Redesign Packaging Kondom Fiesta

13:55:00

Tampak depan (klik untuk memperbesar)

Sesuai janji gua di post sebelumnya, di post kali ini gua mau nampilin hasil akhir dari proyek redesign packaging Kondom Fiesta yg gua kerjain berikutnya analisis dan konsepnya.

Sebelum gua masuk ke inti masalah, ayo kita liat dulu analisis STP dan SWOT untuk produk ini :

ANALISIS STP
Segmenting
Geografi : kota dan provinsi (Jabodetabek & Bandung)
Umur : 19-25, 26-35
Gender : pria dan wanita
Pekerjaan : mahasiswa, eksekutif muda, karyawan
Penghasilan : Gol A, B, C, D

Targetting
Geografi : kota dan provinsi (Jabodetabek & Bandung)
Umur : 19-25, 26-35
Gender : pria
Pekerjaan : mahasiswa, eksekutif muda, karyawan
Penghasilan : Gol B dan C

Positioning
Fiesta adalah kondom impor yang bersahabat, dari harga maupun mutunya



ANALISIS SWOT
Strength
- produk impor
- banyak varian
- harga murah
- dijual aneka varian dengan sistem bundel

Weakness
- menurut konsumen, sering bocor/pecah

Opportunity
- kesadaran masyarakat ditingkatkan melalui sosialisasi penggunaan kondom
- diadakannya Pekan Kondom Nasional tahun 2010

Threat
- kondom-kondom impor yang kini banyak dijual secara online dengan bentuk dan kemasan yg lebih menarik
- kondom-kondom dalam negeri yang harganya lebih murah dan terjangkau



Dan permasalahan yg gua hadapi dan coba gua atasi melalui redesign packaging ini adalah :
- Orang sering malu membeli kondom (seperti yg gua sendiri alami di post sebelumnya)
- Kondom sering disangka permen oleh anak2

Nah berdasarkan permasalahan dan di atas, akhirnya gua memutuskan untuk membuat desain kemasan yg mirip dengan obat, agar orang tidak malu dalam membeli dan anak-anak tidak menyangkanya sebagai permen. Selain itu tentu desain dibuat lebih menarik untuk meningkatkan daya jual dan bersaing dengan produk kompetitor.

Bentuk kemasan juga gua ubah dari yg berupa box, menjadi berupa sachet agar lebih mirip obat serta ekonomis dan mudah dibawa2. Kemasan berbentuk kotak sangat rentan rusak dan penyok saat disimpan di dalam tas. Nah, desain packaging yg baru ini memungkinkan orang untuk membawanya dengan lebih mudah, yaitu dengan cara dimasukkan ke dalam dompet (bukan dompet yg bisa dilipat tentunya) atau saku.


Tampak dalam (klik untuk memperbesar)

Motif/pattern abstrak adalah unsur dominan dalam desain kemasan ini. Motif/pattern tersebut berfungsi untuk membedakan Fiesta dari merk-merk lain, dan juga untuk menonjolkan kesan yang sesuai dengan varian produk tersebut.
Misalnya :
- pada varian Ultra Thin, digunakan motif yang menyerupai kain untuk menonjolkan kesan "tipis"
- pada varian Dotted, digunakan pattern yang dinamis dan fun untuk menonjolkan kesan "stimulasi"
- pada varian Extra Safe, digunakan pattern yang kaku dan geometris untuk menonjolkan kesan "kuat"

Selain motif/pattern, pemilihan warna juga dilakukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
Warna pink digunakan pada varian Ultra Thin karena warna pink melambangkan sesuatu yang halus dan lembut
Warna orange digunakan pada varian Dotted karena warna orange memberikan kesan ceria dan bersemangat (penuh dengan stimulasi)
Warna biru digunakan pada varian Extra Safe karena warna bitu melambangkan kedamaian dan keteraturan, perasaan aman yang dicapai saat menggunakan kondom tersebut.

Warna putih tetap adalah warna yg dominan pada desain packaging ini karena warna putih sudah mencari ciri khas kondom FIESTA tersebut. Dengan adanya dominansi warna putih dalam desain, akan membuat FIESTA menjadi lebih menonjol dari kondom-kondom lain yg ditaruh pada satu rak bersama-sama.


Tampak depan (klik untuk memperbesar)

Bagian depan adalah cover, di mana bagian cover yang dominan adalah warna dan pattern. Sebuah lingkaran putih bercahaya menempel pada tulisan FIESTA melambangkan sesuatu bentuk yang identik dengan kondom, yaitu bentuk bulat.

Bagian belakang adalah penjelasan mengenai keunggulan varian tersebut berikut logo perusahaan yang memproduksi kondom ini.

Bagian dalam berisi dua hal. Sisi kanan berisi penjelasan mengenai kondom sementara pada sisi kiri, di balik plastik berisi kondom, berisi gambar keterangan singkat mengenai cara pakai kondom tersebut (yg gua ceritain di post sebelumnya)

Gambarnya sengaja ga gua tampilin karena agak tidak senonoh, hahaha

Tampak dalam zoom (klik untuk memperbesar)

Di bagian dalam sisi kanan juga ada sedikit pesan sponsor dari gua, supaya orang2 melakukan seks karena cinta, bukan karena nafsu, hehehe.

Oke, segitu aja cerita dari gua. Post yg satu ini isinya memang murni pamer karya, hahaha (sekali2 boleh donk). Jadi, temen2 kalo disuruh pilih, dengan harga yg sama, mau beli yg mana?

Yang ini?

Atau yang ini?

You Might Also Like

27 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. bagusan kemasan punya kepen.. serius!
    Keliatan lebih modis dan sopan,hahha..
    terus gak ky k*nd*m sutra yang kemasanya keliatan bgt klo itu k*nd*m -_-

    ReplyDelete
  2. temen saya juga ada yg lagi sibuk ngerjain tugas kaya gini. :D

    Designnya ok tuh, idenya bagus, jadi disangkanya itu obat, bukan kondom. Keren keren. :)

    ReplyDelete
  3. buset....bahas kondom lagi @_@
    bukan hal yang tabu sih di jaman skarang.
    tapi hati2 yee :p

    ReplyDelete
  4. gila, belajar positioning juga yak kayak anak komunikasi :D

    nice post. nice packaging. love it! creative ya! ane jadi pengen masukp DKV :3

    ReplyDelete
  5. desainnya keren bikinan kamu mas bro

    gambar tititnya mana??

    ReplyDelete
  6. desainnya keren bikinan kamu mas bro

    gambar tititnya mana??

    ReplyDelete
  7. Wah belajar STP sama SWOT juga?
    Pas kuliah S1, STP itu laporan KKP saya, SWOT itu metode analisis di skripsi saya :D
    Hmm itu saya ngelihat kemasan yang kamu bikin kayak kemasan kartu perdana telepon genggam zaman sekarang ya.. tipis-tipis gitu, nggak kayak zaman delapan-sepuluh tahun yang lalu. Eh kok jadi ngebahas kemasan kartu perdana telepon genggam :p

    ReplyDelete
  8. Hahaha.... kamu pasti kerjanya di design produk ya.... :D

    Tapi sekarang di mini market lbh gampang dapetinnya lho...

    ReplyDelete
  9. yup kalo kemasannya kayak obat, orang pasti ga malu belinya. kan bisa ngeles 'beli obat batuk'... hehhehe

    ReplyDelete
  10. kalo bisa buat spt itu ,cocoknya kerja di bagian iklan ya..bagian desainnya. hehehe..bagus lho.

    ReplyDelete
  11. kreatif bangett lo bro..:)

    tapi sumpaahh... kalo di suruh pilih, kaga dua2nya dah..hehee

    ReplyDelete
  12. kreatif bangett lo bro..:)

    tapi sumpaahh... kalo di suruh pilih, kaga dua2nya dah..hehee

    ReplyDelete
  13. waaa, lebih kreatif dari yang ku kira ternyata...

    ReplyDelete
  14. kereeeeen
    bagusan punya keveeeenn!!!


    T.O.P!

    ReplyDelete
  15. ada2 aja lu, tapi kreatif, jarang ada orang segila lu mau nge desain ulang barang gituan wakaakkaak

    ReplyDelete
  16. pasti belum pernah coba kan? hehehe
    btw kalau di mini market tuh barang ini disimpan didekat kasir kadang terjangkau oleh anak-anak. Pascal yang sudah bisa baca pun otomatis akan memegang dan membaca

    ReplyDelete
  17. Enny : Kondom modis ceritanya? Hahaha

    Tarry : Buatan Indo kurang bagus ya dibanding buatan HK? Hehehe

    Akmal : Terima kasih ;p

    John Terro & Uchank : It's the last part

    Irvina : Masih belum terlambat untuk pindah jurusan hehehe

    Ega : Tuh di balik kondomnya

    D.Nariswari : Iya donk, ngedesain juga ga boleh sembarangan, harus jelas target dan tujuannya

    Arif : Kaga, gua masih kuliah

    Nuel : Yup, ni gua banyak kondom sisa ga tau mau gua apain, mau? Hahaha

    Fanny : Emang pengennya di periklanan sih hehehe

    Belo : Terus pilih merk apa? Hehehe

    Sadako : Ini belom ada apa2nya, hahaha

    Meilya : Thank youuuu

    Kevin : Demi tugas cuy

    Lidya : Makanya dengan gua jadiin mirip obat, gua harap pihak supermarket juga majangnya jangan di kasir, kayak permen, tapi di counter khusus obat ;p

    ReplyDelete
  18. haloo salam kenaal yaa..

    imho nih soal design nya, warna putih nya masih terlalu dominan jd kurang kliatan kalo di jejer sama merk2 kondom yg lain. warna packaging yg lama malah lebih stand out.

    Tp kalo bentuk packaging nya lebih bagus yg kamu bikin, innovative :D

    ReplyDelete
  19. Anjrit. Itu yang filosofi warna orange keren banget: memberi kesan ceria dan bersemangat, hahah! :D

    ReplyDelete
  20. hahahaha, tapi package yang baru emang lebih ergonomis dan ga gampeng penyok.

    kalo gampang pecah atau sobek, ngapain pake kondom kalo gitu (-__-)

    ReplyDelete
  21. aaaaaaaa, kalo gue ga milih semua deh kak, belon saatnya, takut dosaa. haahaha

    ReplyDelete
  22. bahahaha.... analisis stp sama swot mah gw banget ini, dari awal kuliah belajar ginian ampe bosyen.

    packagingnya sih menurut gw bagusan punya lo ven, tapi masalhnya punya lo tampak sedikit lebih besar dari yang ori. bukannya jadi ga sesuai target ya?

    maksut gw, kan permasalahnnya banyak yang malu beli ginian, kalo packagingnya aga gede pan makin malu belinya. susah nyelipinnya.

    ReplyDelete
  23. eh satu sachet kondom tu isinya brapaan sih *malah tanya*
    bedewe sebagai orang seni yang hampir satu jurusan ama lu, 4 jempol daaah buat kerja keras lu sampe tu kondom berevolusi kearah yang lebih baik *semoga tu kondom cepet2 tobat :P*

    ReplyDelete
  24. gila keren banget kak, bisa mikir se-kreatif itu X33b

    ReplyDelete
  25. Eh, bang, sekarang eyang Bill Gates lagi ngadain kontes desain kondom :v
    http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/400017-bill-gates-bikin-lomba-desain-kondom-berhadiah-us-100-000
    ikutan, gih :v

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe