Panduan Nulis Blog Ala Emotional Flutter (Part 2)

23:18:00


Lanjutan dari part 1

2. LIVE MORE

Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn't do than by the one's you did. Explore, dream, discover.

Seringkali kita menolak untuk mencoba hal2 baru karena kita sudah terbiasa dan nyaman dengan rutinitas dan lingkungan kita sehari2. Kita tidak berani keluar dari COMFORT ZONE (Zona Nyaman) kita. Padahal, yg namanya hidup tuh punya sejuta kejutan yg tidak akan pernah habis kita explore walaupun kita bisa hidup 1000 tahun lagi. Satu buah pilihan simpel, dapat menghasilkan satu juta kemungkinan.



Ada satu pepatah yg gua suka tentang hidup :
"Life is made of years that mean nothing and moments that mean it all"
Yup, umur bukanlah suatu patokan yg bisa menjadi tolak ukur "kedewasaan" seseorang. Apakah selama ini kita benar2 hidup, ataukah kita hanya bertindak bagaikan mesin yg sudah diprogram untuk melakukan hal yg sama setiap harinya? Dan tentu, hal tersebut juga tercermin melalui tulisan2nya...

Pernah ga temen2 membaca sebuah blog yg tulisan2nya tuh dapat dilabelkan sebagai "Same Sh1t, Different Day"? Sang empunya blog rajin menulis, bahkan hampir setiap hari ada post baru. Tapi setelah kita selesai membaca...kita seolah2 tidak mendapatkan apa2 dari artikel yg kita baca tersebut alias bahasa kerennya tuh "GARINK"

Penyebabnya apa? Bukan karena sang pemilik blog tersebut tidak bisa menulis, bukan, tapi karena sebenarnya sang penulis tersebut sudah "kehabisan bahan" dalam menulis. Bahan yg gua maksud di sini bukan hanya sekedar ide atau referensi, tapi sesuatu yg disebut orang sebagai "passion"



Percaya ga percaya, ga cuma tumbuhan yg butuh dipupuk dan disirami setiap harinya. Manusia juga butuh dipupuk dan disirami jiwanya, tentunya bukan dalam arti harafiah. Jiwa kita butuh dipupuk dengan semangat dan disirami dengan inspirasi.

Terus apa hubungannya passion dengan mencoba hal2 baru? Begini...

Manusia yg sudah terbiasa hidup dalam Comfort Zonenya, sense nya menjadi tumpul, dalam arti perkembangannya menjadi terbatas, terbatasi oleh dirinya sendiri. Jadi ya, dalam nulis pun, setiap hari dia hanya akan mengulang pola yg sama dengan kulit yg berbeda, tapi intinya ya sama, hal2 yg itu2 saja.

Gua bukan mau nyombong kalo blog gua bagus dan gua adalah orang yg berani keluar dari Comfort Zone, nope. Gua seorang melankolis sempurna sejak lahir dan jauh di dalam lubuk hati gua, gua MALES kalo harus keluar dari Comfort Zone dan memulai sesuatu dari awal lagi. Tapi seiring berjalannya waktu, gua mulai ngerti gimana serunya mencoba hal baru tersebut.

 

Tahun 2011 ini, menjadi awal perjalanan gua keluar dari Comfort Zone gua selama 23 tahun ini :

1. Blog gua yg tadinya hanya gua promosiin di kalangan sendiri, mulai gua promosiin lewat komunitas dan blogwalking sehingga hari ini akhirnya bisa jadi blog yg lumayan banyak pembacanya. Gua juga, yg tadinya hanya nulis untuk diri sendiri (curhat), mulai belajar nulis untuk dibaca orang lain...and it feels good =)
2. Awal tahun ini gua magang di Jakarta, dan untuk pertama kalinya seumur hidup, gua belajar untuk hidup sendiri, di kota yg asing buat gua, jauh dari rumah, keluarga, teman, dan orang tua. Malem pertama gua di Jakarta, gua nangis ga bisa berenti, dan hari2 berikutnya, rutinitas kerja yg membosankan bikin gua makin ga betah. Pada akhirnya, gua belajar untuk tabah dan survive, dan percaya ga percaya, inspirasi itu datang dari seorang gadis penjual krupuk.
3. Untuk pertama kalinya juga tahun ini, gua travel ke luar negeri tanpa orang tua. Ngalamin gimana rasanya terbang sendirian, berhasil dengan sukses bergaul dengan bule2, mengalami dan melihat banyak hal baru di negeri Cina yg indah tapi WC nya ajegile bujubuset, dan juga jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis penjual Zhen Zhu Nai Cha. That trip was the most amazing thing ever happened in my life, so far. I went, I saw, I learned, and Im grateful for it.

Hidup seringkali ditentukan hanya oleh sebuah pilihan. Hal yg kedengerannya sepele, tapi membawa perubahan besar dalam hidup. Misalnya, kalo kemaren adik gua ga nolak disuruh ke Cina, kayaknya yg bakalan pergi tuh dia, bukan gua. Dan gua ga akan ngalamin seluruh pengalaman seru yg gua alami selama gua di Cina kemaren. Kalo gua ga pernah berani mencoba bicara sama Fen dengan bahasa Cina yg amburadul, ga akan pernah tuh ada kisah Zhen Zhu Nai Cha. Dan masih banyak lagi, pilihan2 yg pernah gua ambil, salah atau benar, yg ga akan pernah gua sesali. Karena semua itulah yg membentuk diri gua hari ini.


Experience is the best teacher, teman. Semua pengalaman yg kita alami dalam hidup, senang maupun sedih, manis maupun pahit, bahagia ataupun sakit, gagal ataupun berhasil, semua itu jadi sesuatu yg memperkaya hidup kita. Dari kegagalan, kita mengenal kekurangan dan kelebihan diri kita sendiri. Dari mengenal diri sendiri itulah, kita belajar bermimpi yg realistis. Dari bermimpi, kita belajar untuk berusaha dan menggapai tujuan. Dari berusaha, kita belajar untuk lebih menghargai hidup. Dari menghargai hidup, kita belajar untuk bisa menikmati hidup. Semua itu adalah siklus kehidupan. Wajar kalo sesekali kita jatuh, wajar kalo sesekali kita gagal, yg ga wajar adalah kalo kita tidak berani bangkit dan tidak berani berharap.


Tomorrow is a blank page, just waiting to be filled with your dreams... All you have to do is be yourself and live the story of your own unique life. Be proud. Be confident. And most of all be happy =)

(TO BE CONTINUED...)

Part 3

PS : JANGAN LUPA IKUTAN GIVEAWAY 200th POST EMOTIONAL FLUTTER =)

Everything that has a beginning has an end, yet what really matter is our choice when we get there
~ Zhen Zhu Nai Cha - Part 4 ~
COMING SOON : 5 Dec 2011

You Might Also Like

13 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. suka postingan yang ini.. berani keluar dari zona nyaman, and its feel good.. i mean, nggak semua keluar dari zona nyaman itu menautkan. malah justru nemu banyak hal baru..

    dan itu menyenangkan.

    seruu..

    bagus, sayang saya belum baca yang part 1nya. langsung kesana deh

    ReplyDelete
  2. gw suka kata2 lo yang terakhir... mantaaaap maaaaan.......... :))

    ReplyDelete
  3. Beruntung baca postingan elo brader...:) makasiih udah mau berbagi ilmu *tentang kepercayaan diri* =)

    ReplyDelete
  4. satu hal yang terpikirkan sepintas setelah baca postingan yg ini: you eill be a great trainer,. or motivator, or smthing like that.

    setuju banget kalo hidup itu tentang pilihan. dan apa pilihan kita, itu akan menunjukkan dengan jelas bagaimana pribadi kita.

    keluar dari zona nyaman itu sulit, tapi bukan berarti gak mungkin *ini omongannya siapa yaaa... aku lupa*

    ReplyDelete
  5. setuju, kita harus 'berani' emngambil resiko untuk keluar dari zona aman...

    ReplyDelete
  6. eh kok dah part 2..?
    berapa hari ga ngeblog ya?
    ke bagian 1 dulu bro..

    ReplyDelete
  7. Setujuu buanget sama tulisannya bang Keppi.
    Buat saya kalau memang tulisan yang dibuat nggak bisa 'memuaskan' diri sendiri mendingan ga dipublish, daripada cuma menuh-menuhin entri

    #sayalohini
    #terserahkalaumaudiikutin

    ReplyDelete
  8. kyaaa, keknya tersindir dah
    huhuhu
    bener banget dah brow, tq soal pengingatannya tentang hal yang diatas

    ReplyDelete
  9. wah zona nyaman hm..gue mesti keluar juga tuh dari sana. btw, fbku di setting khusus. jadi gak bisa sembarang orang add. fbmu aja yg kuadd deh

    ReplyDelete
  10. ngomong2 soal keluar dari zona nyaman:
    saya jadi mikir.
    apa tidak lebih baik memperluas zona nyaman kita buat berkembang daripada keluar ?
    kalau keluar sama saja mulai dari nol lagi.

    ReplyDelete
  11. bener banget tuh, dulu aku cuma nulis soal kehidupan sehari2. kayanya isinya itu2 aja. tapi lama2 aku coba hal lain, kaya fashion, kuliner, dll. tapi bukan berarti bahas hal sama membosankan dan garing, lho. tergantung cara penulisannya juga. konsisten itu kadang bagus dan jd ciri khas :) mudah2an blog'ku gak garing ya.. #siraaaaaam.
    hehehehe :p

    ReplyDelete
  12. Keluar dari zona nyaman emang sulit, termasuk gue yang orangnya simpel, ha.. Mmng dalam menentukan posting itu susah banget, gue juga selalu mikir dulu apa postingan gue itu layak di publish, ternyata lebih susah mikirin itu daripada nulisnya.

    ReplyDelete
  13. keluar dari zona nyaman itu sulit tapi setelah langkah pertama yang berat lama2 bisa enjoy juga sih ya :D bahkan mungkin bisa menemukan hobi baru :D

    sy sekarang nih lagi males nulis, sebenarnya banyak yang pengen ditulis, tapi dibaca sendiri aja berasa garing apalagi sama orang lain, udah garing to the max tea gg ada emosinya #tsaaah

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe