Forbidden City; The Heart of Beijing (Part 1)

16:48:00


Entry berikut ini adalah lanjutan dari kisah perjalanan gua selama travel di Cina. Buat yg belum baca kisah sebelumnya, bisa baca di sini :


17 May 2011 - Day 3

Pagi ini gua dikejutkan oleh breakfast mewah yg disediakan oleh hotel tempat gua nginep. Dan waktu breakfast, gua semeja ma suami istri bule yg kerja di Panda Reservoir di Sichuan. He talks a lot about Panda dan ternyata impian gua buat meluk Panda selama perjalanan gua di Cina ini adalah hal yg sulit, karena :

1. Panda adalah binatang buas, kita ga bisa meluk sembarangan karena bisa digigt/dicakar, jadi kalo mau meluk harus yg masih baby
2. Panda yg sedang hamil/baru punya anak, biasanya sembunyi, deep in the forest...it's so hard to find...and I don't plan to spend days in the forest to hug one either
3. Panda Reservoir saat ini cuma ada di Sichuan, 5 jam dari Chengdu, dan kayaknya rombongan gua ga akan ke sana

Courtyard

Setelah sarapan, kita semua berkumpul di courtyard (halaman) untuk briefing soal acara hari ini. Pertama kita akan mengunjungi Beijing Opera House dan Forbidden City. Tadinya kita juga mau ke Tian An Men untuk lihat jasad Mao Tse Tung yg diawetkan, tapi berhubung hari ini katanya ada acara kenegaraan di sana, turis jadi tidak boleh masuk. Wow, gua excited banget. Kemaren waktu naek mobil, gua udah liat sekilas betapa indahnya Kota Beijing ini, dan hari ini, finally, we are going to explore it!

Pertama2 kita berangkat naek subway untuk menuju Opera House. Di subway seru abis, karena ternyata kita 30 orang harus berusaha mati2an buat bisa stay together karena ga semua bisa bahasa mandarin. Kita ngantri bareng di depan kereta dan begitu pintu terbuka dan orang2 selesai keluar, kita buru2 menerobos masuk ala maen rugby supaya semua ber30 bisa masuk ke dalam kereta yg penuh sesak ma orang.
Beberapa hal yg membedakan subway di Cina dengan busway di Jakarta
1. Subway di Cina jalannya mulus banget, bahkan gua ga perlu pegangan. Sementara busway di Jakarta, sekali ngerem, orang2 di dalamnya pun terlempar ke neraka tingkat tujuh.
2. Stasiun subway di Cina sangat berteknologi tinggi. Ada eskalator, masuknya walaupun belum pakai kartu, tapi udah ada mesin tiket otomatis yg bisa ngescan uang 5 RMB dan 10 RMB. Busway Jakarta? Buang2 kertas aja untuk tiket yg fungsinya hanya formalitas.
3. Subway di Cina, walopun penuh orang, tetep dingin. Sirkulasi udaranya bagus. Busway di Jakarta? It's living hell.
4. Di stasiun subway di Cina ada WC, di stasiun busway Jakarta ga ada... Jadi kalo orang kebelet waktu stasiun busway lagi penuh sesak dengan antrian gimana? Solusinya cuma ada 2 : kencing/berak di celana ato loncat ke jalan bunuh diri daripada harus menanggung malu akibat kencing/berak di celana, hehehe.
5. Subway Cina penjagaannya ketat. Tas harus dibuka dan dimasukin ke dalam alat sinar X untuk diperiksa sebelum kita masuk ke dalam subway. Subway Jakarta? Antriannya yg ketat. Harus rela bunuh2an supaya bisa masuk busway (mode lebay : on)
Begitu sampe Opera House, kesan pertama gua adalah...wow, kayak bioskop! Tapi filmnya adalah sinetron versi mandarin, hehehe. Check this out :
Lounge Opera House
Yg ditayangkan : Sinetron Mandarin? Wkwkwk
Masuknya ribet banget, pos penjagaannya lebih ribet daripada boarding pesawat. Kita harus lewat alat scan dan juga seluruh badan kita akan diperiksa oleh detektor. Air minum harus dikeluarin dan diminum buat buktiin kalo itu adalah air minum. Haduh, ribet bangetttt!!!!
Tapi begitu masuk, semua kekesalan itu pun terbayar. Ada sebuah hall luas yg letaknya tuh di bawah danau buatan. Kalo kita liat ke atapnya yg terbuat dari bahan tembus pandang, kita bisa melihat riak2 air di permukaan danau. Water ceiling itu menciptakan sebuah atmosfir yg sejuk dan tenang bagi para pengunjungnya.
Ini di bawah danau buatan lho...
Di kiri kanan hall ada museum yg bercerita soal sejarah Chinese Opera beserta pameran2 peralatan opera dari masa ke masa. Check this out :

Ada juga cerita opera yg diceritakan melalui film animasi. Filmnya bagus dan unik banget.

Setelah melewati hall, baru kita sampai ke gedung opera. Tempatnya megah dan luas banget. Eskalatornya pelan dan user-friendly, ga kayak eskalator2 di mall Indo yg cepetnya kayak conveyor belt di fast forward. Gua ga abis pikir gimana caranya Ibu2 pincang bisa naik eskalator di beberapa mall di Bandung.
Saat itu masih pagi sementara operanya baru mulai malam hari, tapi meskipun begitu, pengunjungnya udah cukup banyak. Gua malah disamperin sama ibu2 berjilbab yg nanya jam pake bahasa Inggris. Tapi kemudian di tangannya gua liat dia pegang buku guide bahasa Indonesia. Langsung aja gua jawab pake bahasa tanah air. Si Ibu dan gua sama2 ketawa. Ternyata pergi jauh2 ke Cina pun tetep ketemunya orang Indonesia ya, hehehe.
Selesai explore Opera House, kita semua naek bus ke daerah kota (Xi Wan atau Xi Dan, gua lupa namanya) dan ternyata shopping district di Beijing ga kalah mewah dengan HongKong. Gedung2 tinggi mencuat di mana2, dan orang2 berjalan kaki dengan sangat cepat melewati jembatan penyebrangan. Oya jembatan penyebrangan di Beijing semuanya ada eskalator lho, meskipun outdoor. Kalo hujan gimana tuh? Korsleting ga?
Kita makan siang di sebuah mall yg gua ga tau namanya. Milih makan siang juga susah karena gua ga bisa baca tulisan Cina. Waktu gua tanya ke pelayannya, dia cuma bisa mendeskripsikan nama hewan (yg dagingnya akan kita makan) dengan bahasa Inggris yg terbata2. "Chiii...chiiiiken...bip...bip...(beef)...tak...tak...ya...ya rou (bebek)...pok pok...(pork)" Akhirnya gua makan meal full set harganya cuma 15 RMB lho, sekitar 20-25 ribu dalam rupiah. Yah, ga terlalu mahal. Dikasih minum soy milk pula, hehehe.
Abis makan, sambil jam kumpul yg telah ditentukan, gua bagi2in permen Golia ke temen2 bule gua. Mereka seneng banget tu permen, kata mereka, rasa mint-nya SHOCKING banget. Ada beberapa orang yg kehausan dan mereka beli air mineral. Gua juga tadinya mau beli, tapi begitu liat merknya EVIAN, gua ga jadi beli. Dan bener aja, masa satu botol 300ml air mineral harganya 17 RMB (alias hampir 30rb rupiah). Sinting bangetttt!!!!!! Inget, temen2 pembaca, kalo suatu hari travel ke luar negeri, kalo haus mending beli Coca Cola (di Cina, sekaleng cuma 3,5 RMB atau 5000 rupiah) daripada air mineral merk EVIAN. Mahalnya kayak ngerampok aja.
Evian, yg katanya adalah air dari pegunungan Alpen.
Ngapain bayar mahal2 cuma demi minum air gunung???
Waktu kita lagi asik2 nunggu, tiba2 ada toko yg nyetel lagu "Nobody" nya Wonder Girls. Dan satu orang temen bule gua yg namanya Lorin, langsung joget2 ngikutin gerakan di video klipnya dengan lincah banget. Waw, gua baru tau kalo bule juga suka ngefans sama artis2 Korea. Dan lagu itu pun jadi soundtrack perjalanan gua di Cina. Sampe sekarang, tiap kali gua denger tu lagu, gua selalu keinget hari2 yg gua lalui di Cina bersama temen2 bule gua.
Ini dia video klipnya :

To be continued...

You Might Also Like

11 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. Kemarin sabtu boss ku baru dari beijing katanya barang2nya mahal tapi makanannya enak2. Tapi aq blm pernah kesana hikz

    ReplyDelete
  2. wah ... itu banyak buku kuno nya .. tambah seru nih perjalanan ke Cina nya ...

    air pegunungan itu sama kayak air yg ngalir di desa yg bawahnya gunung ya .. seger ..

    ReplyDelete
  3. Wahhh,,, asik kyknya ya jalan2... Mau... ditunggu postingan selanjutnya ya... ^_^

    Oia, salam kenal.
    -Dika

    ReplyDelete
  4. intinya sih...kpn sya bisa ke CINA???? T.T

    ReplyDelete
  5. ditunggu lanjiutannya ven...hm... kapan yah gw bisa ngunjungin beijing... btw murah juga yah disana... masih nemu makanan seharga 15 RMB... cuz denger2 kan disana mahal...

    ReplyDelete
  6. wah saya jadi pengen ke sana
    btw, kamu suka WonderGirls?

    ReplyDelete
  7. jadi inget wkt acara jalan2 ke china tahun 2005. ke sana juga sih tapi gak sempet foto banyak2 hehe...

    ReplyDelete
  8. hi hi hi, enaknya bisa jalan2
    tapi namanya air dari pegunungan aqua juga daripegunungan kok

    haha cuman karena merk jadi beda yak harganya hmm, dapet ilmu gii deh ^^

    eits tapi namanya air gitu bisa aja deh mahal, daripada dijakarta masi kaporit gak sehat #ups hehehe

    ReplyDelete
  9. CINAAAAAAAAA....
    saya pengen keliling-keliling.. sudut-sudut dunia lain selain di kotak sabun saya. Kapan yaaa???
    :oya:

    ReplyDelete
  10. no body want you...hahaha...(gara2 ga ada tisiu di wc abis boker...asli kasian...)
    anyway cerita kamu bagus Kep...jia you!

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe