Di Antara Cinta dan Persahabatan

23:46:00


Yg namanya manusia pasti pernah berbuat kesalahan, itulah hidup. Tetapi mencintai tidak pernah merupakan sebuah kesalahan...=)


Yg namanya cinta dan persahabatan bagaikan koin dua sisi yg selalu menghiasi masa remaja gua. Serupa tapi tak sama, dan selalu datang beriringan.


Gua punya seorang sahabat baik, sebut saja namanya DX. Pertama kali kita bertemu adalah sewaktu kelas 2 SMP. Gua dan dia beda sekolah, kita ketemu akibat Pramuka bareng. Di hari pertama kita bertemu, kita berdua langsung ngerasa cocok dan malemnya, DX pun nginep di rumah gua. Kita ngobrol sampe larut malam, bertukar strategi dan pandangan mengenai cinta dan kehidupan.

Yeah, meskipun masih ABG, tapi waktu itu kita berdua punya pemahaman lebih mengenai yg namanya cinta dan persahabatan yg jauh melebihi anak2 seumuran kita waktu itu. Dan hari itu, kita berdua langsung merasa..."Ah ya...ini dia sahabat baik gua yg bisa gua percaya seumur hidup..."

Sialnya, sebagai dua orang yg punya pemikiran serupa, selera kita terhadap lawan jenis pun nyaris SAMA PERSIS...dan akhirnya kita dihadapkan kepada sebuah situasi sulit...

Ya, kita berdua mencintai gadis yg sama...

Untungnya, persahabatan gua dan DX waktu itu masih jauh lebih kuat daripada rasa suka kita terhadap Feli (nama cewe inceran kita berdua waktu itu, bukan nama sebenarnya), jadi kita masih bisa bersaing secara sportif. Bahkan gua dan dia pun membuat suatu aliansi di mana kita berdua akan bekerja sama menghabisi rival2 kita (ya, Feli adalah gadis yg cukup populer saat itu) dan bahwa siapapun yg akan menang suatu hari nanti, pihak yg kalah akan menerima dengan lapang dada.

Pernah suatu kali, di Hari Valentine yg berdekatan dengan Hari Raya Imlek, siang2 gua dateng ke kost-an Feli sambil bawa satu keranjang buah2an. Ternyata bukan gua saja yg berpikiran seperti itu, begitu gua sampe di depan kost-an Feli, gua bertemu dengan beberapa rival gua yg datang membawa beraneka ragam benda seperti boneka dan bunga. Dan di sana, gua juga bertemu dengan DX yg datang sambil membawa sekotak coklat impor. Bener2 pengalaman yg tak terlupakan.

Singkat cerita, akhirnya Feli pindah ke luar kota, dan tidak ada satupun yg berhasil mendapatkannya. Dan para rival yg tadinya bersaing ketat, akhirnya malah jadi sahabat baik, hingga hari ini. Ya, merekalah yg kelak akan jadi sahabat2 terbaik gua seumur hidup hingga detik ini...termasuk DX.

Kejadian dengan Feli ini bukanlah satu2nya gesekan yg terjadi di dalam sejarah persahabatan gua dan DX. Masih banyak kejadian2 lainnya yg tidak akan pernah habis apabila diceritakan. Gua dan DX pernah mencintai gadis yg sama lagi sewaktu kelas 3 SMA. DX tergila2 pada seorang gadis yg juga merupakan TTM gua waktu itu. Suatu hari, waktu si cewe ulang tahun, gua dateng ke rumahnya sambil bawa segelas Tiramisu kesukaannya...dan di depan pagar, gua bertemu DX yg datang sambil membawa sekotak besar Tiramisu berbentuk kue ulang tahun...errrr... Tapi akhirnya, baik gua dan DX tidak ada yg berhasil mendapatkan hati sang gadis, dan kita berdua bersyukur karenanya.

Masalah utama di dalam persahabatan gua dan DX adalah...kita bersahabat terlalu dekat sehingga secara tidak sadar, kita sering melewati batas dan menginterupsi satu sama lain. Maksudnya mungkin baik, mau membantu sahabat kita PDKT, tapi terkadang tanpa sengaja kita sendiri terbawa perasaan dan yg tadinya sekutu pun berubah menjadi rival. Dan percayalah, rival terberat yg pernah gua hadapi tidak lain adalah DX, sahabat gua sendiri, yg telah mengenal diri gua dari A sampai Z.

Dan tidak hanya dengan DX, dengan sahabat2 yg lain pun gua pernah bertengkar gara2 cewe. Pokoknya kehidupan gua di SMP-SMA tuh dramatis banget deh.

Inti dari cerita gua ini adalah...bahwa yg namanya bersaing dengan sahabat sendiri tuh adalah sesuatu yg wajar, apalagi dalam masalah cinta. Tapi satu hal yg harus kita ingat, mana sih yg sebenernya jadi prioritas kita? Dapetin cewe yg kita suka adalah masalah serius di saat kita lagi tergila2, tentu saja gua setuju dengan hal itu, ada baiknya kita juga belajar menggunakan akal sehat di samping perasaan naksir kita tersebut.

Pacaran SMA biasanya bertahan berapa lama sih? Menurut survey yg pernah gua baca, 60% lebih hanya berumur di bawah 4 bulan, hanya 15% yg bisa bertahan hingga lebih dari setahun, dan hanya 2% yg bisa bertahan sampai menikah. Yg mau gua sampaikan di sini adalah...jangan sampai kita membiarkan emosi sesaat kita merusak persahabatan berharga yg telah kita pupuk selama bertahun2.

Sori nih, bukan gua mau ngeremehin yg namanya pacaran, tapi orang udah nikah aja bisa cerai, apalagi cuma pacaran? Gua pernah denger pepatah yg berkata bahwa "Pacaran seumur jagung, pertemanan seumur hidup" Menurut gua, pepatah itu bener banget.

Yg namanya pacaran biasanya hanya sementara. Awal pacaran mungkin segala sesuatunya terlihat indah, bahkan seringkali kita jadi mengabaikan sahabat2 kita akibat terlalu terlena oleh kemabukan rasa tersebut. Tapi percayalah, lama kelamaan kalian akan mulai bosen dengan satu sama lain, dan pada saat itu tiba, satu2nya hal dapat tetap menyatukan kalian bukanlah perasaan, tetapi komitmen.

Berbeda dengan persahabatan. Yg namanya persahabatan, tidak didorong oleh emosi sesaat melainkan oleh rasa saling percaya dan saling pengertian yg dipupuk selama bertahun2. Temen2 mungkin udah sering denger kata "mantan pacar", tapi gua belom pernah denger tuh ada istilah "mantan sahabat". Ya, pacaran hanya sesaat sementara pertemanan abadi selamanya.

Bertengkar dengan sahabat adalah hal yg sangat wajar karena sebagai manusia, masing2 dari kita punya keinginan dan kepentingan pribadi, tapi yg penting adalah bagaimana kita tetap menghormati sahabat kita meskipun kita dalam keadaan emosi. Papa gua sering bilang bahwa bertengkar itu boleh, asal bertengkar yg benar. Bertengkar yg benar adalah bertengkar dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah, bukan sekedar mengejar siapa yg benar dan siapa yg salah.

Saling menyakiti di dalam sebuah hubungan dengan sesama adalah hal yg sangat lumrah terjadi. Tapi yg penting adalah bagaimana kita membereskan pertengkaran tersebut. Mampukah kita belajar untuk berkomunikasi? Dapatkan kita belajar untuk mengerti, bukan hanya ingin dimengerti? Bisakah kita belajar mendengarkan lebih banyak daripada ingin didengarkan? Maukah kita untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat dengan satu sama lain? Dan yg tidak kalah penting adalah...beranikah kita untuk meminta maaf dan menerima kekalahan dengan sportif?

All is fair in love and war, kata pepatah. Gua setuju dengan pernyataan itu. Tapi sebagai seorang cowo, dari kecil gua selalu dididik untuk berjiwa besar. Berani mengakui kesalahan dan menerima kekurangan pribadinya, itu adalah sikap seorang ksatria. Bukan sekedar masalah kalah atau menang, tapi bagaimana kita belajar untuk bersaing secara jujur. Belajar bagaimana mengatasi masalah, belajar saling mengerti, dan memaafkan...itulah intinya persahabatan. Jangan hanya fokus pada hasil akhir, tetapi syukurilah segala sesuatu yg kita pelajari sepanjang prosesnya. When you lose, don't lose the lesson.

Bagaimana kita menghargai sahabat kita, mencerminkan penghargaan kita terhadap diri sendiri. Seseorang yg tidak menghargai sahabatnya adalah seseorang yg tidak menghargai dirinya sendiri.

In life God doesn't give you the people you want, instead He gives you the people you need. To teach you, to hurt you, to love you, and make you exactly the way you should be.

You Might Also Like

37 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. aku juga pernah mengalami hal yg sama waktu SMP-SMA. yg nyelekit tuh waktu SMA, karen rivalku adalah kakak sepupuku sendiri. awalnya aku gag tau kalau kakakku naksir sama cowo yg waktu itu udah jadi pacarku. sampe suatu ketika aku mau ngasih kabar baik kalo aku udah jadian sama doi, kakakku malah cerita banyak tentang perasaannya ke doi dan gimana cara doi memperlakukan dia. aku jadi merasa bersalah. akhirnya aku mundur. tanpa ada kata putus, doi kutinggalkan gitu aja.
    dan pas SMP, aku pernah jadi mak comblang buat temenku. eh si cowo target malah kepincut sama aku. tapi jadi pacarnya pas SMA sih, sampe sekarang. bener kata kak Keven, hubungan kami sekarang bukan cuma soal rasa, tapi soal komitmen.
    thanks postnya kak. jadi bisa curhat. hihihi

    ReplyDelete
  2. walah sampe berkali-kali gitu ya punya target yang sama, bener-bener kompak nih Bang Keven sama DX XD
    gue gak pernah saingan sama sahabat, pernah sih kita naksir cewek yang sama, tapi karena gue liat dia start PDKT duluan, gue mundur, pikirannya sama kayak tulisan di postingan ini, kalo pacaran paling berapa bulan sih? gue gak mau persahabatan yg gue jalin sejak SMP rusak gara-gara perasaan sesaat itu.. tapi akhirnya dia juga gak dapet itu cewek, dan belakangan gue ketahui klo cewek itu suka sama gue, tapi sayang gue nya udah gak suka (beneran cuma perasaan sesaat) XD

    ReplyDelete
  3. wah ceritanya bikin merinding nich jujur gw masih JOMBLO jadi ga pernah merasakan apa itu cinta, emang si katanya cinta itu indah pada saat awalan dan kita tidak tau apa akhirnya terkadang juga cinta bisa merusak segalanya termasuk bisa merusak persahabatan juga tapi gw salut sama kamu sob walau pun merebutkan cewe yg sama tapi masih bisa bersain sportif kalo gw si ga tau g mana jadinya hehe

    salam kenal

    ReplyDelete
  4. setuju banget mas.. persahabatan itu sejati dan abadi.. dan jangan merusak nilai persahabatan dengan sesuatu yang semu dan bisa cepat hilang..

    ReplyDelete
  5. Mengenai sajian data tentang pacaran saat SMA-nya, itu adalah warning. Jika bertahan sampai LEGAL hanya 2% (selebihnya ILLEGAL) padahal kalo anak labil skrg bilang "Apapun akan kuberikan untukmu asalkan kau bahagia" bukankah pacaran itu justru bikin rugi? Udah memberikan segalaya, eh ditinggalin jg akhirnya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalahnya, umur segitu tuh secara mental kita belom siap untuk berkomitmen...masih egois, masih gampang kebawa emosi sesaat, belum bisa berpikir panjang dan bijaksana...makanya, gua rasa di masa SMP dan SMA, tetep lebih penting cari banyak sahabat daripada merusak persahabatan hanya demi pacar yg belum tentu bertahan lama =)

      Delete
  6. Gak ada "mantan sahabat", karna adanya musuh.... Pilihannya cuman dua... Sahabat atau musuh.... Itu doang... ^^

    ReplyDelete
  7. Menurut gue,dengan pindahnya Feli merupakan pilihan yg sangat adil karena gak ada yg sakit hati baik lo ataupun sahabat lo :))

    Benar Bang, Yg ada cuma mantan pacar, mantan sahabat gak ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, untung dia pindah, jadi gua dan DX ga usah mengalami situasi ga enak di mana salah satu dapet, dan satu lagi ga dapet...

      Delete
  8. kayaknya gue ada di 2% itu :)

    cinta emang absurd ga bisa tebak-tebak buah manggis. Tapi pesen gue jangan sampai endingnya lo sama DX malah jadian, kan malah repot :P

    bagi gue, temen itu ga lebih dari pecundang kalau berkoalisi tentang cinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. DX itu...cowo...baca baek2 deh...

      Delete
    2. jd lo jadian sama si DX kep......?? O_O ngahahahahhahahak xD





      visit my reviews on mignon-cerise.blogspot.com :)

      Delete
  9. itu cinlok! -->mungkin
    salam kenal sob... :)

    ReplyDelete
  10. Betul (^,^)b

    sahabat yang baik harus saling menghargai kecuali untuk cinta yang sama no way hehe ... :D

    ReplyDelete
  11. hmm mantan sahabat kayakny ada deh, aku punya mantan sahabat tp bukan karena cowok tapi karena penghianatan yg sangat mendalam -_-
    tapi aku sih berharap ga akan ada mantan sahabat lagi, jaga terus persahabatannya kak :)

    ReplyDelete
  12. cainta banget dah dgn para sahabatku. keren mereka. :)

    ReplyDelete
  13. iiii koq kaya tau yahhhh pernah denger dehhh wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. sut ah! xD yang berlalu biarkanlah berlalu ;p

      Delete
    2. yg berlalu mmg menarik buat diungkit2 yank buahahahahahak xD

      Delete
  14. sahabat lebih berarti dari pada pacar, cuma itu yg gue percaya bang :) misalnya kalo gue disuru milih pacar atau sahabat, gue milih sahabat

    ReplyDelete
  15. pacar bisa gonta ganti tapi sahabat selalu di hati

    ReplyDelete
  16. cowok bertemen akrab sama cowok = best friend, sahabat, brotherhood, bloggerhood (apapun lah istilahnya ko :D. Ok, masak mau jadi MAHO (manusia Homo)?

    cowok bertemen akrab sama cewek = sahabat atau friendzone koh? terus bedanya apa?
    *pertanyaan newbie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung umurnya, kalo udah 18 tahun ke atas biasanya sulit bagi cowo cewe untuk bisa berteman tanpa ada perasaan yg terlibat di antaranya...

      Delete
    2. wah bung kep perlu bagi-bagi pengalaman "dari temen jadi demen" tuh... Hehehe~
      inget sebutan u di GI dulu, Kep... aka Dr. Love
      ciee ciee wkwkwk xD

      Delete
  17. Hidup emang unik banget yah..
    Tuhan itu Maha Merencanakan,
    tulisannya bagus, flow.. ^^b

    ReplyDelete
  18. sering banget kejadian kaya gini.
    ayng serunya kalo anattara cewek cewek memperebutkan cowok.

    sampe jambak-jambakan di Mall

    ReplyDelete
  19. Hi there,
    Can copy & paste your last paragraph?
    "In life, God....."

    Thanks,

    ReplyDelete
  20. walaupun gue masih kelas 9 , gue pernah ngalamin itu.. walaupun akhirnya sahabat gue yang jadian sama cowok inceran gue tapi gue sangat bersyukur karna ternyata cowok itu emang ga cocok buat gue dan bahkan buat sahabat gue (mereka udah putus) dari itu, kami mengambil hikmah yang sangat melimpah :D

    cuman emang kalau udah suka/sayang/cinta , susah menentukan jalan yang benar / salah :(

    ReplyDelete
  21. sahabat lebih seriang berbagi dari pada pacar lho...pacar lebih sering menuntut kehadiran kita tapi sahabat doanya saja yang hadir udah cukup membahagiakan ..... mantap mas bro salam kenal ane blogger baru yang masih harus belajar dari para senior

    ReplyDelete
  22. ini memang selalu jadi permasalahan di setiap kalangan remaja , bahkan di kalangan org dewasa juga masih sering terjadi .
    pilihan yg sulit memang dlm memilih antara cinta dan persahabatan :)

    ReplyDelete
  23. wah bused dah... langsung inget itu nick...
    Bisa-bisanya dijadiin alias itu DX-******* ckck ;p
    kasus LU BECANDA belum dijabarin ye? xD

    ReplyDelete
  24. wah, judulnya uda bikin galau setengah mampus XD

    ReplyDelete
  25. the most valuable posting i've just read today, meaningfull ka, and thats true persahabatan itu ga selalu berjalan dg baik pasti ada saat gondok-gondoknya ya..

    ReplyDelete
  26. Sebenernya persahabatan juga pakai cinta. Mungkin "cinta" yang lebih universal. Jadi ingat dulu ada berbagai macam "cinta". Cinta antara orang tua dan anak, cinta antara sahabat, apa lagi ya

    ReplyDelete
  27. Cinta memang bisa menyatukan segalanya termasuk persahabatan tapi juga membunuh persahabatan, waw.. Salut bisa bersaing secara sehat,, :D

    ReplyDelete
  28. kadang persahabatan itu memerlukan pengorbanan cinta untuk menjagannya. nice posting dan salam persahabatan blogger. ditunggu kunjungan baliknya di blogonol

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe