Guide to Stay Safe in China

23:30:00


Sebelom pergi ke luar negeri, ada baiknya kita mengenal dulu kondisi dan situasi negara tersebut. Di China, ga jauh berbeda dari negara2 lainnya, ada orang baik dan orang jahat. Ada tukang copet, ada tukang hipnotis, ada perampok, ada pembunuh, pemerkosa, penipu, dan lain sebagainya. Jadi gua sengaja tulis artikel ini, buat membuka wawasan temen2 yg mungkin ada rencana traveling, sekolah, atau kerja ke China. Kalo ada tips tambahan dari mereka2 yg pernah pergi ke China juga silakan tulis di kotak komentar di bawah artikel ini, nanti gua masukin ke dalam artikelnya berikut nama kalian sebagai kontributornya.

Semoga berguna! Stay safe, guys!


Di China yg namanya kota besar tuh jauh lebih ga aman daripada kota kecil. 
Mengapa? Karena di kota besar, kebanyakan penduduknya tuh bukan penduduk lokal (本地人), tapi migrant worker alias pendatang luar (外地人) yg datang ke kota dari desa untuk mencari nafkah. Karena penduduk di China jumlahnya TUJUH KALI LIPAT di Indonesia, makanya cari kerja juga ga gampang, apalagi buat mereka2 yg datang dari desa dan kurang berpendidikan. Jadinya, berdasarkan pengalaman gua, yg namanya kota besar tuh justru lebih ga aman daripada kota kecil.

Berikut ini data kota2/daerah2 yg tingkat kriminalnya paling tinggi di China, berdasarkan data dari Sina Weibo tahun 2013:

Klik untuk memperbesar

Guangzhou
Kota yg persentase migrant workernya paling tinggi di China. Ga aneh kalo tingkat kriminalnya juga tinggi. Pembunuhan, penculikan, copet, drugs, human trafficking, pemerasan, semua ada lengkap. Hati2 sama anak kecil yg ngemis di jalan. Kalo dia udah meluk kaki lu, ga akan dilepasin sampe lu ngasih duit.

Shenzhen
Kota yg persentase migrant workernya kedua tertinggi di China. Sama kayak Guangzhou.

Shanghai
Shanghai tuh kota yg tingkat ekonominya no 1 paling maju di China, begitu juga kesenjangan sosialnya. Dan di Shanghai, selain orang China, juga ada orang dari mancanegara, jadi bentuk kejahatannya juga lebih bervariasi : prostitusi, copet, tukang hipnotis, drugs, tabrak lari, pelecehan seksual, dll.

Wuhan
Salah satu kota terpadat di China. Jadi jangan aneh kalo tingkat kejahatannya juga tinggi. Pemerasan sering terjadi dengan aneka ragam cara, di taxi maupun dari tukang topeng monyet sekalipun.

Nanjing
Salah satu kota terdapat di China, ketumpahan populasi dari Shanghai, jadi ya mirip2 di Shanghai bentuk kejahatannya.

Chongqing & Changsha
Orang2 di dua kota ini terkenal sangat temperamental, mungkin karena kebanyakan makan pedes kali ya?

Beijing
Beijing, sebagai ibukota, relatif lebih aman daripada kota2 besar lainnya, tapi tetep aja yg namanya copet, penipuan, pemerasan tuh banyak terjadi di sini, dengan aneka ragam cara. Kata temen China gua, di Beijing tuh penjahatnya lebih pinter, mereka pake otak, ga pake kekerasan. Orang2 lokalnya juga lumayan temperamental, gampang marah, suka berantem, tapi jarang sampe bunuh-bunuhan sih karena orang2nya relatif lebih terpelajar...

Selain kota2 di atas, temen2 China gua sih sering ngingetin gua untuk hati2 kalo pergi ke daerah Xinjiang. Provinsi ini adalah salah satu provinsi paling miskin di China, jadi menurut orang China lokal sih kebanyakan kriminal dari China tuh asalnya dari sini...katanya sih. Gua belom pernah ke sini, jadi belom bisa kasih laporan lengkap dari TKP nya.

Provinsi Guangxi dan Yunnan juga terkenal akan masalah narkobanya karena kedua provinsi ini berbatasan langsung dengan Vietnam dan Laos, dua negara pengedar narkotika terbesar di dunia.

Tapi, overall, China tuh lebih aman daripada negara2 lain di Arab, Eropa, dan Amerika karena :
- Di China, penduduk dilarang keras memiliki senjata api. Jadi kebanyakan penjahatnya tuh masih pake golok, bukan pistol.
- China menerapkan hukuman mati bagi para pembunuh, pemerkosa, pengedar narkoba, dan koruptor. Jadi rakyatnya takut sama hukum (beda sama Indonesia, selama ada duit, hukum bisa dijungkir balikin)
- Orang China ga punya agama, tapi mereka menjunjung tinggi yg namanya nama baik dan percaya sama yg namanya karma. Tapi ya tentunya hal ini ga berlaku sama mereka yg udah kepepet butuh duit ya.


So, gimana caranya stay safe di China?

1. Jangan pernah jalan-jalan sendirian. Kalo di kampus doank sih gpp, tapi kalo ke tempat umum, beda ceritanya. Karena yg namanya penjahat, di negara manapun, selalu mencari target yg keliatan "MUDAH". Kalo lu perempuan, sendirian, abis shopping lagi kelimpungan bawa banyak barang, gampang banget dicopetnya. Ngerti kan maksud gua? Tukang hipnotis juga selalu mengincar target yg sendirian.

2. Stay low profile, jangan menarik perhatian. Jangan pake terlalu banyak perhiasan, accessories, atau benda2 bermerk kalo pergi ke tempat2 umum. Berpenampilan lah sesimpel mungkin, yg tidak menarik perhatian dan tidak menunjukkan bahwa kalian adalah turis. Jangan ngomong pake bahasa non Mandarin keras2 di tempat umum atau kendaraan umum.

3. Hati2 sama barang bawaan. Apalagi kalo di pasar, di tengah kerumunan atau bus/kereta/subway yg padat orangnya, selalu posisikan tas/backpack di DEPAN, bukan di belakang. Kalo perlu, gembok resletingnya pake gembok kecil. Jangan taruh HP/dompet di saku jaket/celana yg kelihatan longgar. Jangan gunakan HP (apalagi kalo HP nya terlihat MAHAL) di tempat umum karena itu akan memancing penjahat untuk mentarget kamu.

4. Jangan sembarangan berteman sama orang asing. Apalagi kalo orang itu tau bahwa lu adalah orang asing. Jangan mau diajak ke bar/nightclub/karaoke atau ke tempat2 asing dengan orang yg baru lu kenal, apalagi sampe mabok2an. Jangan sembarangan terima minuman pemberian orang asing, karena di dalamnya mungkin ada obat bius. Sama aja kayak di Indo, kalo mau selamat, jangan bego. Gampang kan?

5. Jangan cari jalan pintas. Nyewa taksi ilegal, beli tiket dari calo, semua itu sumber masalah.

6. Hati2 sama uang palsu. Kalo lagi bayar belanjaan, terutama kalo lu bayarnya pake pecahan 50 atau 100 kuai, pasang mata dan perhatikan baik2. Salah satu bentuk penipuan yg sering terjadi di tempat wisata adalah sang penjual diam2 menukar uang lu dengan uang palsu, lalu mengembalikan uang pemberian lu dengan alesan bahwa uang yg lu kasih ke dia adalah uang palsu.

7. Hati2 saat menggunakan listrik dan api di China, terutama kalo kalian tinggal di hostel murah atau asrama. Satu stop kontak jangan dipake oleh dua barang yg tegangannya tinggi karena bisa dengan mudah korsleting dan menyebabkan kebakaran. Kulkas sama heater misalnya, ga boleh disatuin.

8. Pastikan barang2 di kamar/asrama tersimpan aman dan rapi sebelum pergi ke luar. Kunci barang2 berharga di dalam koper, kalo perlu simpan di safety box (resepsionis biasanya menyediakan). Walaupun cuma pergi beberapa saat, jangan lupa kunci pintu kamar/asrama. Kalo gua sih biasanya tiap mau kuliah, laptop kamera dll selalu gua masukin lemari dan gua kunci + gembok. Lebih baik repot sedikit daripada menyesal kemudian. Better be safe than sorry.

9. Jangan pergi ke sembarang bar atau nightclub. Namanya orang China, apalagi kalo udah mabok, suka cari masalah. Jangan berjudi, jangan sembarangan "jajan" ke Red Light District (tempat prostitusi), jangan pake drugs/narkoba, karena selain bahaya penyakit menular, tempat2 seperti itu biasanya diorganisir sama jaringan mafia.

10. Hati2 kalo nyebrang jalan, karena pengemudi2 di sini jarang mau menghentikan mobilnya kalo ada orang yg nyebrang jalan. Usahakan nyebrang di tempat penyebrangan yg ada lampu merahnya, dan sembarangan nyebrang kayak ayam seperti di Indonesia.

11. Jangan jajan sembarangan. GA SEMUA makanan di China menggunakan minyak atau bahan2 beracun seperti yg sering kita lihat di Internet, tapi ya tentunya kita sendiri harus hati2. Kalo jajan di pasar, carilah kios yg banyak pembelinya. Biasanya kios yg udah punya nama atau pelanggan tetap tuh jauh lebih terpercaya dari kios paling murah, sepi, dan letaknya di pojokan. Kalo beli barang, perhatikan baik2 tanggal kadaluarsanya.



12. Hati2 kalo belanja barang karena di China banyak banget beredar barang palsu. Kecuali kepepet, mending jangan beli barang elektronik seperti handphone, external HD, USB, dll di China, kecuali di toko2 resmi yg udah punya nama. Hati2 juga kalo mau beli teh, lukisan, atau barang2 kesenian lainnya. Mending bawa temen orang Chinese atau orang yg mengerti nilai benda2 tersebut. Pinter2 nawar deh pokoknya, kalo nawar coba mulai dari 10-30% harga yg ditawarin penjualnya.

HD external palsu...isinya USB sama pemberat


Dan lain sebagainya... Berpikir dulu sebelum bertindak pokoknya.

Sebenernya kalo diperhatiin, tips2 yg gua tulis di atas tuh sama aja kayak tips2 jaga diri di Indonesia dan negara2 lain. So, be smart, tapi ga perlu takut. Gua 2 tahun di China sering traveling ke sana-sini dan ga pernah kecurian, kehilangan barang, atau kecelakaan kok. Selama kitanya berhati2, ga masalah. Ada masalah? Telp 110.

Satu hal terakhir yg perlu diperhatikan soal China...
Orang China tuh CUEK dan GA PEDULI sama orang laen, terutama kalo di kota2 besar seperti Shanghai, Guangzhou, dll. Jadi kalo kalian kecopetan, jangan harap ada orang yg bantuin ngejar kayak di Indo. Kalo ada orang diem2 buka resleting tas kalian, jangan harap orang di belakang bakal ngasih tau kalian. Kalo kalian kecelakaan, jangan harap orang di pinggir jalan ada yg nolongin. Kalopun kalian bersimbah darah di tengah jalan, kalian bakal diantepin sampe polisi atau paramedis dateng. Ini salah satu hal yg paling gua benci dari China.

Tapi tentunya hal ini juga bukan tanpa alasan. Semua ini bermula dari tahun 2010 silam di Nanjing. Ada kejadian di mana seorang nenek jatuh sewaktu turun dari bus. Ada seorang pemuda baik hati yg nolongin dia, bawa dia ke rumah sakit, bahkan bayarin biaya pengobatannya. Tapi kemudian apa yg terjadi? Si nenek malah menuduh di pemuda ini ngedorong dia sehingga jatuh dari bus dan menuntut si pemuda ini ke pengadilan.

Sumber : http://www.bloomberg.com/news/2011-09-08/in-china-don-t-dare-help-the-elderly-adam-minter.html

Kejadian kedua terjadi di awal tahun 2013. Ada seorang ibu hamil yg tampak kesulitan berjalan di bus. Hal ini membuat hati seorang wanita muda tergerak dan kemudian wanita ini menawarkan untuk mengantar sang ibu hamil sampai ke rumahnya. Sampai di rumahnya, ternyata si wanita dijebak oleh si ibu hamil. Ia dibius, diperkosa sama suami sang ibu hamil ini, kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang ke sungai. Hal ini kemudian terungkap oleh polisi China dan ternyata si ibu hamil ini memang sengaja mencari wanita muda untuk jadi alat pelampiasan nafsu suaminya yg "kebelet" pengen ML tapi ga bisa ML sama dia karena dia lagi hamil.

Sumber : http://www.chinasmack.com/2013/stories/pregnant-wife-cons-young-girl-for-husbands-sexual-needs.html

Ga cuma dua kejadian ini, masih banyak kasus2 lain yg menimbulkan perubahan sosial di dalam masyarakat China dan membuat orang menjadi tidak peduli terhadap orang lain. Akibat kejadian itu, orang2 China jadi takut kalo mau nolongin orang laen, takutnya kena tipu, takutnya malah diri sendiri kena masalah.

Ironis banget ya? Tapi tentunya kejadian2 ini ga cuma terjadi di China, tapi di seluruh dunia, bahkan di Indonesia sekalipun. Papa gua pernah bantuin temennya jual emas, maksud baek, untuk nolongin temennya yg lagi susah, eh taunya malah ditipu. Mama gua pernah bisnis sama orang dan karena sama temen sendiri, bisnisnya ga pake kontrak2an, berdasarkan persahabatan dan rasa saling percaya aja. Eh taunya orangnya kabur, ga mau bayar, malah jadinya mama gua yg harus ganti rugi ke pabrik produksi barangnya. Gua sendiri pernah dua kali ditipu dan dibackstab sama dua orang yg gua anggap sebagai sahabat baik.

Terus apakah hal itu membuat kita menjadi enggan untuk percaya dan membantu orang lain? Well, ga tau ya...kapok sih ngga, tapi membuat kita jadi lebih berhati2 sama orang lain.

Jadi sebenernya, di negara mana pun, selalu aja ada yg namanya orang jahat dan orang baik. Ga di China, ga di Indonesia, semua punya kelebihan dan kekurangannya masing2. Tapi intinya, kalo kita berada di negeri orang dan kita ga paham sama situasi dan kondisi masyarakatnya, ga tau modus operasi penjahatnya, ada baiknya kalo kita lebih ekstra hati2 terhadap diri sendiri dan barang bawaan.

Ada pertanyaan, saran, atau kritik? Silakan tulis di kotak komentar di bawah artikel ini

Be smart, be safe, enjoy life. Hidup di China tuh seru banget sebenernya, selama lu bisa liat sisi positifnya =)

Setiap hari selalu penuh senyuman...

You Might Also Like

24 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. omaigat serem ye ko mau nolong orang kita malah ditodong.
    ternyata gitu toh alesannya orang china sono kalo di berita suka cuek bener padahal orang ditabrak lah kagak ada yang dibawa ke rumah sakit, gua lebih suka di indo, kalo soal beginian karena kemungkinan orang yang nolong elu lebi banyak dibanding lu kenapa-napa di china. T3T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Indo juga gua pernah denger soal orang yg meninggal karena tabrakan, terus barang2nya kayak dompet, HP, dll diambilin sama penduduk sekitar waktu mindahin mayatnya ke pinggir jalan. Namanya orang udah kepepet, apa aja dilakuin, hal biadab sekalipun...

      Delete
  2. contoh yg baek aja dr china, yg jelek gak usah... nice info :)

    ReplyDelete
  3. ehem ngeri juga baca cerita penutupnya. iya kak, ironis, serba salah. coba ada detektor kebohongan ya. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Indo juga makin sini makin banyak tukang tipu. Gua sering nemu orang yg minta2 di jalan, bilangnya dari luar kota terus kena copet. Pernah sekali waktu gua tolongin, taunya beberapa minggu kemudian gua liat orang itu kembali mangkal di tempat laen. Maksudnya baek mau nolongin, taunya malah kena tipu. Brengsek.

      Delete
    2. menurut gw jangan kapok berbuat baik ,toh dapat pahala hehe

      Delete
    3. berbuat baik juga harus pintar bro,kadang baik dan bodoh beda2 tipis..

      Delete
  4. Ternyata bener dugaan gue, Shanghai emang (bisa dibilang) pusat perekonomian di China. Hehehe...

    Anyway, ternyata pengemis di China lebih parah daari di indonesia maksanya.... Ckckckck..

    ReplyDelete
  5. ya aku pernah dengar kasus china yg itu. tega ya mereka. dgn kasus itu, orang china jd enggan mo nolongin sesama. bukan apa2, kasian aja sm orang yg emang benar2 mo minta pertolongan. nggak ngerti sama orang yg dgn entengnya mau jahatin orang :(

    eh bole tanya. di china EXO terkenal gak sih? XD (EXO itu boyband asal korea. ada 4 orang yg berasal dari china. namanya EXO-M)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya orang kalo udah kepepet, apa aja tega dilakuin. Ga usah ngomongin China, di Indonesia juga banyak kejahatan2 sadis kan? Emang manusia tuh egois, demi diri sendiri apa aja rela dilakuin.

      EXO, gua jujur belom pernah denger ya...

      Delete
  6. bonyok g sering ke china, tiap denger cerita mereka, walo photo na cakep2 disana, tapi tetep g kok ga pengen ke china yah? tapi klo di kasih duit dan tiket gratis g pergi sih! cuma klo ada duit dan bisa milih, kok g ogah yah! apa lagi setelah baca postingannya keven huhuhuhu~, tapi klo ada keven disana yang bisa jadi body guard, pitshu mikir lagi untuk bisa ke china wakakaka ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap negara punya bahayanya masing2, dan gua cerita di blog maksudnya bukan nakut2in, tapi ngebuka mata temen2 tentang apa aja yg perlu diperhatikan di China. Soalnya kemaren2 ini temen gua pernah ada yg ke Shanghai, kena hipnotis, dan barangnya hilang semua sampe kelimpungan. Jadi lebih baik berjaga2 daripada menyesal kemudian, bener ga?

      Traveling di China asik banget, setiap tempat 100% beda segala sesuatunya. Traveling di dalam satu negara tuh bagaikan traveling ke beda negara, murah lagi biayanya. So why not? =)

      Delete
  7. halo keven, salam kenal. namaku ida dari jogja. minggu depan aku dan suami rencana mau berangkat ke nanning guangxi china. suami mau ngajar di guangxi university for nationalities. baca postingan ini rada was2 juga. emang bener guangxi tmpat lalu lintas narkoba? wah serem juga nih. btw, nanya soal penggunaan HP yang di bawa dari indonesia, apa tetap bisa di pakai di china? katanya harus ganti kartu telepon sana ya? HP low end atau HP high end mana yang lebih bisa bertahan di sana? terus biar tetap bisa internet, baiknya beli paket internet ato bgm? makasih sarannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan takut, selama kalian ga ke night club, mabok2an dan lain sebagainya, ga akan ketemu narkoba lah. Sama aja kayak di Indo logikanya. Ga akan kena AIDS kalo ga pernah "jajan" sembarangan atau pake jarum suntik bekas orang lain.

      Di sini ya jelas harus ganti kartu telepon pake nomer sini. HP bagus atau HP jadul ga masalah, tapi ya HP jadul mana bisa internetan? Usahain jangan bawa BB karena selaen di Indo, negara laen jarang yg pake BB. Tar pas beli kartu telp di sini tanya2 lagi aja soal Internetnya. Beda kartu, beda harga, beda paket, sama aja kayak di Indo.

      Delete
  8. Oh, ternyata ini alasannya kenapa orang china itu cuek banget. Gue pernah tuh melihat kejadian tabrak lari di china via youtube. Tapi, gak ada satu orang pun yang mau menolongnya. Ternyata, ada tingkat kewaspadaan yang tinggi pada masyarakat di China. Thanks, om kepen! Ini nambah wawasan banget. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Di dunia ini banyak orang yg dapat dengan mudah mengkritik hal yg buruk, tapi hanya sedikit orang yg mau berpikir dan menyadari bahwa di balik setiap hal buruk itu ada penyebabnya...

      Delete
  9. Ternyata china nggak jauh beda dengan indonesia, tapi apapun yang terjadi di indonesia inilah indonesia. Gue tetap indonesia banget, anggap aja penipuan di indonesia adalah sebuah warisan budaya yang harus di sahkan oleh UNESCO ha ha ha...
    mantap pak pen..

    ReplyDelete
  10. Waduuhh.. jadi rada mengerikan ya china haha.. agak ekspert. agak ekstrim kalo kesana. XD

    ReplyDelete
  11. Ven , klo Nanning masih di province Guangxi ya? jauh ga dari Guillin? Critain dong kotanya spt apa... tks hehehee...
    missing memories in SHJZ :D

    ReplyDelete
  12. saya pernah belajar bahasa 1 tahun di guangzhou,poin 6 tentang uang palsu temen saya pernah kena nih,kejadiannya waktu dia naik taxi sendirian malam2 duduk di belakang mau balik ke asrama,pas sudah sampai dia kasih uang 100 kuai,tapi dibalikin sama sopir taxi nya dibilang uang palsu,sampai 4x bayar semua dituker uang palsu,secara taxi di china semua kan ada pembatas kursi depan dan belakang semacam kerangkeng besi gitu,mungkin temen saya susah buat liatnya,tips dari saya sebisa mungkin kalo naik taxi di china duduk di depan kalo sendirian,kalo bareng temen yang turun pisah,yg turun belakangan duduk di depan,kalo lagi bayar jangan lepas pandangan dari sopir taxi..semoga bermanfaat..

    ReplyDelete
  13. Tapi kalau udah terbiasa sama keadaan disana sih menurut gue bakal biasa aja hahaha, kebetulan dan alhamdulillahnya gue belum pernah ditodong kalau nolong orang disana -_- hahah

    ReplyDelete
  14. Bagus banget sajian informasinya maupun sharing atau pertanyaan juga komentar teman-teman sekalian. Saya dari Surabaya. Pernah sekolah di Guang Zhou. Bersyukur kepada Tuhan, tak pernah mengalami hal-hal yang parah selama tinggal di sana. Cuman, dulu ada kenangan yang cukup menyebalkan: naik ojek buru-buru telat masuk kelas gara-gara bus yang saya tumpangi mogok, enggak nawar langsung deal, eh malah dikerjain sama si "abang" ojek. Ditengah jalan (baru 100 meter), dia menghentikan motornya dan berkata: tempat tujuan saya tersebut jauh banget kalo tidak mau tambah ongkos (kira-kira: 50% dari deal awal) silahkan turun dan bayar 5 Yuan. Sempat terjadi adu mulut sejenak. Tapi berhubung saya ingat sedang ada di negri orang maka saya putuskaan mengalah. Tak berselang berapa lama eh bus mogok tadi lewat lagi dan terpaksa walau malu harus naik juga karena jam pelajaran akan segera dimulai.

    Jadi guys, please, nawar-nawar dulu. Mereka suka ribet berbasa basi dan terbukti tak tahu berterima kasih. Ada penumpang dermawan malah dikerjain.

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe