The Sorcerer and The White Snake

00:02:00

  
Susu (Eva Huang) dan Qingqing (Charlene Choi) adalah kakak-beradik siluman ular yg hidup dengan tenang di tengah pegunungan selama ribuan tahun. Suatu hari, ada sekelompok pria yg mendaki gunung tersebut untuk mencari tanaman obat. Qingqing iseng dan menakut-nakuti mereka sehingga Xu Xian (Raymond Lam), salah seorang dari pria tersebut, terjatuh dari tebing ke sebuah danau yg sangat dalam. Menggunakan wujud manusianya, Susu terjun ke danau dan menyelamatkan Xu Xian.



Susu mencium Xu Xian yg kehabisan nafas untuk memberinya sedikit energi agar ia bertahan hidup tanpa menyadari bahwa hal itu membuat dirinya dan Xu Xian bertukar chakra. Xu Xian terbangun dan menyadari dirinya berada di tepi danau. Samar2 ia teringat akan figur seorang gadis yg cantik yg menyelamatkannya, namun teman2nya tidak percaya.

Hari2 berikutnya, akibat pertukaran chakra yg terjadi, Susu terus menerus teringat akan Xu Xian dan akhirnya ia pun memutuskan untuk turun gunung dan menemui Xu Xian. Setelah melewati berbagai kejadian, mereka pun akhirnya bertemu. Sebagai seorang yg berbudi, pada awalnya Xu Xian menolak ketika Susu menggodanya. Namun setelah Susu menciumnya, Xu Xian pun teringat akan perasaan yg ia rasakan ketika ia tenggelam dan diselamatkan oleh Susu. Xu Xian dan Susu saling jatuh cinta, mereka pun akhirnya memutuskan untuk menikah.

Setelah menikah, mereka menjalani masa2 bahagia bersama. Mereka membangun sebuah rumah kecil di tepi sungai dan setiap hari bekerja meramu obat. Suatu ketika, desa di dekat tempat tinggal mereka terkena wabah penyakit dan Xu Xian bertekad untuk meracik obat untuk mengobati para penduduk. Tersentuh oleh kegigihan suaminya, Susu diam2 memasukkan energinya ke dalam ramuan obat, membuat obat tersebut menjadi sangat manjur dalam mengobati penyakit.

Malang sekali, tindakan Susu itu membuat jejaknya tercium oleh Fa Hai (Jet Li), seorang biksu pembasmi siluman...

Susu and Xu Xian
Buat mereka2 yg senang nonton film, pasti sudah tidak asing dengan kisah yg satu ini. Yup, kisah mengenai Siluman Ular Putih ini sudah berkali2 diangkat ke layar lebar. Cerita mengenai cinta terlarang antara manusia dan siluman yg ditentang oleh seorang biksu pembasmi siluman. Di film ini pun, ceritanya tidak jauh berbeda.

Yg membedakan film ini dengan film2 lain yg mengangkat cerita serupa adalah gaya penceritaannya di mana film ini menekankan pada unsur action disamping sekedar romance. Film ini dibuka dengan sebuah adegan pertarungan antara Fa Hai dengan seorang siluman salju (Vivian Shu) yg sarat dengan special effect dan CGI yg memanjakan mata penonton. Dan sepanjang film juga terdapat banyak adegan pertarungan yg sangat heboh melibatkan Jet Li yg berperan sebagai Fa Hai. Visualisasi yg sangat indah dan dinamis menjadi daya tarik utama di sini yg mendukung adegan2 pertempuran tersebut.

Vivian Shu as Snow Demon
Jet Lee vs Vivian Shu
Susu vs Fa Hai
Charlene Choi as Qingqing

Hal lain yg menjadi daya tarik adalah screenplay dan musiknya, di mana setiap adegan yg ada divisualisasikan dengan angle yg menarik diiringi musik yg tepat, membuat adegan tersebut terasa sangat hidup. Salah satu yg paling memorable buat gua adalah saat Susu dan Xu Xian berciuman untuk pertama kali di dalam air. Adegannya dibuat dengan sangat indah dan romantis, bener2 bikin hati meleleh, dan somehow mengingatkan gua akan adegan ciuman Tidus dan Yuna di Final Fantasy X.



Tapi buat gua pribadi, yg menjadi daya tarik utama film ini adalah si cantik Eva Huang yg berperan sebagai Susu. Buat yg pernah nonton Kungfu Hustle karya Stephen Chow, mungkin inget, Eva Huang tuh adalah cewe yg berperan sebagai cewe lolipop bisu. Dulu aja dia udah cantik banget, sekarang? Wow..

Eva Huang di Kungfu Hustle
Biar keringetan juga tetep cantik...
Dari muda udah cantik...ckckck

Satu2nya kekurangan film ini adalah adegan pertarungannya yg menurut gua terlalu heboh. Gua pribadi lebih seneng liat pertarungan yg melibatkan akrobat dan permainan pedang dibandingkan perang mistis penuh CGI di mana Jet Li dan Eva Huang lempar2an batu dan ombak...hehehe. Kadangkala sesuatu yg terlalu berlebihan malah jadi gak oke.

Anyway, secara overall film ini termasuk film yg sangat layak untuk ditonton, terutama bagi mereka yg gemar menonton film2 ringan yg menghibur tanpa harus ribet mikirin plot twist ala Inception. Cerita film ini (dan si cantik Eva Huang) berhasil bikin gua terngiang2 selama beberapa jam setelah keluar dari bioskop.

Ah, Eva Huang...jadian sama gua yuk?

Rating : 8/10 (+2 gara2 Eva Huang)

Si cantik Eva Huang berkaca2 waktu Keven nyatain cinta (ngapain tuh bawa2 pisau segala???)

This music video may contain SPOILER

You Might Also Like

19 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. OMG this is a new version I miss this story

    ReplyDelete
  2. Itu gambar yang paling bawah bukan menyatakan cinta kali (~_~
    dalam film kungfu hustle steven chow gak ada adegan menyatakan cinta (~_~

    ReplyDelete
  3. jelek nih film, kemarin terpaksa nonton karena pas itu cuman tinggal ini satu-satunya yang blom ditonton.

    nyesel. efeknya kasar, trus ceritanya nggak banget.. saya sama temen-temen cuman ngakak sepanjang film, ngingetin sama sinetron naga terbang di Indosiar versi bioskopnya.

    di akhir juga gitu.. pake nyanyi-nyanyi kayak filem indiahe.. mana terjemahannya juga ngaco. Paling keinget yang nyanyian : rambutmu menggelitik hatiku... *LOL

    just my opinion sih.. kalo saya ratingnya 5/10

    ReplyDelete
  4. Rini : it's called a joke

    Gaphe : yah, mungkin buat gua ga sejelek itu gara2 Eva Huangnya cantik, hehehe

    ReplyDelete
  5. waktu nembak diterima atau ditolak?oops salah kok yang dibawa pisau bukan pistol ya hihihi

    ReplyDelete
  6. aaahhh... gw dah disuru nonton nih film dari kapan nih.... tapi lum sempet nonton... kirain garing... taunya pas dah liat trilernya... BAGUS yah!!! secara gw suka sama si paisucen... hahahaha langsung deh ke tukang dvd trus beli!! ^^

    ReplyDelete
  7. kyaaa, film china yak
    dari riview keknya bagus nih, sayang kali nggak nonton (apa lagi ceweknya (,,,,) )

    tapi apa kata keknya gak bisa ngelihat tuh film deh

    ReplyDelete
  8. saya suka sama si Eva Huang, nich cewe ga make-up pun udah cakepppp :) apa lagi pas premier, gaun na bagus banget tuh~ maooo~

    ReplyDelete
  9. seneng pilemnya jetli macam kungfu master
    kayaknya artistik banget
    paling males liat pilem yang banyak adu elmu, ga asik blash...
    atau kayak pilemnya jackie chan aku seneng
    perkelahiannya apa adanya banget

    ReplyDelete
  10. wih, gag salah emang. Eva Huang eksotis banget mukanya..tipe muka pikahayangeun.. :)

    ReplyDelete
  11. Waw, video terakhir gak kuat dah.. :D
    Tp gue sneng film2 steven chow,. Bang, posting ttg film2 steven chow dari jaman jadul dulu dnk.. haha

    ReplyDelete
  12. siluman ular jadi inget sun go kong :D
    yang final fantasy-nya baguuussss :D

    ReplyDelete
  13. blom nonton nih!, kalo nemu bakal coba2 nonton deh.. ^^

    ReplyDelete
  14. bagus ya filmnya... film2 action kayak gini biasanya special efeknya keren, bener nggak? :-D

    ReplyDelete
  15. wah seru yaa..yg main cantik juga. eh iya, ada peer nih. cek di http://just-fatamorgana.blogspot.com/2011/11/11-oh-11.html

    ReplyDelete
  16. hhmm, ternyata setelah baca sinopsis elo, persis bener dgn white snake legend yah...
    jadi pengen bl DVDnya

    ReplyDelete
  17. ini film beda judul, tapi cerita mah remake dari White Snake Legend.

    Daya tariknya buat saya sih Eva Huang yang cantik aja.

    Tapi tetep lebih suka White Snake Legend versi 1992 yang dibintangi sama Angie Chiu dan Cecilia Yip

    ReplyDelete
  18. Jujur saya suka film ini ada 2 faktor: yaitu adegan romantis dan mantan pacar saya Eva Huang :P

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe