The Name's Bond, James Bond

15:05:00

Pierce Brosnan as James Bond
Dari kecil gua suka banget nonton film James Bond. 

Pertama kali gua nonton James Bond tuh gara2 diajak papa gua nonton film "Tomorrow Never Dies" yg dibintangi Pierce Brosnan pada tahun 1997. Sejak saat itu, sebagai seorang anak laki2 yg normal, gua pun tergila2 pada James Bond, melihat sikapnya yg cool, aksi2nya yg menegangkan, punya peralatan canggih yg luar biasa, dan selalu dikelilingi cewe2 cantik. James Bond, is the ideal man I want to become when I grew up.


Tomorrow Never Dies (1997)
Sejak saat itu, gua mulai nontonin film2 James Bond dari masa ke masa, mulai dari film2 yg dibintangi oleh Sean Connery di tahun 1960an, George Lazenby, hingga Roger Moore dan Timothy Dalton di era 70-80an. Tapi tetep, buat gua sosok James Bond yg paling berkesan buat gua adalah Pierce Brosnan, yg menurut gua paling ganteng dan paling cool dari semua pemeran James Bond yg lain. Nonton film James Bond di bioskop pun seolah2 jadi rutinitas bagi gua dan papa gua setiap kali ada film baru yg dirilis.

Atas : Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore
Bawah : Timothy Dalton, Pierce Brosnan, Daniel Craig

Tapi pandangan gua terhadap James Bond pun berubah di tahun 2006...

Saat itu, Daniel Craig, memulai debutnya sebagai James Bond baru menggantikan Pierce Brosnan. Sebagai James Bond pertama yg berambut pirang, banyak orang yg menyangsikan keberhasilan Craig di layar kaca. Tapi kemudian apa yg terjadi? Film Casino Royale yg dibintangi Craig tersebut meraih pendapatan tertinggi mengalahkan semua film James Bond lainnya termasuk Moonraker (1979), juara sebelumnya.

Daniel Craig as James Bond

Casino Royale menceritakan James Bond di awal karirnya sebagai 007. Saat itu ia masih pemula, masih awam, masih lebih memilih menggunakan kekerasan dibandingkan otak. Peralatannya belum secanggih film2 sebelumnya, dan terutama...ia belum jadi playboy. 

Jarang2 liat James Bond babak belur gini...

Bond mendapatkan status 007 nya setelah ia membunuh seorang agen rahasia pembelot M16. Bond yg biasa ditampilkan elegan dan cerdik, pada awal film ditampilkan sedang berkelahi dengan kasar dan brutal di kamar mandi dengan sang mata2. Kemudian Bond mendapatkan misi pertamanya. Ia ditugaskan untuk menangkap seorang gembong teroris yg menjadi pemilik sebuah tempat perjudian raksasa di Montenegro.Pada misi ini, Bond dipasangkan dengan Vesper Lynd, seorang agen wanita yg kelak akan menjadi cinta pertamanya.

Eva Green as Vesper Lynd

Singkat cerita, Bond sudah hampir berhasil menangkap targetnya, namun kemudian ia ditangkap dan disiksa...sehingga menjadi mandul. Hal ini menjelaskan mengapa di film2 berikutnya Bond bisa meniduri banyak wanita tanpa harus takut mereka menjadi hamil. Bond kemudian diselamatkan oleh M16 dan pada saat ia berada di rumah sakit, ia dan Vesper pun terlibat jalinan cinta. Keduanya kemudian memutuskan untuk keluar dari M16, pergi jauh, dan menjalani kehidupan normal sebagai orang biasa. Namun, ternyata tidak semudah itu...

What could have been...

Di akhir film Casino Royale ini juga diceritakan bagaimana Bond mengalami patah hati pertamanya saat ia mengetahui bahwa Vesper mengkhianatinya. Vesper tewas dalam sebuah adegan baku tembak antara Bond dan Quantum, meninggalkan sebuah surat untuk Bond yg menjelaskan alasan di balik semuanya, dan perasaannya terhadap Bond. Di akhir film, Bond terlihat mencoba membunuh perasaannya terhadap Vesper dengan mencapnya sebagai pengkhianat, "The job's done, the bitch is dead" Namun, ini bukan akhir dari kisah Bond dan Vesper.

Dalam film berikutnya, Quantum of Solace, berkat informasi yg ditinggalkan Vesper untuknya, Bond mengkonfrontasi Quantum, sebuah organisasi yg mendalangi semua kejadian di Casino Royale, dan nama Vesper pun berhasil dibersihkan.

Adegan perkelahian di Quantum of Solace

Dalam film2 James Bond di era 70-80an pun nama Vesper sudah sering diungkit. Dalam film "Her Majesty's Secret Service", Bond diceritakan secara rutin mengunjungi makam seorang wanita yg special di hatinya. Dalam film "Diamonds Are Forever", Bond diceritakan men-skip lagu "La Vie n Rose" karena lagu itu mengingatkan dia akan "seseorang" Dan masih banyak lagi...termasuk minuman favorit Bond yg ia namakan "Vesper Martini"

James Bond: I think I’ll call it a Vesper.
Vesper Lynd: Because of the bitter aftertaste?
James Bond: No, because once you’ve tasted it, that’s all you want to drink.

Inti yg mau gua bahas dari postingan ini adalah...film Casino Royale mengubah perspektif gua terhadap James Bond. Ternyata sifat playboy dan anti-komitmennya didasari oleh masa lalunya yg kelam, bahwa ia pernah jatuh cinta, dan tersakitinya. Ternyata James Bond bukan seorang pria sempurna seperti yg selama ini gua bayangkan. Ia hanyalah seorang pria biasa, yg pernah jatuh dan terluka, yg pernah mencintai dan tersakiti.

Best scene in Casino Royale

Dalam hidup, tentu kita juga akan mengalami banyak kejadian yg tidak menyenangkan. Jatuh cinta, dan tersakiti misalnya, adalah dua hal yg tidak akan pernah akan hilang dari kehidupan kita. Namun apa yg harus kita lakukan pada saat kita mengalaminya? Apakah kita akan jadi takut dan trauma terhadapnya? Mampukah kita bangkit, mengalahkan semua rasa sakit, dan bangkit, untuk meraih masa depan yg lebih baik?

Ada satu renungan yg mungkin bisa gua bagikan kepada temen2 pembaca semua :

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Sang Ayah bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”
Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak.
Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.
Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya.
“Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu? Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut, dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”
“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”

---

Walaupun rasa sakit terhadap masa lalunya membuat Bond menjadi takut terhadap komitmen, tetapi di satu sisi ia tetap setia menjalankan tugasnya dan menjunjung kebenaran. Hal itulah yg harus ia kagumi dari sosok seorang James Bond. Bukan karena ia dicintai banyak wanita, bukan karena ia cerdik dan keren, bukan karena ia mempunyai banyak peralatan canggih, tapi karena ia mampu menghadapi rasa sakit dan bangkit mengalahkan masa lalunya.

Mampukah kita menjadi James Bond, di dalam kehidupan kita sehari-hari?

You Might Also Like

28 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. hmm, jadi lebih memahami James Bond di postingan ini.. padahal taunya cuma playboy, agen, dan juga angka 007.. keren juga yaa, alur cerita si James Bond.. ada pesan yang tersirat jelas dari postingan ini, suka aja lah pokoknya..

    ReplyDelete
  2. But somehow, gue paling ga suka James Bond versi Daniel Craigh. Setelah baca postingan ini, makin ga suka dengan karakter James Bond-nya Om Daniel. :p terlalu manusiawi sih. Padahal kayak lu bilang, James Bond itu keren karena ia sosok serba sempurna.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gua malah suka. Walopun ga perfect, tapi dia manusiawi, jadi gua lebih bisa relate myself to him.

      Delete
  3. kakekku wajahnya mirip roger moore, lho :D

    ReplyDelete
  4. Menurut saya yang paling keren itu Roger Moore (^ ^

    ReplyDelete
  5. Btw, sampai sekarang aku belum pernah nonton film James Bond sampai sekarang! Katrok banget yaa hehe :D

    ReplyDelete
  6. jadi banyak nambah ilmu...nggak begitu suka james bond soalnya..
    sekalinya nonton juga cuman di bioskop trans tv doang..-____-"
    yang penting mah hikmah dari postingannya lah.. :)

    ReplyDelete
  7. hmm jadi pengen liat film james bond, secara cuma tau namanya aja, belum pernah liat satu pun filmnya hhehhe

    ReplyDelete
  8. sip sisi lain dari James Bond dari sudut pandang sang owner blog. Btw asyik juga tiba2 nyinggung ke bubuk kopi

    ReplyDelete
  9. *manggut - manggut* oh jadi ini teh si James Bond tea??? :D

    ReplyDelete
  10. james bond itu ideal banget kalo emang ada didalam kenyataan,sikapnya cool,pembawaanya tenang,wibawanya ,suaranya,bodynya arghh semua,gua iri ama dia :P

    ReplyDelete
  11. wow... ulasannya sangat inspiratif :)

    cuma beberapa film james bond yang pernah saya tonton. Tapi dari beberapa itu, film yang dibintangi daniel craig memang yang paling keren.

    ReplyDelete
  12. foto Bond yang bareng cewek itu... aduuuh... bikin....

    ah sudahlah

    :D

    ReplyDelete
  13. ijin kopas ceritanya yah ven

    ReplyDelete
  14. kunjungan gan .,.
    Belajarlah untuk bisa menerima sesuatu yang baru.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    ReplyDelete
  15. betul menulis sisi manusiawinya james bond... yang terkesan playboy... nice post.. walaupun panjang seneng bacanya..

    ReplyDelete
  16. dibikin babak belur biar lebih manusiawi
    seperti mi ghost protocol yang alat-alatnya error
    biar ga terlalu kelihatan ketergantungan ke alat canggih

    ReplyDelete
  17. #gk kbayang kl bener kevin bs mirip james bond
    *ketawa*
    namanya manusia, pst ad gak sempurna-nyaaa...
    :)

    ReplyDelete
  18. Gw mau jadi James Bond memberantas dosen killer penunda kelulusan.. :D

    ReplyDelete
  19. seinget gw kynya yg pernah gw tonton cuma casino royale deh.. Pantes kok kynya james bondnya kurang gmn gt, ternyata itu sblm dia berubah jd playboy toh *baru tau*

    ReplyDelete
  20. *baca sambil ditemani soundtracknya james bond..

    Tetap harus semangat yah menjalani hidup ini walau penuh dengan cobaan dan kesulitan

    ReplyDelete
  21. james bond muka paling dingin teteuuuppp si daniel craig tu, ga tau kenapa kalo liat daniel craig jadi james bond sih oke cool gitu dapet, tapi ga suka dia jadi james bond, keluar pakem dari ciri-ciri james bond di novel.

    ReplyDelete
  22. menarik postingannya ...ditunggu postingan menarik selanjutnya yaaa...:)

    ReplyDelete
  23. cuman pernah nonton yang Casino Royale , zaman kuliah dulu hhehe

    ReplyDelete
  24. biasanya kalau nontonjamesbond nunggu tayang di tv aja hehehe

    ReplyDelete
  25. blog kamu sangat inspiratif yaa cerita2 nya sangat menarik gue sangat suka dengan isi yang ada di blog muu, aku merasa banyak belajar di sini... thanks yaaa kenni

    ReplyDelete
  26. Banyak orang katro bin bego yg komen :v pada belum pernah nonton kok bangga. .

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe