Love Isn't Love Until You Give It Away

08:28:00


A bell is no bell 'til you ring it,
A song is no song 'til you sing it,
And love in your heart
Wasn’t put there to stay -
Love isn’t love
'Til you give it away.
~Oscar Hammerstein, Sound of Music, "You Are Sixteen (Reprise)"

Di post kali ini, gua mau jelasin makna statement gua bahwa "Love isn't love until you give it away" atau dalam bahasa tanah air "Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan"
Gua tau banyak di antara temen2 semua yg ga setuju sama pernyataan di atas, karena ini di post kali ini, gua akan jelasin secara detail... Selamat membaca!

Begini...ehem...batuk dulu biar kesannya bijaksana, hahaha...
Kita bahasa satu persatu, mulai dari SUBJEK nya

Apakah cinta itu secara harafiah? Ada jutaan definisi (Ga percaya? Googling sana!) Tapi kurang lebih, secara umum, cinta itu artinya adalah suatu perasaan yg tumbuh di dalam hati kita saat kita mengalami ketertarikan pada seseorang (biasanya lawan jenis, tapi mungkin ada kekecualian untuk orang2 tertentu). Jadi apakah orang yg jatuh cinta diam2 itu bukan cinta?

Nope, itu tetep cinta. Dan buat gua ga ada istilah "cinta monyet" karena gua yakin bahwa setiap insan, tidak peduli berapa pun umur dan kadar kedewasaannya, masing2 mencintai dengan kapasitasnya masing2. Anak2 mencintai dengan cara mereka, orang dewasa mencintai dengan cara mereka. Oke, walaupun mungkin setelah dewasa kita memandang bahwa cara kita mencintai sewaktu anak2 sangat naif atau konyol, tapi hal itu tidak menyangkal bahwa sewaktu anak2 kita TETAP mencintai.

Terus apa maksudnya donk gua bilang bahwa "cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan?"
Jadi begini, hal itu adalah sebuah ungkapan, dalam arti bukan sesuatu yg lu telan bulat2 kata per kata melainkan maksud di balik ungkapan tersebut. Di alinea pertama gua udah bahas mengenai definisi CINTA sebagai kata benda, dan sekarang mari kita telaah definisi CINTA sebagai kata kerja.


Apakah mencintai itu?
Lu suka ma satu cewe, tapi lu ga bisa berbuat apa2 buat dia selain memandangi dia dari jauh dan berkhayal tentang dia...apakah itu cinta? Yup, itu cinta. Apakah itu mencintai? Iya, itu mencintai, karena after all semua orang mencintai dengan caranya masing2. Apakah itu cara mencintai yg benar? Gua ga bisa ngomong benar atau salah, karena juga bukan ahlinya. Tapi apakah itu cara mencintai yg sehat? Tidak. Karena perasaan yg kita pendam2 itu, kalo tidak pernah kita utarakan, ujung2nya hanya akan mengarah ke obsesi, infatuasi, dan menyakiti diri kita sendiri.


The saddest summary of a life contains three descriptions : could have, might have, and should have ~ Louis E Boone ~

Yg namanya mencintai tuh, menurut gua, lebih ke arah yg namanya tindakan nyata...bagaimana kita ngertiin dan berempati dengan perasaan dia, hadir di saat susah maupun senang. Dan tentunya semua itu ga akan pernah terjadi kalo kita ga bisa dekat dengan dia secara fisik dan emosional. Maka dari itu kan kita rela jungkir balik demi dapetin perhatian orang yg kita sayang? Untuk itu kan ada yg namanya PDKT?

Jadi apakah mencintai itu harus pacaran? Ga harus, bisa juga kita mencintai tanpa harus pacaran. TAPI BUAT APA? Tujuan kita mencintai kan ujung2nya kita pengen bisa pacaran, married, membina keluarga, and live happily ever after dengan orang yg kita cintai itu kan? Bener ga? Siapa di sini yg saat mencintai seseorang malah berdoa semoga orang itu bisa bertemu dengan orang lain yg lebih oke dari kita kemudian livehappilyeverafterdengandiadankitacumabisabengongalamonyetsakitayan? Gua saranin cepet2 deh cari bengkel terdekat, minta otak lu diservis. Denger2 ada diskon 50% biaya servis kalo lu rela otak lu dikeluarin, diletakkan di meja, untuk diteliti lebih lanjut, hahaha.

Gua ga bicara muluk2 deh di sini, orang yg bilang bahwa mencintai itu tidak harus memiliki itu berdusta. Itu cuma kata2 keren dan oh-sangat-mulia yg dikarang oleh pujangga2 yg cintanya bertepuk sebelah tangan sebagai alasan dan pembenaran semu atas kegagalan cinta mereka. Mereka menolak untuk mengakui sebuah fakta bahwa MEREKA MENCINTAI DAN GAGAL.

Gua ngomong gini bukan karena gua sombong akibat gua punya kisah2 cinta yg manis, bukan juga gua sok menggurui karena merasa banyak pengalaman, BUKAN. Gua bicara ini sebagai sesama jomblo yg pernah jungkir balik demi dapetin cinta dan gagal secara mengenaskan, berkali-kali pula. Apakah gua bangga dengan rekor gua itu? KAGA. Tapi apakah gua bersyukur atas semua pengalaman, rasa sakit, air mata, dan air ludah yg gua terima di saat gua gagal? Untuk yg satu ini, gua dengan bangga bisa jawab : IYA.

Karena dari setiap rasa sakit, kita belajar mengenai indahnya kebahagiaan. Dari setiap tetes air mata, kita belajar mengenai betapa berharganya sebuah tawa. Dan dari setiap kegagalan, kita belajar mengenai rasa syukur di balik suatu keberhasilan. Konon Thomas Alfa Edison menemukan bola lampu pada percobaannya yg ke-100, dan saat ia ditanya, apakah dia menyesali 99 percobaannya yg gagal, ia tersenyum dan berkata "Selain menemukan bola lampu, saya juga menemukan 99 cara yg tidak berhasil dalam menciptakan bola lampu"


Oke, jadi apa sih intinya yg mau gua omongin dari post ini? Bahwa cinta tuh tumbuh bukan untuk kita simpan sendiri di dalam hati, melainkan untuk dipersembahkan. Saat kita mencintai seseorang, hendaklah kita berani untuk maju dan berusaha, mempersembahkan cinta itu, dan berharap orang yg kita cintai juga menyambut perasaan kita itu.

Kalaupun kita gagal, kita cuma akan menangis dan belajar. Lebih baik mencintai dan gagal daripada tidak pernah mencintai sama sekali kan? Kita bisa dengan bangga berkata, "I've lived, I've fought, and I've loved"

Tapi tentu saja, alangkah indahnya kalo suatu hari cinta kita disambut, dan kita bisa jadi alasan di balik senyuman orang yg kita cintai itu. Dan saat itu, kita bisa membusungkan dada dan berkata dengan bangga, "I've lived, I've fought, I've loved...and be loved in return."


The greatest thing you'll ever learn is just to love and be loved in return
~ Moulin Rouge ~

Dan dalam arti luas, mencintai juga tidak hanya berarti cinta terhadap pasangan. Terhadap teman, keluarga, bahkan orang yg tidak kita kenal. Cara paling gampang untuk menilai seseorang adalah bukan dengan melihat sikapnya di depan orang yg dia cintai (kalo kita mencintai seseorang, pasti kita bersikap baik terhadap orang itu), tapi melalui interaksi dia terhadap sesama dan lingkungannya.

Orang yg punya cinta di dalam hatinya akan selalu tergerak hatinya untuk membantu orang2 yg kesusahan di depan matanya. Orang yg punya cinta di dalam hatinya, tidak akan melakukan perbuatan yg merusak lingkungan. Cinta di dalam hati, tercermin lewat tindakan dan tutur kata sehari2.

Kasihilah sesama-Mu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.
~ Jesus Christ ~

Dengan semakin banyak kita membagikan cinta kita, semakin besar pula kapasitas kita dalam mencintai. With a bigger heart, you can feel an even greater love!

So don't keep your love for yourself, people. Spread it!
Make this world a better place.
It's all for LOVE...

---

Love Isn't Love (Till You Give It Away) - Reba Mcentire


Smile's not a smile until it wrinkles your face
Bell's not a bell without ringing
A home's not a home when there's nobody there
A song's not a song without singing

Love isn't love till you give it away
Love isn't love till it's free
The love in your heart
Wasn't put there to stay
Oh love isn't love till you give it away

You might think love is a treasure to keep
Feeling to cherish and hold
But love is a treasure for people to share
You keep it by letting it go

Love isn't love till you give it away
Love isn't love till it's free
The love in your heart
Wasn't put there to stay
Oh love isn't love till you give it away

Cause love can't survive
When it's hidden inside
And love was meant to be shared

Love isn't love till you give it away
Love isn't love till it's free
The love in your heart
Wasn't put there to stay
Oh love isn't love till you give it away

You Might Also Like

25 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. somehow. i fallen in love with the mirror. there a person that always be there and always return love equally given.

    ReplyDelete
  2. detail sekali :)
    tapi terkadang menumbuhkan keberanian itu sulit

    ReplyDelete
  3. aaa gg bisa komentar apa2 deh :D
    yeah meskipun faktanya mencintai dan gagal itu perih banget :P tapi setiap usaha dan air mata emang layak untuk dikenang.
    mencintai dan dicintai pun ada indah pada waktunya ya #sabar nunggu yang cinta :P

    ReplyDelete
  4. mencintai itu tidak harus memiliki...Truely I disagree with this statement. Setiap orang (jika bener-bener) mencinta tentu akan jungkir balik memperjuangkan utk BISA memiliki. Dan cinta itu kata kerja, Yups absplutely it is verb. Cinta juga harus di proklamasikan, bukan di simpan dalam hati (khayalan menurutku klo hny dalam hati)

    ReplyDelete
  5. tapi saya pernah lho mencintai tapi tidak memiliki. apakah saya sakit? hi hi hi...tapi itu masa lalu sih sebelum ketemu pangeran.

    ReplyDelete
  6. Unknown : true =)

    Celotehan : memang, makanya harus belajar

    MJ : sabar ya

    Fiction : bukan cuma dikenang, tapi disyukuri

    Ririe : setuju banget ;p

    Fanny : walopun tidak bisa memiliki, tapi di dalam hati ada keinginan untuk memiliki kan?

    ReplyDelete
  7. emang tadinya comment apaan sih di blognya? kok diapus gitu sama yang punya?

    ReplyDelete
  8. Anindita : oh kaga, itu gua yg ngapus, soalnya gua pikir daripada komen, lebih mending gua tulis di blog, gitu...hahaha

    ReplyDelete
  9. gue perna di ajarin mencintai tak harus memiliki wkwkwkwkwkwk! tapi toh... cinta monyet knp jadi 'istilah'???? wkwwk

    ReplyDelete
  10. aku mencintai oleh karena itu ku ikhlas melepasnya bahagia dengan orang lain.*suram

    ReplyDelete
  11. mhm... kadang lebih mudah mencintai hanya dalam hati bang.. hehhe

    apalagi kalo masih byk halangan dan rintangan yg menghadang.. halah bukan juga karna ga mau memperjuangkannya yah.. tapi komen gue ini karna gue seorang cwe loh.. hoho opini cwe harusnya bgni..
    karena hakikatnya cwe itu nunggu bukan ngejar.. kasih respon ato kode harus tapi buat ngejar.. tunggu dulu deh takut dikira murah :)

    seperti biasa bang.. nice post.. kalo di jadiin buku gue pasti beli dah.. haha asal jgn berseri aja.. :P

    ReplyDelete
  12. jiaaah, malah dibahas lebih akurat sama dia.... padahal tuh gw bahas soal itu bukan karna lu loh ven... tapi karna sebel aja sama pandangan orang2 yang mengidentikan cinta pertama dengan pacar pertama. ga ada hubungannya sama komen lu itu. swear! :))

    ReplyDelete
  13. Natasha : nanti kalo lu udah jatuh cinta, coba deh pikirin lagi baik2, benarkah cinta tak harus memiliki?

    Aje : keren sih, tapi sakit kan?

    Enno : sekarang populasi cowo banding cewe di dunia tuh, 2 : 3...artinya dari 3 cewe, bakal ada satu orang yg ga dapet cowo dan jadi perawan tua...so yeah, gua ga tau sih kalo di indo, tapi luar negeri mah cewe2 malah lebih agresif daripada cowo

    Nuel : gpp, soalnya banyak juga orang yg nanyain gua soal hal ini...no hard feeling, ok?

    ReplyDelete
  14. So sweet banget dah, disini akhirnya di bahas cinta secara detail. semua yang lo tulis bener, jadi gue gak bisa komen apa2 lagi, hehe.. terkadang org yang kita cintai lebih mencintai org lain, kenapa cinta ini bisa bikin sakit bgt y? tapi, secara global, cinta gak melulu untuk lawan jenis atau pasangan, salah satunya cinta tanah air yang gak di punya para koruptor,. :)

    ReplyDelete
  15. ....hmm setidaknya saya mengerti lah, ini hanya masalah kata dan kalimat saja. Kalau ditinjau dari segi itu, memang benar, cinta baru bisa disebut cinta jika dipersembahkan.

    Bisa diterapkan pada cinta kita pada Tuhan. :)

    ReplyDelete
  16. No Koment...
    Itulah definisi cinta menurut sayah...

    ReplyDelete
  17. Feby : koruptor cinta duit ;p

    Asop : yup ^^

    Ubul : definisi cinta menurut lu adalah no comment?

    ReplyDelete
  18. waduh, tentang cinta nih, pusing aku kalau udah bicara tentang cinta.

    Susah masuk ke logika soalnya. Mungkin arah implementasinya harus ke AI (kecerdasan buatan) , ga bisa pakai algoritma biasa

    sori kalau ngelantur :D

    ReplyDelete
  19. entry si kippi belakangan ini cinta2 an melulu, lagi kasmaran ya D:

    hum, yang jelas ada 2 cinta sejati dan abadi di dunia ini. Yaitu cinta Tuhan pada makhluknya, dan cinta ibu pada anaknya. Ahiws.

    ReplyDelete
  20. hmmm.. stuju banget sama postinganmu kev.. (lagi dan lagi).

    well, aku pernah ngelakuin kesalahan, fatal menurutku. dengan mencintai seseorang namun tidak menyampaikannya dan berharap dengan sangat bahwa orang tersebut bisa mengerti dengan sendirinya. ternyata aku salah!!!! and you know what??? pada saat itu sebenarnya orang tsb juga punya perasaan ke aku (dan sudah mengungkapkannya). cuma karena aku gak smapaikan gimana perasaanku, akhirnya dia pilih mundur.
    sayangnya aku baru tau kejadian sebenarnya dua tahun berikutnya.

    aku nyesel, sangat. dan mulai saat itu, aku janji sama diri sendiri, gak akan mendem2 perasaan lagi. terlalu muna' juga kalo berharap orang lain tau dan nyadar dengan sendirinya.karena aku juga tau, setiap orang butuh kejelasan, yang minimal bisa diperoleh dari pengungkapan itu sendiri.

    nice share :)

    ReplyDelete
  21. Gw penganut lagunya Smoma: if you love somebody, set them free.

    Jadi kita beda jurusan? Ato sebenernya ngga?

    ReplyDelete
  22. eya ko.
    kalo mau dapet cinta yang tulus belajar dulu mencintai dengan tulus.
    Like Jesus do :)

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe