendah, mereka sangat rentan tersedot pada saat kita menguap. Terakhir, dan paling penting, kalo abis makan pete ato jengkol, tolong menguapnya ditutup. Baunya bisa sampe ke ruang pilot dan berpotensi membahayakan nyawa penumpang satu pesawat. Waspadalah, waspadalah.

3. Ngobrol ato bersenandung. Selain membantu mengurangi ketegangan, juga membantu menghilangkan kejenuhan selama di perjalanan. Tapi plis donk, yg suaranya sumbang tau diri dikit, nyanyinya jangan keras2, ga usah nyanyi sekalian lebih bagus. Dan nyanyinya tolong lagunya dipilih baik2, jangan nyanyi lagu Justin Bieber apalagi Keong Racun, lebih2 pake joget2 segala. F4 masih mending lah, walopun udah ketinggalan jaman, hahaha.

Oke, back to topic, kira2 10 menit sebelum landing, gua liat ke jendela dan WOW, pemandangan Cina (Beijing dan sekitarnya) dari udara, bener2 keren banget. Bagaikan bentuk2 grafis, geometris dan organis, yg beraneka warna, tersusun membentuk suatu pola dan komposisi yg indah. Fantastis banget! Gua ampe speechless. Kita juga melewati gunung2 tinggi yg kayaknya kalo gua ngeluarin tangan dari jendela pesawat, bisa gua sentuh. Sayangnya waktu itu udah mau landing dan gua harus duduk tegak ga boleh gerak2, kalo ga gua pasti udah berdiri dan motret. Tapi tenang, untuk menghibur temen2 pembaca, gua udah nyari gambarnya di google dan gambarnya bener2 mirip dengan apa yg gua liat.


Buat yg suka baca komik Legenda Naga (Ryuuroden), gua jadi teringat suatu adegan di buku nomer 1, di mana Shiro dan Masumi melihat pemandangan Cina dari langit yg benar2 indah, kemudian muncul naga dari balik awan yg "mencaplok" mereka dan melempar mereka ke jaman Three Kingdom. Gua juga berkhayal kalo saat itu juga tiba2 muncul naga yg merasuki Daniel dan Jason yg duduk di kiri kanan gua dan mengubah mereka menjadi Sandra Dewi dan Aino Kishi, hahaha.


Tapi ya saat melihat Negeri Cina dari langit, somehow di dalam diri ini, gua merasa terharu. So this is the land of my ancestors, this is where my genes come from, this is the place where my great great grandfathers lived, dreamed, fought, and died. Bukan bermaksud rasis lho, tapi dari kecil memang gua dibesarkan dalam keluarga yg adat Tionghoa nya masih kental, misalnya sembahyang pake hio, tergila2 pada film2 yg berbau Chinese seperti film2 Kungfu, Sungokong, dan Sam Kok, dan terutama karena Kakek Nenek gua banyak cerita soal kisah mereka yg datang dari Cina ke Indonesia dan bagaimana mereka merindukan kehidupan mereka di Cina sana.

So yeah, this trip to China, really was a dream come true for me. I wanna see, feel, and learn a lot of things here, on this journey, dan Tuhan kayaknya memang mengabulkan doa gua. Apalagi gua punya tekad kalo di perjalanan ini gua bakal banyak introspeksi dan kontemplasi, dan sepulang dari perjalanan ini gua bakal harus udah tau mau ke mana hidup gua ini mau gua bawa, mengingat kuliah gua tinggal 1 taun lagi beres dan temen2 gua semuanya udah lari, ngejar impian dan cita2, cuma gua doank yg masih ketinggalan di belakang. "Ze Ren Chuang Zhao Ming Yun" (One's duty creates one's fate). Ikutin terus cerita gua dan kalian bakal mengerti.

5 menit sebelum landing, di TV di depan tiap kabin, ditayangkan tayangan panduan soal imigrasi masuk ke Cina. Apa saja yg harus disiapin, kalo ada yg sakit harus lapor untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diizinkan masuk ke Cina (males banget, mending gua ga lapor sekalian), dan juga peringatan terakhir, buat yg merasa bawa benda2 terlarang atau benda2 yg perlu dilaporkan untuk segera melaporkannya. Wew, shock theraphy nih ceritanya? Gua jadi was2 sendiri. Permen golia yg gua bawa dari Indo aman ga ya? Gimana kalo mereka kira itu tuh narkoba, dan gua disuruh ngebuktiin dengan cara ngabisin semuanya, 4 bungkus, di depan petugas? (mode lebay : on)

Saat landing pun tiba, dan ga peduli seberapa seringnya gua naek pesawat, saat landing tuh saat2 paling menegangkan buat gua. Gua terlalu sering nonton film yg ada adegan pesawat jatoh kayaknya (contoh : Knowing by Nicholas Cage), jadinya gua rada parno gitu. Sampe di Beijing, pesawat jalan2 selama beberapa saat di bandara dan kemudian berenti, di tengah2 bandara. Lho? Bukannya biasa pesawat berenti di dekat airport supaya penumpang bisa jalan melalui suatu tunnel, masuk ke airport? Welcome to Beijing, things are different here.

Kita turun di tengah2 landasan pesawat, yeah, kayak di film Transformers 2, adegan di mana tentara turun dari pesawat, berjalan dengan gagah sambil nyeret "bangkai" nya Optimus Prime. It really is, in a middle of nowhere. Jarak ke airport kira2 ada lah 1 km, pokoknya jauh. Wew, do we have to walk that far??? Oh ternyata tidak, sebuah bus panjang, mirip Busway dobel di Jakarta, datang dan menjemput kita. Kita naek bus yg isinya cuma ada pegangan bergelantungan, ga ada tempat duduk, dan membawa kita masuk ke bandara lewat sebuah jalan menuju basement. Temen2 bule gua pada tercengang2, pertama kali mereka naek "busway" (baca : nyetirnya kayak orang mabok lagi fly). Welcome to Jakarta, eh I mean, Beijing!

In the middle of nowhere

Sampe bandara, kita kembali tercengang2 karena ternyata di sini ga ada conveyor belt berjalan seperti di Hong Kong. Yup, we have to actually WALK about 10 mins until we reached the imigration. Welcome to Beijing! Untung gua cuma bawa 1 backpack. Temen2 bule gua sibuk bawa backpack dan koper. LOL. Tapi nantinya mereka yg bakal tertawa terakhir sih. Why? I'll tell you later. Bandara di sini ga gitu gede, kalah jauh lah sama Hong Kong dari segi ukuran dan keindahan.

Beijing International Airport

Sampe di imigrasi, wah, auranya beda euy sama imigrasi di Hong Kong. Di sini petugas imigrasinya mukanya serem2, dan kita harus berdiri di sebuah kotak merah di lantai dan muka kita menghadap ke monitor untuk discan temperaturnya (kalo ada penyakit, bakal ketauan) dan disamain dengan foto di passport. Gua lumayan was2, soalnya kepala gua sakit, kuping berdenging, gara2 5,5 jam perjalanan yg penuh derita.

Imigration Counter

Gua lolos, tapi gua inget, tadi di bandara Hong Kong, ada satu bule yg badannya demam dan mules2 gara2 keracunan seafood di Hong Kong. Gua jadi deg2an, lolos ga ya dia? Ternyata dia lolos, aman2 saja, padahal mukanya udah murah dan pucet gitu. Gimana sih imigrasi Cina? Gertakannya aja yg nyeremin, prakteknya abal2. Apa karena mereka pikir kalo bule tuh mukanya emang suka merah sendiri kalo mampir ke imigrasi dan bahwa suhu tubuh mereka memang di atas normal akibat tinggal di daerah dingin yg jauh dari khatulistiwa? Ga ngerti deh, tapi baguslah, at least Paman gua ga nambah kerjaan.

Setelah lewat imigrasi, kita nungguin di ruang tunggu. Antreannya panjang banget, jadi ada beberapa orang yg masih tertinggal, belum lewat imigrasi. Ruang tunggunya keren abis, ada lukisan Chinese Painting yg panjangnya 3 meter, menyambung, di dinding ruang tunggu (kalo gambarnya terlalu kecil, ga keliatan, KLIK aja). Bener2 langsung kerasa atmosfer kulturalnya Cina, hehehe. Gua juga nyari2 kesempatan buat kenalan ma murid2 UF, tapi sayangnya mereka pada asik sendiri, cas cis cus pake Bahasa Inggris, di mana saat itu gua belom bisa nangkep mereka ngomong apa.


Dari imigrasi, kita menuju baggage claim, ambil koper, dan finally, ada satu cewe bule yg ngajak gua kenalan. Namanya Noella, dia satu di antara 3 cewe bule yg rambutnya blonde, sisanya item. Malah gua baru merhatiin, sebagian dari murid UF yg travel bareng gua tuh orang Asia, bukan bule. Bulenya juga ga pirang, setengahnya rambut item, latino maybe? Gua bengong aja jadinya, mau ngajak kenalan tapi malu...alahhhh...sok malu2 gitu. Tapi beneran, rasanya gua out of place banget, mereka kayak udah ada geng atau temen masing2, gua mau nimbrung jadi susah rasanya.

Noella

Beres ngambil koper, kita menuju pintu keluar, dan PLUNG, keluar aja, barang kita ga diperiksa lagi. GUBRAXXX. Itu video di pesawat bener2 lebay, kesannya aja nakutin, prakteknya mana? Di luar bandara kita ketemu sama guide yg bakal nganter kita ke hotel. Koper2 kita yg gedenya segede badak itu semua dimasukin ke dalam mobil mirip angkot gitu, sementara manusia2nya masuk ke dalam bus.

Di dalam bus, finally, Paman gua ngenalin gua ke murid2 UF. "This is Keven, he's a graphic designer, he will be joining us starting today" Gua langsung berdiri, bersiap memperkenalkan diri. Gua udah mikirin lelucon lucu yg bakal gua omongin di depan mereka.
"Hai everyone, my name is Keven. It's like Kevin, but replace the I with E. Why E? Because I love to EAT!!! Hahaha. But don't worry, the rumor that Indonesians love to eat humans is not true. No pic = HOAX. Wahahaha..."

Tapi sayang, gua ga jadi mempermalukan diri karena Paman gua dan Professor Zhou malah lanjut nyerocos tentang arsitektur Beijing dan tata krama yg harus diperhatikan di Cina. Yahhh, dikenalin sih iya, tapi gua ga sempet break the ice donk ceritanya. Pas mereka nyerocos, gua masih berdiri dengan canggungnya, dan akhirnya gua duduk aja diem2 sambil meratap. Hilang sudah kesempatan gua untuk kasih first impression yg GILA >_< Ada 2 orang cewe bule yg duduk di sebrang gua yg natap gua dengan tatapan aneh. Gua mau ajak mereka kenalan (soalnya salah satu ada yg cantik dan bajunya seksi) tapi pas gua mau ngajak kenalan, mereka langsung buang muka dan cekikikan. AAAAAAAA...>_<

Zee and Kim, tebak aja mana yg gua maksud di paragraf di atas

Not a good start, if I may say, but it turns out to be one hell of amazing trip even from day one!!! Gua bakal ceritain di post berikutnya, so stay tuned!

(To be continued)

You Might Also Like

29 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. indah bangettttt,,
    oh iya, saya setuju sama yang menguap, karna memang itu yang sudah terbukti oleh saya hehehe

    ReplyDelete
  2. wow ... pengen ke sana juga :P

    ReplyDelete
  3. pemandangannya sungguh bagus bro, btw, jadi ikutan menguap nih...

    ReplyDelete
  4. hwahahaa.. ngakak2 terus dari awal baca nih postinga. seruuuu..
    ayo lanjutkan!!! :D

    ReplyDelete
  5. Perjalanan yang panjang ya sepangjang postingannya hehehe Salam kenal

    ReplyDelete
  6. hhihhi kasian dibuang mukain :D
    *menunggu lanjutannya keep stay tuned :D*

    ReplyDelete
  7. akhirnya dipost juga gambar ceweknya. asyik nih kayaknya di episode berikut. titip salam ya buat yang mlengos.

    ReplyDelete
  8. sayang yaaaah lo ketinggalan ambil gambar dari dalem pesawatnya. :(

    btw kalo lo kasi joke, gw ga kebayang mereka bakal gimana responnya. :D

    ReplyDelete
  9. siti : yg mana? bau jengkol ato nyedot wig orang? hehehe

    armae : thank youu

    lidya : salam kenal juga

    fiction : ditunggu ya yg sabar, hehehe

    avip : lu titip salamnya harus pake bhs inggris, hehe

    noeel : paling bengong, hening sejenak, mengheningkan cipta...hahaha

    ReplyDelete
  10. kalo kuping berdenging bisa juga dg menelan ludah. saya biasa nelen ludah kalo lagi dengiing gitu.

    ReplyDelete
  11. sedekat itu dengan bule. gue ngiri parahhhh

    ReplyDelete
  12. enak ye udeh pernah naek pesawat. gue mah boro-boro deh. ke luar negeri juga gue belom pernah #ngenes

    ReplyDelete
  13. hahaha, gue kebetulan inget tuh legenda naga yang awal2 ya..hoaaa

    oh, emang g rasis kok, orang kakek nenek asli langsung dari sana, pantas bgt kebudayaan masih kental:)

    pengen tau cerita lanjutanny: )

    btw bisa aj dapet foto bulenya yang bedua wlau g ngajak kenalan, haha

    ReplyDelete
  14. cerpen : waktu itu udah gua cobain nelen ludan sebanyak2nya (berhubung ga ada permen karet) tapi ga mempan tuh

    tukang colong : lu mau deket sama bule? dateng aja ke nightclub di Indo, hahaha

    irvina : naek pesawat aja ke bali, gimana?

    rose : itu foto pas di Great Wall...beberapa hari setelahnya, hehe...ups spoiler, yah nanti gua bakal tulis cerita soal Great Wall deh, hehe

    ReplyDelete
  15. sepertinya ku lihat blog kamu isinya tentang travel naik pesawat yah :)
    temanku ada yang suka travel, namanya om Gaphe :P
    kayaknya kalian berdua cocok kalo bicarain tentang melancong :P

    ReplyDelete
  16. nenek saya juga orang Tionghoa, jadi ada sedikit darah cina di dalam tubuh saya...

    suatu hari saya akan mendatangi tanah air nenek moyang kita...

    hehehhe

    tapi saya mah udah nggak keliatan lagi tionghoanya...

    kalau ibu saya dan nenek saya masih kelihatan banget...

    hahaahahah


    maklum udah tercampur darah ayah saya yang bukan cina

    ReplyDelete
  17. wah, kereeeen abiiisss, seru jg tuh ngliat dari atas, tp itu gambar dari Google ya...

    BTW, nulisnya gak capek apa, puanjang bgt kyk gini...
    jujur ini postingan terpanjang yg baru aku temui

    ReplyDelete
  18. Pemandangannya bagus banget kep, gue keingetan lagu somewhere over the rainbow, nanti elo coba download ya, lo pasti demen deh!

    Gue jadi kepengen banget pergi ke luar negri u,u

    ReplyDelete
  19. Nice story, Ven. Baru kali ini gw denger pesawat berenti di tengah landasan dan penumpangnya juga turun di tengah landasan. Trus, airport di Beijing ga terlalu bagus ya, padahal itu ibukota... Dengerin, eh maksudnya baca cerita ini jadi pengen ke China juga. Entah bisa ga ya, mudah2an ada conference di China trus gw bisa ke sana dibayarin (ngarepnya... XD).

    Udah beres tournya mampir dulu donk ke Taiwan, hehe. (ngarep yg bukan2 mulu nih... -_-').

    Ferdian

    ReplyDelete
  20. john : Isi blog gua macem2 kok, mulai dari cinta, hidup, dan kehidupan sehari2...kebetulan aja taun ini gua lagi banyak traveling...
    Gua kenal kok ma Gaphe, dia temen gua juga, sesama blogger, hehe

    Honey : Bukan cuma karena negeri nenek moyang aja, tapi seriously, China is a very beautiful place...24 hari ini gua udah keliling ke mana2, tapi yg gua liat baru 10% nya, masih banyak tempat yg pengen gua kunjungin. I'll definitely come back here, someday...

    Penghuni 60 : Ga cape, soalnya kan dicicil, dikit2...hehe

    Avip : Salamin aja sendiri, hehehe

    Inggit : Gua tau kok itu lagu

    Ferdian : Ayo fer, maen ke Cina...katanya kalo dari Taiwan mah ga terlalu mahal kok... China is a very beautiful place, really

    ReplyDelete
  21. Wah, dapet info lagi. Hehe..
    LOL. Berasa balik ke kampung halaman 'yang belum pernah ditinggali' :D

    ReplyDelete
  22. Wew.. rame banget Kep!

    Btw, Noella cantik.. Coba deketin Kep! *senggol2..*

    ReplyDelete
  23. Sedaaap banget dah keluar negeri terus. Iri jadinya saya >.<

    ReplyDelete
  24. Felicia : ayo pulang kampung

    Inez : gua sukanya asia euy, bukan bule, hahaha

    iam : ke luar negeri terus? ini gua baru ke 2x seumur idup o_0

    ReplyDelete
  25. untung adegan Final Destination 1 ga kejadian...

    klo kuping berdengung gua biasanya nelen ludah doang

    ReplyDelete
  26. hahahha.... segitu parahnya yah... lo yang bilang yaaah? LoL

    ReplyDelete
  27. cara nulis lo lucu bgt ya.. gw ketawa melulu deh sepanjang baca. mulai dari yg nutup mulut n idung, waspada keluar dari bawah. hahahaha

    trus lo mau break the ice dgn kalimat kenalan yg bener2 deh. kalo gw ada disitu, ngakak deh guee.. ngakak melulu kayak nya gw.. hahahaha

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe