Kekuatan Doa

10:53:00

Tuhan punya cara yg misterius dalam menjawab doa kita.

Gua sering denger banyak orang yg kecewa karena doanya tidak dikabulkan oleh Tuhan. Banyak dari mereka yg telah berusaha, berdoa, rajin beribadah, dan berbuat baik, tapi doanya tetap tidak dikabulkan, dan malah hidupnya jadi penuh cobaan. Jadi sebenernya berdoa itu ada manfaatnya sih? Orang pun mulai bertanya2...

Benarkah Tuhan tidak mengabulkan doa kita?


Saat kita minta Tuhan agar diberikan kekuatan, apakah Tuhan akan langsung mengirimkan sinar dari langit dan membuat kita berubah menjadi besar dan berotot seperti HULK?
Saat kita minta Tuhan agar diberikan kepintaran, apakah Tuhan akan langsung menyulap otak kita menjadi secerdas Einstein?
Menurut gua, bukan gitu caranya.

Seringkali saat kita meminta kekuatan pada Tuhan, Tuhan ga akan menyulap kita langsung jadi kuat, melainkan Tuhan memberi kita KESEMPATAN untuk belajar menjadi kuat...melalui cobaan dan masalah dalam hidup. Saat kita meminta kepintaran pada Tuhan, Tuhan justru kasih kita suatu persoalan yg harus kita pecahkan, supaya kita mau berusaha berpikir, dan menyadari bahwa ternyata selama ini kita belum menggunakan kemampuan otak kita secara maksimal.

Tapi tentu yg gua ceritakan di atas hanyalah sedikit contoh yg pernah gua alami. Kita cuma manusia, yg tidak akan bisa memahami misteri ilahi itu dengan sepenuhnya. Yg pasti, gua percaya, kalo Tuhan selalu memberikan yg terbaik bagi kita melalui caranya sendiri.

Gua punya cerita yg berhubungan dengan hal tersebut.

Selama 2 tahun terakhir, gua memendam cinta terhadap seorang sahabat baik yg udah gua kenal selama 10 tahun, and it's a big deal for me. Masalahnya, gua takut, kalo ternyata cinta gua bertepuk sebelah tangan, hubungan persahabatan gua dan dia malah jadi rusak. Dia selalu ada di sisi gua di kala suka dan duka sepanjang perjalanan hidup gua, dan dia udah jadi sebuah bagian yg tak terpisahkan dari kehidupan gua.

Tapi semakin lama, gua sendiri nyadar kalo gua makin ga bisa nahan perasaan gua itu. Dia udah Kalo gua pendam terus juga lama2 gua malah jadi aneh sikapnya, dan hal itu juga takutnya malah bikin dia jadi ilfil. Gua dan dia udah saling kenal untuk waktu yg lama, dan gua yakin dia juga udah mulai sadar kalo ada sesuatu yg berubah dari cara gua memandang dia. Gua bingung, takut, gelisah, ga tau harus berbuat apa.

Malam tahun baru 2012, gua curhat soal masalah ini ke seorang temen, dan temen gua itu bilang ke gua, "Ven, lu udah pernah coba doa Novena belom?"

Novena Tiga Salam Maria
Mungkin temen2 pembaca ga semuanya tau doa Novena itu apa. Doa Novena itu adalah sebuah doa dalam agama Katolik untuk memohon rahmat khusus kepada Tuhan, biasanya dilakukan pada saat kita dalam sebuah masalah pelik dan mohon bantuan khusus dari Tuhan. Uniknya dari doa ini adalah doa ini harus didoakan selama 9 hari berturut2, pada jam yg sama. Kedengerannya gampang, tapi percaya deh, ga segampang itu. Butuh komitmen, dan biasa banyak godaan yg sering membuat orang gagal saat berdoa Novena.

Untungnya, berbekal keinginan yg kuat, gua berhasil melakukan doa Novena itu dengan sukses, bahkan gua berdoa sebanyak 3 ronde sekaligus, alias 27 hari, tanpa putus sama sekali. Dan selama 27 hari itu juga gua mengalami banyak gejolak emosi dan berbagai kejadian (salah satunya pertemuan dengan Pak Manusun) yg membuat gua semakin mantab dan yakin dengan perasaan gua. Dan akhirnya, Valentine kemarin, waktu lagi dinner berdua, gua nyatain perasaan gua itu...dan gua DITOLAK.

Gua kecewa banget. Gua belom pernah seyakin ini dalam mencintai seseorang, dan hasilnya...gua tetep bertepuk sebelah tangan. Gua ngambek ma Tuhan, galau, sampe ga bisa tidur semaleman...tapi lucunya, di saat ga bisa tidur itulah gua jadi berpikir. Ini siapa yg salah? Tuhan yg salah? Atau gua yg salah mengartikan jawaban Tuhan?

Dan sekonyong2, gua teringat akan suatu kalimat dalam doa Novena yg gua ucapkan selama 27 hari berturut2...
"Terjadilah menurut kehendak-Mu..."

Saat kita memohon sesuatu pada Tuhan, Tuhan hanya akan menjawab 2 hal. "Ya" atau "Tunggu".
Dan jawaban kedua itulah yg sering manusia artikan sebagai "Tidak"
Kita sering kecewa dan menyalahkan Tuhan, dan melupakan hal yg paling utama, esensi sebenarnya dari berdoa.

Berdoa, bukan berarti mendikte Tuhan. Berdoa adalah mohon rahmat, berkat, dari Tuhan, agar Ia memberikan kita jalan keluar terbaik bagi masalah kita, sesuai rencana-Nya. Dan Tuhan selalu punya rencana yg terbaik bagi hidup kita.

Di masa lalu gua udah berkali2 mengalami patah hati, dan hari ini, tidak ada satupun yg gua sesali. Untung gua ga jadi sama si A, karena nanti gua bakal ketemu sama si B yg lebih baik. Untung gua putus sama si B, karena akhirnya gua jadi ketemu si C. Dan seterusnya, dan seterusnya...
Semua akan indah pada waktunya.

Dan kejadian kali ini justru mengingatkan gua kembali pada hakikat cinta yg sesungguhnya
"Love is always bestowed as a gift---
freely, willingly, without expectation...
We don't love to be loved; we love to love"

(Cinta selalu diberikan sebagai sebuah persembahan.
Secara bebas, tulus, dan tanpa pamrih.
Kita tidak mencintai karena berharap dicintai balik;
kita mencintai hanya karena kita mencintai)


Apakah rasa sayang gua terhadap sahabat baik gua itu hanya sebatas satu kali ditolak saja?
Tentu tidak. Rasa sayang gua ke dia, bahkan lebih besar daripada sekedar keinginan untuk jadi pacar dia. Gua pengen selalu ada di sisi dia, dalam suka dan duka, menyemangati, dan membuat dia selalu tersenyum.

Dan apakah Tuhan mengabulkan doa gua? Ya, melalui cara-Nya...
Tuhan kasih gua kesempatan untuk mencintai dia. Tidak dengan keinginan untuk memiliki, tapi dengan ketulusan, kesabaran, dan kesetiaan. This is not the end, this is just a beginning.

I will continue to give it my best
And trust, that He will do the rest.

"Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud. It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres. Love never fails." 1 Corinthians 13:4–8a

Through my personal journey, God has taught me this key truth: God may not give you what you want, but He will always give you what you need. God knows what’s best for us far better than we do. He even withholds “good” things from us because He sees the bigger picture. He knows what’s coming down the road in our lives. He knows how to help us grow. He knows what experiences we need so we can help others in a deeper way.

Artikel ini ditulis sebagai kesaksian dan ucapan syukur atas terkabulnya Doa Novena Tiga Salam Maria, Januari 2012.


You Might Also Like

25 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. Tuhan kasih jawaban yang terbaik buat elo bang :) *senyum tulus*

    ReplyDelete
  2. Tuhan punya cara sndri untuk ngabulin doa2 hambanya,,bisa lgsg dikabulin,bisa nanti2 *mkanya kudu sabar*, malah bisa jg pas nanti di hari kiamat :)

    ReplyDelete
  3. Mom bangga dengar cerita kamu,pada saat nya tiba kamu akan tau rencana Tuhan itu bener :indah pada waktunya"
    mom setuju cinta itu suatu perasaan yg tidak melulu hanya untuk memiliki,tapi bahagia dengan melihat orang itu bahagia,itulah cinta yg sebenarnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. It's Your Love who taught me that, Mom =)

      Delete
  4. Kadang dalam berdoa, kita malah sering berprasangka sama Tuhan, padahal Tuhan paling tahu kapan doa kita terjawab, dengan cara-Nya. Tuhan pasti tau yang terbaik kok. love this! :D

    ReplyDelete
  5. mari terus berdoa selagi kita masih diberi kesempatan.

    ReplyDelete
  6. Doa kan senjata jadi tanpa doa langkah kita sedikit tersendat karena kurang persiapan...

    semangat bang..

    ReplyDelete
  7. Tuhan punya dua jalan ketika tidak langsung mengabulkan doa.. menunda sampai saat yang tepat, atau menggantinya dengan yang lebih baik.

    tidak pernah tidak mengabulkan sebenernya kalo kita yakini

    ReplyDelete
  8. Saat kita memohon sesuatu pada Tuhan, Tuhan hanya akan menjawab 2 hal. "Ya" atau "Tunggu".

    mantap :D

    ReplyDelete
  9. Semangaaatt kaka :D
    Sahabatan jauh lebih baik dari pacaran.
    Percayalah

    ReplyDelete
  10. yah.. dimana gue galau pasti gue kesini bang.. tulisan lo pasti bkin gue mikir.. hehehe


    setuju ama apa yg lo tulis.. kaanpun ngerasa tidak beruntung atau sedih, ubah cara pandang, cari letak keuntungan yg blum disadari dan bersyukur.. :)

    nice post seperti biasa.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. If you don't like something change it; if you can't change it, change the way you think about it.

      Delete
  11. "Terjadilah menurut kehendak-Mu".

    nice words. I have similar experience. My dad was sick and I pray for him. I believe HE will answer me in HIS way which is the best one.

    "When I find my self in time of trouble, Mother Mary comes to me, speaking words of wisdom : let it be"

    ReplyDelete
  12. ya itu namanya belum jodoh. sabar aja. ntar pasti ketemu yg pas dan dia juga suka kamu.

    ReplyDelete
  13. sebelum lu nulis kayak gini, gue juga udah punya pikiran kalo Tuhan emang ga pernah ngejawab gak tiap doa kita. serius... :)

    ReplyDelete
  14. Kita sedang berada dalam situasi yg sama nih: mencintai sahabat sendiri. Tapi persahabatan yg kita punya jauh lebih berharga dari apapun, dan itu yg harus jd kekuatan kita untuk tetap bertahan :)

    Kita memang ngga pernah tau & mengerti rencana & timing-Nya Tuhan, but He will make everything beautiful in His perfect time.. Semangatt! ^^

    ReplyDelete
  15. Wah, setuju banget sama yg kamu tulis Kep. Aku ngebaca ini jadi agak malu sendiri kadang2 suka ngambek ke Tuhan kalo doaku ga dikabulkan, tapi kenyataannya Tuhan selalu punya cara lain untuk mengabulkannya. Aku jadi inget bacaan dari kitab Yesaya:
    "As high as the heavens are above the earth,
    So high are My ways above your ways, And My thoughts above your thoughts" (Yes 55:9).
    Thanks for sharing, aku yakin Tuhan punya rencana yg terbaik buat kamu yang akan tiba pada waktunya nanti. Sukses selalu!

    Ferdian

    ReplyDelete
  16. Jadi ? Konklusinya dia gak jadi pacar kamu ya?

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  18. nice sharing ...

    ReplyDelete
  19. Keikhlaan dari mu itu yg baik,...
    Doa koronka juga bisa menghantarkanmu pd suatu jalan keikhlasan,dan petunjuk untuk hal yg pelik dan menyakitkan untukmu …

    ReplyDelete
  20. Sumpah baca tulisan ini jadi sadar asli aku sadar
    Ternyata selama ini aku salah ,aku ndikte Tuhan dengan permintaan2 ku dan aku lupa kalau aku ini milikNya ,aku lupa kalau Dia besar dan mempunyai rencana2 yg indah yg tidak pernah aku pikirkan.
    Terima kasih sekali. Berkat tulisanmu ,aku sadar.
    JBU.

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe