I Want To Be A Mother

17:43:00

 

Masih postingan tentang Hari Ibu nih.

Gara2 baca banyak postingan blog tentang Hari Ibu di blog2 milik sahabat blogger, gua jadi teringat sama suatu cerita dari masa lalu...

Waktu kecil, gua sering ditanya oleh entah paman/bibi/sodara/guru/tukangbatagor/siapapundeh
"Nanti kamu udah gede mau jadi apa?"
Waktu TK, karena terobsesi sama Doraemon, gua bakal jawab dengan bangga
"Saya mau jadi ilmuwan, supaya bisa menciptakan baling-baling bambu!"

Seiring gua bertambah besar, waktu SD, otak gua mulai jalan. Kayaknya bikin baling2 bambu tuh tidak semudah yg gua bayangkan deh. Kayaknya...lebih masuk akal kalo gua jadi komikus aja. Gua bakal bikin komik yg ceritanya ga kalah seru dari Dragon Ball dan Doraemon, dan nanti di toko buku di seluruh dunia, buku, kaleng pensil, dan tasnya akan penuh dengan gambar tokoh2 dari komik gua. Sungguh sebuah impian yg sangat sederhana ya?

Seiring gua bertambah besar, di waktu SMP, gua mulai mikir kalo jadi komikus tuh kayaknya kehidupan gua tuh ga terjamin deh. Setiap akhir bulan stress mikirin deadline. Belom kalo komiknya ga laku, gua mau kasih keluarga gua makan apa? Kayaknya hidup dari komik tuh bukan sesuatu yg menjanjikan untuk masa depan. Ya udahlah, gua mau jadi dokter aja, berhubung nilai biologi gua tuh selalu 9. Dan denger2, jadi dokter tuh bebas dari matematika dan akuntansi, so yeah, it looks like a good choice.

Waktu gua SMA, gua baru tau kalo ternyata kuliah Kedokteran tuh MAHAL BANGET!!! Kayaknya ortu gua ga sanggup deh ngebiayainnya. Dan denger2 jadi dokter tuh kuliahnya bakal bedah2 mayat...hiii~. Gua waktu ngebedah kodok aja udah mau pingsan gara2 phobia darah, gimana gua disuruh ngebedah orang? Ga deh, gua ga mau jadi dokter. Gua jadi psikolog aja, soalnya gua kan jago dengerin orang curhat dan ngasih saran, siapa tau gua bisa terkenal kayak Dokter Boyke (eh?)

Tapi ujung2nya gua malah kuliah desain.

Terus ni postingan apa hubungannya sama Hari Ibu?
Bentar2, jangan protes dulu...

Buat yg sering ngikutin blog ini, mungkin pernah sekali-dua kali denger gua cerita tentang seorang sahabat gua yg mengidap kanker?
Nah, suatu hari, dia baru beres chemotherapy dan lagi diopname di rumah sakit. Karena bosen, kita chatting pake mIRC dan ngobrol2 soal cita2. Gua tanya ke dia, cita-cita lu apa sih? Dia jawab...
"I want to be a Mother"
Gua terdiam. Sahabat gua ini memang telah kehilangan Ibunya sejak kecil, makanya mungkin hal itu juga berpengaruh dalam pemikirannya tersebut.

"It may sounds simple, but I think being a Mother is a very amazing thing..."
Dia berhenti sebentar, dan kirim Smile Emoticon ke gua, kemudian melanjutkan

"Pada saat seorang wanita menjadi seorang Ibu, ia memberikan nyawanya bagi anaknya. Ia menjaga anaknya siang dan malam. Menggendongnya, menyusuinya, menghidupinya, melindunginya, mendidiknya, mendoakan kebahagiaannya...dan masih banyak lagi. When you are a Mother, you have to work twice as hard...once for yourself and once for your children. Seorang ibu hidup bagi anaknya...sampai mati. Menurutku, tidak ada kasih yg lebih besar daripada seseorang yg memberikan nyawanya bagi orang lain..."

"Aku selalu merasa bahwa kita hidup di dunia ini bukan untuk diri sendiri. Nyawa yg Tuhan berikan untuk kita, aku ingin memberikannya bagi orang2 yg kukasihi...dan terutama, bagi anakku, darah dagingku sendiri. Kurasa hal itulah yg telah dilakukan oleh Ibuku. Ia meninggal setelah memberikan nyawanya padaku."

"Aku tidak pernah marah pada Tuhan karena memberiku umur yg pendek akibat penyakit. Namun satu2nya penyesalan terbesar dalam hidupku adalah...aku harus meninggalkan dunia ini tanpa sempat memberikan nyawaku ini bagi anakku..."

---

Hidup ini memang tidak adil. 

Banyak wanita yg sangat menginginkan anak namun harus pasrah menerima kenyataan bahwa mereka tidak mampu mempunyai anak, sementara di sisi lain banyak wanita tidak bertanggung jawab yg hamil di luar nikah kemudian melakukan aborsi. Seringkali kita tidak menghargai orang tua kita, dalam hal ini khususnya Ibu, sementara di luar sana banyak sekali anak yg mendambakan kasih sayang seorang Ibu. Seringkali kita tidak menghargai hidup kita; merokok, minum minuman keras, seks bebas, gaya hidup tidak sehat, sementara di luar sana banyak orang yg menderita karena sakit...

Karena itulah kawan, kita harus belajar mensyukuri apa yg kita miliki, hal sekecil apapun. Bersyukurlah bahwa hari ini kita masih dapat hidup (tidak diaborsi dan kena penyakit), bersyukurlah bahwa hari ini kalian masih memiliki Ibu (atau pernah memiliki Ibu dan merasakan kasih sayangnya), dan bersyukurlah bahwa suatu hari kalian akan jadi seorang ayah atau ibu...
Bersyukurlah...
Dan jangan lupa katakan kenapa Ibu hari ini, betapa kalian mencintai mereka...

Happy Mother's Day! =)

You Might Also Like

24 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. bener-bener bikin 'jleb'..
    love this post!

    ReplyDelete
  2. abis baca postingan ini jadi merasa beruntung punya mama baik :')

    ReplyDelete
  3. Happy Mother's Day...

    Bikin sedih aja nih postingannya (T^T

    ReplyDelete
  4. cita-cita terbesar setiap wanita adalah menjadi IBU :D ceritanya inspiratif bang keven :D

    ReplyDelete
  5. tadinya baca judulnya, kirain kamu yang pengen jadi ibu Kev.. ternyata setelah baca kebawahnya.. duh malah jadi terharu.

    ya, cita-cita mulia bagi wanita adalah menjadi ibu.. maka nggak heran banyak yang mengorbankan banyak hal untuk menjadi ibu :)

    ReplyDelete
  6. -> nangis bombay :'( -> lagi hiperbola

    ReplyDelete
  7. inti dari postingan ini sudah jelas, ngajak, hmmm...lebih tepatnya ngingetin kita buat bersyukur. bukan begitu masbro?

    :4 jempol:

    ReplyDelete
  8. *terharu*

    semoga ak bisa jd ibu yg baik suatu saat nanti :)

    ReplyDelete
  9. DOUBLE JLEB. *nangis*

    Punya satu ibu lebih baik dari punya triliunan uang. Beruntung banget masih punya mama :')

    ReplyDelete
  10. minta aja ke kampus
    biar buka jurusan desain baling baling bambu
    hehe

    ReplyDelete
  11. Aku kira kamunya mau jadi ibu, ternyata kisah orang lain, tapi kisah ini memang inspriratif banget *ngelap air mata*

    ReplyDelete
  12. beruntung jadi perempuan, soalnya bisa jadi ibu :)

    postingannya keren kak keven! ;)

    ReplyDelete
  13. selagi masih ada di dunia ini, mari ven kita bahagiakan ibu kita masing2... :)

    ReplyDelete
  14. tulisannya bagus bgt om, apalagi di paragraf2 terakhirnya! bener banget! hihihi :D

    met hari ibu semua :D

    ReplyDelete
  15. Such a heartwarming post. =)
    You're gonna be one hell of a great mom. ;)
    -Miss Sanguine

    ReplyDelete
  16. Ibu engkau sungguh berarti. I lov u mom..

    ReplyDelete
  17. rasa syukur itu penting agar nikmat kita selalu dilimpahkan olehNya.
    terlebih nikmat ketika kita memiliki seorang ibu yang selalu perhatian penuh cinta dan kasih sayang kepada kita. :)

    ReplyDelete
  18. kirain siapa yang mau jadi ibu. baca sampe selesai jadi sedih
    terharu :)

    ReplyDelete
  19. nice post :)
    inspiratif dan bikin terharuuuu :')

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe