Grown-Up Christmas List

15:26:00



Masih bertema Natal, di post kali ini gua mau cerita tentang lagu Natal yg paling gua suka. Lagu ini bukan lagu religius, alias bisa dinikmati oleh segala kalangan, apapun agama/kepercayaannya.



Grown-Up Christmas List

Do you remember me?
I sat upon your knee
I wrote to you with childhood fantasies
Well Im a grown-up now
Can you still help somehow?
Im not a child, but my heart still can dream
So here's my lifelong wish
My grown-up Christmas list
Not for myself, but for the world in need

No more lives torn apart
And wars would never start
And time would heal all hearts
Every man would have a friend
And right would always win
And love would never end
This is my grown-up Christmas list

What is this delusion called
The innocence of youth?
Maybe only in that blind belief
Can we ever find the truth

No more lives torn apart
And wars would never start
And time would heal all hearts
Every man would have a friend
And right would always win
And love would never end
This is my grown-up Christmas list
This my only lifelong wish
This is my grown-up Christmas list


Di masa kecil gua dulu, tahun 90-an,kalo menjelang Natal, anak2 pasti sibuk nulis surat ke Santa Claus. Isi suratnya kurang lebih gini :

"Santa Claus yg baik

Untuk Natal tahun ini saya mau minta kado donk. Kadonya adalah :
- Mainan mobil2an
- Mainan power ranger
- Mainan lego
- Mainan robot2an
- Coklat, yang banyak
- Komik, satu dus
- KFC, porsi setahun penuh
- Kalo bisa juga sekalian tiket keliling dunia untuk Mama dan Papa

Terima kasih kadonya Santa, ditunggu lho..."

Dah, masukin amplop, titipin ke Papa Mama...maka di Malam Natal nanti, Santa akan datang dan mengabulkan...hmmm...yah...beberapa hal dari list panjang tersebut yg dinilai masih masuk akal.

Sampe hari ini, gua masih inget betapa excitednya gua dan temen2 dulu dalam menyambut Natal. Entah di kaus kaki di bawah bantal, entah di kaus kaki yg digantung, entah di bawah Pohon Natal, pokoknya selalu ada kejutan yg membuat kita tidak sabar menantikan yg namanya Hari Natal. Ada sebuah impian, ada sebuah harapan, yg datang bersama datangnya Hari Natal tersebut.

Seiring umur kita bertambah, kedewasaan kita juga bertambah, logika jadi semakin berperan dalam setiap hal yg kita lakukan. Kita tau bahwa Santa Claus itu tidak ada, dan bahwa yg namanya doa juga tidak bisa terkabulkan secara instan. Semua butuh usaha, semua butuh uang, ga ada yg cuma2. Dan tak jarang, tekanan masyarakat dan lingkungan membuat kita jadi sinis terhadap hidup. Dan Hari Natal...ga ada bedanya sama hari libur biasa. Ke mana perginya segala excitement dan harapan yg kita miliki saat kita kecil dulu?

Kira2 hal itulah yg dicoba disinggung oleh lagu Grown-Up Christmas List ini. Lagu ini mengajak kita, anak2 yg sudah beranjak dewasa, untuk kembali melihat ke dalam diri kita dan menemukan ketulusan dan kepolosan yg kita miliki sewaktu kecil dulu. Natal tetaplah Natal, dan meskipun kita telah dewasa, bukan berarti kita tidak boleh bermimpi. Cuma memang kali ini tidak ada Santa Claus yg datang dengan kereta kencananya dan mengabulkan impian kita, melainkan kita sendiri lah yg harus berjuang untuk mewujudkan impian tersebut.

Setelah kita dewasa, tentu hal yg kita inginkan juga berbeda dengan sewaktu kecil kan? Mungkin dulu waktu kecil kita ingin mainan atau coklat. Namun sekarang, setelah kita dewasa, hal2 yg kita inginkan mungkin berhubungan dengan kehidupan yg lebih baik, misalnya bantuan bagi sesama kita yg menderita, dan ikatan perdamaian antar bangsa2 di dunia. Absurd kah kalo di Hari Natal ini kita berdoa agar hal2 itu dapat terwujud? Tentu saja tidak.

Natal kalo diterjemahkan sesuai konteksnya berarti "kelahiran". Apa sih yg lahir dari Hari Natal yg jatuhnya kebetulan di penghujung tahun itu? Harapan, damai, dan sukacita, menyongsong datangnya hari esok yg lebih baik.

Karena itu kawan, marilah di Hari Natal ini, apapun suku bangsa dan kepercayaannya, kita menyatukan tangan di dalam doa, di dalam kasih, di dalam semangat persaudaraan, dan berharap akan datangnya kehidupan yg lebih baik. Kasih dan rasa saling pengertian di antara bangsa2 yg berselisih, kesadaran untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan, dan tentunya juga solidaritas supaya kita bisa sama2 bahu-membahu membuat Bumi ini menjadi tempat yg nyaman untuk ditinggali bagi anak-cucu kita.


We are all a part of God's great big family, and LOVE is all we need =)

Selamat Natal semuanya! =)

You Might Also Like

13 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. Jadi apa elu di masa depan kan tergantung mimpi lu dari sekarang. Asalkan bangun, terus jadiin mimpinya kenyataan.
    Merry xmas buat lu Kep (:

    ReplyDelete
  2. John : udah donk, hehehe

    Lain : yup, bener bangettt...merry xmas juga buat lu ;p

    ReplyDelete
  3. waw, itu permintaan kok kfc dah
    emang kgk ada yang lain apa (:

    ReplyDelete
  4. sekarang masih suka minta sama Santa ga, Ko? hehe

    ReplyDelete
  5. mudah2an ada banyak temuan baru di hari natal tahun skrg, temuan lebih pada kondisi diri keluarga dan bangsa yang lebih baik. Karena semangat kebersamaan lah yg ternyata bsa mengantarkan kita menemui kedamaian hidup...

    Selamat natal ya :)

    ReplyDelete
  6. iya ya kadang dengan menjadi dewasa malah melupakan banyak hal baik saat masih jadi anak2 salah satunya berani bermimpi dan berharap, faktor lingkungan juga tuh ya, dunia orang dewasa memang kejam :P

    ReplyDelete
  7. wah, semoga santa datang lalu membawa keinginan2nya :D

    ReplyDelete
  8. Di paragraf terakhir itu beneran suka bangsa ya bang? kirain cuma ada suku bangsa, he.. Ngomong2 itu permintaannya waktu kecil bnyak banget, gila lu nyusahin aja bang.. :D

    ReplyDelete
  9. yup... mimpi gak mutlak punya anak kecil doang. :)

    ReplyDelete
  10. tentang hadiah mah bukan hanya milik anak anak doang
    malah kayaknya tambah tua tambah banyak keinginan

    ReplyDelete
  11. wow permintaan nya ga nahan haha gak ada bedanya saya juga kalau minta seabrek abrek muahaha

    ReplyDelete
  12. Lagu ini juga merupakan salah satu lagu favorit saya. Entah kenapa setiap saya menyetel berulang-ulang, air mata saya hampir menetes dan terkadang akhirnya menetes juga hehe. Sampai kapanpun, saya tidak pernah bosan untuk terus menyetel ulang lagu ini. Memang setiap baitnya ini, bila diartikan benar-benar, sangat dalam artinya. Ini bukan sembarangan lagu dan memang benar, lagu ini bukan hanya dinikmati orang kristen saja, tetapi lagu ini bisa dinikmati oleh non kristen juga. Dan makna lagu ini akan tersampaikan, apabila kita ini saat sedang galau hehe.
    Sumpah ini lagu, suka bangettttt gilaaaa ^_^
    Saya lebih suka versi Maria Shandi.

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe