Captain America : The First Avenger

16:30:00



Steve Rogers bukanlah seseorang yg kuat dan gagah perkasa, ia kecil, lemah, selalu kalah dalam berkelahi, dan punya daftar panjang penyakit di dalam catatan kesehatannya. Walau berkali2 ditolak saat hendak melamar jadi tentara, ia tidak pernah menyerah dan tetap bertekad untuk jadi seorang prajurit demi membela negaranya. Kegigihannya membuahkan hasil saat ia akhirnya bertemu dengan Dr. Erskine yg memilihnya untuk jadi kandidat proyek "Super Soldier".

Banyak orang yg mencibir dan meragukan keputusan tersebut. Mengapa Dr.Erskine malah memilih Steve Rogers yg lemah dan ceking daripada kandidat2 lain yg kuat dan berotot? Namun Dr. Erskine menyanggah semua keraguan tersebut dengan sebuah argumen yg kuat, bahwa kualitas utama yg dibutuhkan seorang hero bukanlah kekuatan (strength), melainkan kebaikan (kindness). Karena Steve pernah merasakan menjadi seseorang yg lemah, maka ia akan lebih menghargai anugerah kekuatan tersebut daripada orang lain.

---

Kurang lebih itulah sinopsis singkat dari film "Captain America - The First Avenger" yg gua tonton hari Jumat yg lalu. Film ini boleh gua bilang sebagai salah satu film superhero terbaik tahun ini, selain X-Men : First Class. Film ini menampilkan Steve Rogers sebagai Captain America, seorang superhero andalan Marvel, dari sudut pandang yg sangat manusiawi. Bagaimana di balik kekuatan super dan tameng perkasanya, Steve Rogers juga punya perasaan dan emosi seperti layaknya seorang manusia biasa.

Hal inilah yg membuat film ini menjadi sesuatu yg sangat menarik, tidak hanya mengandalkan adegan laga dengan special effect yg memukau, melainkan lebih ke arah drama dan permainan emosi dan psikologis, seperti Batman : The Dark Knight karya Christopher Nolan (salah satu film superhero terbaik sepanjang masa, menurut gua). Film ini bener2 film yg sayang untuk dilewatkan. Rating : 8.8/10



Hari ini gua sengaja mengulas film ini bertepatan dengan peringatan 10 tahun sejak terjadinya peristiwa 9/11, sebuah tragedi kemanusiaan yg paling kelam di jaman modern ini. Memang tak dapat kita pungkiri bahwa manusia dengan segala keanekaragamannya sangatlah rentan terhadap konflik, tapi apabila kita menilik kembali ke dasar hati kita yg terdalam, we're not so different at all. Kita semua sama2 mencari kebahagiaan dan kedamaian dengan cara kita sendiri.

Di Indonesia terutama, masalah perbedaan ini seringkali jadi sebuah isu yg panas. Seringkali kita dengar berita mengenai terjadinya pertikaian yg diakibatkan oleh masalah ras dan agama. Hal ini adalah sebuah hal yg miris, mengingat slogan Bhinneka Tunggal Ika yg terukir dengan jelas pada Garuda Pancasila, lambang negara kita. Why do we have to hate each other? Bukankah keanekaragaman itu adalah sesuatu yg indah, yg menjadi kekayaan budaya bangsa kita?

Gua inget mama gua pernah cerita gini. Tuhan itu bagaikan seorang Ayah, dan kita semua adalah anak2nya. Suatu kali sang ayah memberikan hadiah kepada anak2nya, dan semua anak ternyata mempunyai cara yg berbeda untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya. Anak pertama berlutut dan menyembah sujud kepada ayahnya, seperti cara umat beragama muslim beribadah. Anak kedua berjingkrak2, bersukacita, dan bernyanyi2, seperti umat Kristen. Anak ketiga hanya tersenyum malu dan membungkuk pelan dengan santun, seperti umat Katolik. Tapi ketiga anak itu, walaupun caranya berbeda, mereka semua mengungkapkan rasa hormatnya terhadap sang Ayah. Tidak ada yg benar, tidak ada yg salah. Yg ada hanyalah keanekaragaman.

See? We're not so different at all. We're all a part of God's great big family, and LOVE, is all we need...
Let's make this world a better place for the future generations, for our childrens. No more fighting, no more wars, no more tears, no more hate, no more selfishness.

Kita harus belajar dari Steve Rogers, that not everyone can be great, but we can always be kind =)

You Might Also Like

17 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. peace n love always keep in our heart

    ReplyDelete
  2. Oh yeah Bang, saya baru aja ini baru nonton Captain America. :D
    Bagus juga Bang, benar-benar isinya propaganda kepahlawanan Amerika. ^^
    Euh, maksud saya adalah, siapapun bisa jadi pahlawan. Semua orang! :)

    Saya tersentuh waktu Erskine nanya ke Rogers, "apa kamu ingin/senang membunuh Nazi?"
    (Kalo gak salah) Rogers menjawab nggak, dia nggak suka menyakiti orang lain, tapi dia juga gak suka melihat orang jahat. :)

    ReplyDelete
  3. kualitas utama yg dibutuhkan seorang hero bukanlah kekuatan (strength), melainkan kebaikan (kindness).

    suka banget quote itu :)

    ReplyDelete
  4. tuhan memang satu kita yg tak sama.. ^_^

    seharusnya tragedi 11 september bisa jadi awal dari perdamaian antar umat beragama.. itu pelajaran yg berharga n mahal bgt buat kita, lepas dari isue2 yg terjadi didlmnya..

    damai untuk semua :)

    ReplyDelete
  5. Captain America udah masuk list daftar tontonku saat ini. Hampir bisa dipastikan kalau film itu pasti bagus. Btw, X-Men : First Class itu apa Kep? Apa X-Men yang seri pertama dari triloginya, gitu? *seingatku kok gak ada judul First Class-nya ya?

    ReplyDelete
  6. yah benar ga seharusnya masalah agama jadi sumber konflik.... :D

    ReplyDelete
  7. Huahhhh tadi mau nonton nih film tapi gak jadi !!

    besok2 mesti nonton deh..
    :)

    ReplyDelete
  8. not everyone can be great, but we can always be kind =)

    suka dg kalimat itu.

    ReplyDelete
  9. kalimat terakhir itu pernah tau deh rasanya. walopun aku belum nonton filmnya (berarti bukan si Rogers yahh yg ngomong), cuma gtw siapa.

    aku pernah baca buku yg sedikit membahas ttg perbedaan, keanekaragaman, atau semacamnya. dan ternyata, masing2 kelompok memiliki pemikiran yg sama: kelompoknya lah yang paling benar. dan ternyata pemikiran itu yang melandasi terjadinya saling serang dan saling menghancurkan satu sama lain.

    apakah yg terjadi sekarang juga seperti itu? entahlah...

    ReplyDelete
  10. nunggu DVD nya aja deh :) masih susah untuk nonton ke bioskop

    ReplyDelete
  11. eh ak kira Captain America emang dari sononya badannya gede, ternyata enggak toh ya :O
    pengen liat deh :)

    ReplyDelete
  12. kyaa... pitshu suka si ganteng Human Torch hahaha :)

    ReplyDelete
  13. Asop : iya bener, that's what makes him a hero...

    Enny : ^^

    Enno : heal the wooorld...make it a better placeeee

    Hoeda : X-Men Trilogi yg baru, rilisnya bulan Mei kemaren...nonton deh, bagus lho

    Nuel : betoel...

    Uchank : ga nonton nyesel...

    Fanny : siapa dulu yg bikiiinnn...hehehe

    Armae : dulu gua pernah nulis di post gua yg judulnya We Live in The World Where Good People DO Exist

    Lidya : efeknya kurang kerasa kalo di DVD soalnya

    Fiction : dulunya dia sekerempeng si toge, hahaha

    Pitshu : iyaaa...gua juga suka si ganteng...ups...si cantiknya aja deh, hahaha

    Sadako : bukan sama yg nulisnya? hehe

    ReplyDelete
  14. Saya juga udah pas dari awal rilis dulu pengen nonton banget film ini, tapi ampe skrg blum kesampean. males ke bioskop sendiri. haha

    ReplyDelete
  15. semoga makin banyak yg sadar, lama2 dunia ini bisa hancur, wkwkwkk
    memang sih akan hancur, tapi yaa jangan dipercepat lah, go green and PLUR!

    ReplyDelete
  16. minggu besok harus kudu wajib nonton pelem ini gimanapun caranya u,u

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe