Belajar Positif Dalam Berkarya

13:48:00



Banyak orang yg tidak menyadari betapa beruntungnya kita hidup di negara yg membolehkan rakyatnya bebas berekspresi seperti di Indonesia. Di Indonesia kita bisa bebas berpendapat dan berkarya di social media. Selama tidak ada yg tersinggung dan melaporkan ke polisi, kita bisa bebas berkicau mengenai hal apapun, baik yg bernada positif maupun negatif.

Tapi sayangnya, kayaknya banyak orang yg lupa bahwa yg namanya kebebasan itu selalu datang beriringan dengan tanggung jawab. Buktinya, lihat saja social media kita yg kini penuh dengan berita-berita hoax, isu-isu menyesatkan, dan akun-akun penyebar kebencian terhadap golongan atau agama tertentu.

Bersyukurlah karena kalian hidup di Indonesia. Saat ini hukum di Indonesia belum bisa mencakup ranah digital secara keseluruhan, tapi di negara-negara maju seperti China, para pelaku di atas bisa dijerat dengan hukum pidana yg serius. Kalo kalian ngomel-ngomel soal isu sensitif di social media, keesokan harinya kalian bisa langsung diciduk ke kantor polisi.

Akhir-akhir ini social media juga sedang dihebohkan oleh sebuah video musik yg diupload oleh sekelompok Youtubers. Konon katanya video musik ini mengandung konten negatif yg dapat merusak moral generasi muda dan anak-anak kita. Tapi ironisnya, meskipun banyak orang dan media massa yg menganggap bahwa konten videonya negatif, pihak-pihak ini secara tidak langsung malah semakin gencar membantu mengekspos dan menyebarluaskan video ini melalui social media dan juga situs berita mereka. Lucu ya? Katanya gak baik untuk generasi muda, kok malah dishare dan diposting di blog?

Terlepas dari setuju atau tidak setujunya gua terhadap konten video musik tersebut, melalui tulisan singkat ini, gua mau mengetuk hati nurani teman-teman pembaca semuanya, terutama teman-teman yg punya jiwa kreatif dan senang berkarya : Kreativitas itu adalah kekuatan besar yg dapat menggerakkan suatu bangsa, kenapa tidak kalian gunakan untuk hal-hal yg positif? 


Kalian tentunya sudah tidak asing dengan nama Jack Ma kan? Sang pendiri Alibaba Company ini adalah salah satu contoh seseorang yg menggunakan kreativitasnya untuk kemajuan bangsanya.

Kalian pernah denger Taobao ga? Taobao itu adalah sebuah online shop raksasa di China yg berada di bawah naungan Alibaba Company. Semenjak Taobao membuka servicenya bagi masyarakat umum di tahun 2008, tingkat kesejahteraan rakyat di China meningkat dengan pesat. Transaksi jual beli menjadi semakin mudah karena kalian bisa membeli barang apapun yg kalian butuhkan dari rumah. Pembayaran juga bisa dilakukan dengan mudah melalui smartphone, ga perlu pergi ke ATM segala. Simpel kan?

Taobao.com

Kesuksesan Taobao juga mendorong perkembangan berbagai sektor industri lainnya, seperti perusahaan jasa pengiriman barang, usaha ekspor impor, dan juga industri pengembang aplikasi-aplikasi smartphone di China. China saat ini adalah salah satu negara dengan sistem antar-kirim barang tercepat dan terbaik di dunia. Sistem jasa kurir seperti GoJek, GoFood, dan GoSend di Indonesia, sudah ada di China sejak 8 tahun yg lalu. Bahkan temen gua yg di Shanghai cerita, sekarang udah ada perusahaan yg mengantarkan barang kepada customernya menggunakan Drone.

Nganterin barang pake Drone? Kenapa tidak? Wkwkwk

Selain Taobao, salah satu inovasi Jack Ma lainnya adalah Alipay. Sekarang kalo kalian hidup di China, kalian keluar rumah udah ga usah bawa-bawa dompet. Mau bayar apapun, cukup pake Alipay. Tinggal scan barcodenya pake HP, udah deh otomatis bayarannya akan terpotong dari account bank yg kita hubungkan ke Alipay. Praktis kan? Ga cuma ke toko-toko besar atau mall, beli gorengan di gerobak pinggir jalan aja bisa bayar pake Alipay. Seriusan. Gua pernah hidup di China selama 4 tahun dan gua bisa jamin semua yg gua tulis ini bukan cuma mengada-ada.

Beli gorengan? Tinggal scan barcodenya...

Apalagi semenjak tahun 2013, Alipay sudah berintegrasi dengan aneka ragam aplikasi lainnya seperti Didi Taxi (semacem Gojek/Uber/Grab di China), Qunar, Ctrip (semacam Traveloka), dan lain sebagainya. Mau pesen tiket pesawat? Tinggal pake Alipay. Mau beli tiket bioskop? Tinggal pake Alipay. Mau booking restoran? Tinggal pake Alipay. Bahkan mau menyumbang uang ke panti asuhan atau palang merah juga bisa pake Alipay. Asik kan?

Tampilan Alipay China

Tahun gua denger, semenjak tahun lalu, Taobao dan Alipay sudah membuka cabang internasional lho, Mungkin tinggal tunggu waktu sampai orang di seluruh dunia bisa merasakan kemudahan seperti yg gua rasakan sewaktu tinggal di China hehehe.

(Bahkan terakhir kali gua ngerayain Imlek di China, Alipay juga udah menciptakan yg namanya "Angpao Virtual". Seperti apa sih Angpao Virtual itu? Kapan-kapan gua ceritain deh ya di blog wkwkwk)

Bulan Juni yg lalu, bulan terakhir gua di China, gua pernah nonton sebuah acara interview yg dihadiri oleh Jack Ma. Saat ditanya oleh presenter, apa sih yg menjadi motivasi dia untuk mendirikan Taobao dan juga Alipay? Jack Ma kurang lebih bilang begini, ini gua terjemahin secara bebas aja ya :

"Alasan saya mendirikan Taobao dan Alipay adalah karena saya ingin memberikan kemudahan berbisnis bagi rakyat China. Populasi rakyat China ada 1,3 Biliun, banyak banget, pemerintah China gak akan sangkut mensejahterakan semuanya. 

Confucius pernah berkata : Jangan berikan ikan kepada saudaramu yg kelaparan. Berikan ia seekor ikan, dan Anda hanya memberi ia makan untuk satu hari. Tetapi ajarkanlah ia untuk untuk menangkap ikan, dan seumur hidup ia tidak akan pernah kelaparan lagi.

Saya ingin membantu bangsa saya. Saya ingin membuat mereka semua jadi mandiri, menjadi pintar, menjadi seorang pengusaha. Karena itu, melalui karya saya, saya ingin memberikan mereka kemudahan dalam membuka usaha dan melakukan transaksi jual-beli."

Jadi, itulah Jack Ma. Dari sebuah kreativitas, yg disertai dengan niat yg mulia, lahirlah sebuah karya yg luar biasa, sebuah inovasi yg mampu menggerakkan dunia.

Pet War, salah satu board game hasil kreativitas generasi muda Indonesia

Apakah Indonesia punya orang-orang seperti Jack Ma? Oh tentu saja, negara kita punya banyak sekali anak-anak muda brilian yg punya kreativitas yg luar biasa. Ga usah jauh-jauh, lewat Instagram, Youtube, dan bahkan Bigo Live, kalian bisa lihat bahwa sebenarnya generasi muda kita itu kreatif banget. Sayangnya, sebagian dari mereka mungkin masih sibuk ngegalau soal cinta, masih sibuk ngerap ikut-ikutan gayanya gangsta-gangsta Barat, masih sibuk saling kepo dan saling menjatuhkan. Belom ada waktu untuk berpikir lebih jauh ke masa depan, belom ada waktu untuk menggunakan kreativitasnya demi memajukan bangsa dan negaranya.

Akhir kata, gua cuma mau bilang, bersyukurlah kalian tinggal di Indonesia, di negara yg memberikan kalian kebebasan untuk berekspresi dan berkarya. Gunakan kebebasan kalian secara bertanggung jawab, gunakan kreativitas kalian untuk hal-hal yg positif.

Ayo, generasi muda, kita sama-sama majukan Indonesia, berkarya demi kehidupan yg lebih baik.

Gua tutup tulisan kali ini dengan sebuah video karya Eka Gustiwana yg berisi pesan Pak Presiden Jokowi bagi kita-kita, para "pekerja kreatif" :



"Sampaikan optimisme, sampaikan yg positif, jangan hanya memikirkan diri kita sendiri"
~ Presiden Jokowi ~





You Might Also Like

48 Orang pembaca meninggalkan jejak di sini

  1. Wah aku tau sepak terjang Alibaba, tapi baru kali ini baca soal pembuatnya. Thanks for all the informations provided :D Btw, penasaran aja nih, ada alasan khusus gak ya kenapa dikasih nama Alibaba dan Alipay? Emang enak disebut dan didengar sih, tp mungkin ada alasan yang lebih dalam? Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Errr, soal itu gua juga kurang tau hahaha. Nanti coba gua baca-baca artikel di situs China ya, siapa tau ada jawabannya wkwkwk

      Delete
  2. Waah..
    Akhir-akhir ini update terus yah ko blognya.
    Jadi seneng.

    Btw,
    Gua memang dari dulu ngefans banget sama Jack Ma.
    Bagaimana dia mengembangkan hal-hal besar dengan bukan cuma mikirin diri sendiri, tapi juga mikirin kepentingan orang lain.
    Wa juga pernah baca ntah dimana,kalo perjalanan Jack Ma buat bisa sampe ke tempatnya sekarang bukan hal mudah, tapi berat banget.
    Salut deh sama beliau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ga ada jalan pintas menuju sukses. Menjadi sukses bukan suatu kewajiban, tapi untuk menjadi sukses, konsisten itu adalah kewajiban =)

      Delete
  3. Ko denger gak waktu Bapak Jokowi angkat Jack Ma jadi penasihat? :D

    Very agree, everything comes with its responsibilities. Bigger and more complex creativity is followed with even bigger and more complex problem as well. But for innovators, this problem serves as their motivations rather than their hindrance :D we need to have positive and never give up attitudes!

    Kalo bayar gorengan pake Alipay system, ini seriusan aku baru pertama kali tau. As far as I know, systems have weaknesses, tapi kalo sudah lama diimplemen dan dipake masyarakat banyak, I am sure the failure rate is under 1% (or even 0%! That is awesome)

    When these systems come to Indonesia, let's hope that it will help people improving business instead of berlaku kecurangan :) Cos you know, (most of) Indonesians mentality, we are still thinking about ourselves and the greed of money is still too much.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jokowi angkat Jack Ma jadi penasihat? Wah? Gua kok belom pernah baca ya? Hahaha

      Iya, gua juga agak ragu sih mau belanja lewat toko online di Indo, takut kena tipu sih soalnya. Kalo di China sih tenang aja, hukumnya ketat soalnya.

      Delete
  4. anjirr.. gue malah punya blog, yutub, dan sosmed cuma buat diary bukannya untuk berkarya :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg lu tulis di blog itu kan sebuah bentuk karya wkwkwk...karya yg ampuh untuk menghibur kami2 para pembacanya hehehe

      Delete
  5. Aku udah lihat tuh video yang mengatasnamakan anak muda tapi gayanya? Ampuun. Bener2 deh. Sebaiknya kreatif ditunjukkan ke karya positif ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalo kreativitas dipakai untuk hal-hal negatif, ya jadinya kayak para teroris. Hebat sih bisa bikin bom, tapi kan merugikan orang banyak. Kalo kreativitas digunakan untuk hal-hal yg positif, jadinya kayak Jack Ma, Steve Jobs, Mark Zuckerberg, Eka Gustiwana, dan Raditya Dika =)

      Delete
  6. Aku setuju banget, Indonesia itu punya banyak pemuda/i layaknya JakMa, tapi kadaang kreatifitas mereka itu sirna begitu saja karena lingkungan sekitar yang galau mulu tentang cinta.. jadi begitulah.. tapi harus tetap optimis, selama negera bebas kreatifitas, berarti kreatifitas belumbada matinya..
    Btw salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga. Iya, sayang anak muda Indonesia terlalu banyak buang energi nya untuk galau-galauan atau Swag-Swag-an...

      Delete
  7. anjir keren nih postingan sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  8. Baru pertama mampir sini dan dibuat terpana plus termotivasi~~~~

    Bener banget, segimana kelakuan kita pasti bakal ada tanggung jawab tersendiri. Berekspresi pun harus tau "diri". :)

    Ini Jack Ma aduuuuuhhhhh. Hebat banget nih orang, bener-bener inspirasi.

    Tapi aku nggak bisa ngebayangin, beli barang tinggal di-scan, pengiriman pake drone. Ini era digital makin sini makin kece, dan semakin banyak peluang kita bisa sukses dengan "kece" tentunya kudu dimanfaatin dengan baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, jaman udah semakin maju, teknologi udah semakin canggih, tapi yg gua liat sayangnya otak manusianya tidak bisa mengimbangi kemajuan jaman tersebut wkwkwk...

      Delete
  9. Yeesss keren banget video nya Eka Gustiwana. Keren banget pesannya. And yes, bahkan sebagai blogger pun kita perlu menyampaikan hal hal yang positif biar anak muda jadi punya jiwa optimis dan peduli sesama.

    Yosh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kita sebarkan The Power of Positivity! Hehehe

      Delete
  10. Wah mantep banget ya ? di China udah bisa nganterin barang pake "Drone" , kemajuan disana berkembang pesat banget ya ? wah wah wah .

    Sekarang banyak banget berita berita hoax , isu isu yang enggak jelas , dll . Sebenernya itu malah jadi masalah yang cukup rumit buat diatasi .

    Gue setuju banget nih , belajar positif dalam berkarya . Buatlah karya yang bisa bermanfaat bagi orang lain , yang bisa memberikan orang lain pengetahuan , dan mengajak nya untuk kreatif juga.

    Kalo anak jaman sekarang kadang kata kata kotor diucapin dengan enteng . Walaupun gue pernah melakukan hal yang sama , tapi itu dikarenakan mungkin gue keceplosan. Tapi , gue bener bener ngehindarin yang nama nya kata kata kotor begitu .

    Anak sekarang lebih gampang kena dampak begituan . Justru orang tua harus berperan dan tegas terhadap apa yang anak anak mereka lihat dan perilaku anak anak mereka juga harus dipantau.

    Justru kita kita ini sebagai generasi muda , harus bisa LEBIH kreatif . Karena perkembangan zaman itu cepet banget , bukan cuma modal PINTAR aja yang dibutuhkan , tapi juga KREATIF. Jangan sampai kita kalah dengan negara lain . Disana mereka banyak banget anak anak bahkan remaja seumuran kita kita ini yang udah bisa TERAMPIL dan KREATIF . Jangan sampai kita yang diberikan kebebasan dan bebas ber ekspresi kalah saing dengan mereka .

    Jangan sampai kita kalah oleh TEKNOLOGI . Karena yang menciptakan TEKNOLOGI itu otak manusia . Jangan sampai OTAK kita kalah dengan TEKNOLOGI yang udah dibuat.

    Oh ya bang , blog nya udah gue follow . Follow balik ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nice komennya. Gua suka yg panjang2 gini hehehe. Iya, kalo generasi muda Indonesia lebih bisa memfokuskan energinya untuk kemajuan bangsa, dijamin bangsa ini akan maju. Oke, udah di follow balik =)

      Delete
  11. betul ya semua haris dibuat positif keamjuan dalam teknologi bukan untuk yang negaitif dan untungnya buat kita apa? coba yang positif buat kita untung dan buat orang lain juga untung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, berbuat hal negatif dan positif sama2 butuh tenaga dan kerja keras, jadi kenapa tidak berbuat hal yg dapat membawa kebaikan buat orang lain saja?

      Delete
  12. Entah kenapa setelah membaca ini, merasa level teknologi indonesia jauh banget huf, tapi gapapa semoga lama kelamaan aku jg bisa ngerasain paketan barang dateng pake drone wkwk.
    Ngomongin soal kreatifitas, semoga semua jenis kreatifitas anak bangsa bisa diapresiasi ya. Lagi ngerasa skeptis aja. Banyak hasil penelitian anak bangsa yang tidak diapresiasi. Inget kasus dahlan iskan dan mobil listrik yang dikendarainya? Inget pak habibi yang jadi kerja di jerman?
    Banyak orang2 cerdas yang justru memilih bekerja di luar negeri gara2 karyanya di sini tdk mendapat apresiasi. Aku gatau sekarang lagi nyalahin siapa, cuma miris aja gitu. Aku ngmg gini karena sering berurusan dengan penelitian, di sini mau mengembangkan hasil penelitian itu susahnya minta ampun, dan liat orang2, berapa banyak yang mengapresiasi? Aku ngomong gini karena sering liat hasil penelitian temen2 yang susah berkembang gara2 tdk mendapat apresiasi, diremehkan. Kalo diapresiasi pun cuma sebatas dalam lomba, kalo lombanya selesai, stop. Tdk ada tindak lanjut lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gua juga kenal satu orang teman yg punya ide bikin aplikasi kayak gojek, udah dari tahun 2012. Tapi ya begitu sampe sini, idenya tidak didukung. Dia coba cari sponsor sana-sini, sponsornya cuma pengen beli ide dia untuk dikembangin sendiri, ga mau ngelibatin dia dalam pengembangannya. Jadi dia bete, terus kerja deh ke luar negeri...

      Delete
  13. Wah ternyata china gak seburuk yang orang2 katakan kalo travel kesana. jadi pengen ke china ah...

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Traveling di China seru lho, coba aja cari kisah2nya di blog saya hehe

      Delete
  14. Pembayaran pake smartphone itu aku liat di kdrama. Orang gak perlu kartu atau uang tunai untuk bayar apapun. Cukup tempelin hpnya aja. Duh segitu mudahnya.

    Jack MA pernah denger namanya tapi gak tau siapa. Duh kudetnya aku. quotenya cakep ya, bahwa tujuan utama adalah mempermudah kehidupan, bukan mengeruk uang. Hehe. Cakep.

    Dapat banyak informasi dari postingan ini. Makasih ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dapet uang itu bonusnya, tapi sebuah kreativitas yg disertai niat yg mulia, biasanya akan lebih sukses =)

      Delete
  15. Wuaaaahh. Keren banget di China. Selama bacain aku bilang "wow" mulu. Indonesia ketinggalan bgt ya ._.

    Ah iya bener, kak. Orang Indonesia tuh kreatif kreatif bgt. Tapi yagitu.. Masih banyak yang gunain kreativitasnya ke hal negatif.
    Semoga aku bisa pake kreativitasku untuk hal positif. Aamiin :"

    Jack Ma... Inspiratif banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalo generasi mudanya bisa menggunakan energi dan kreativitasnya demi kemajuan yg positif, dijamin Indonesia gak akan kalah dari China hehehe

      Delete
  16. Widih..nganterin barang pake drone...luar biasa di China ya.. Di negara2 maju barat aja kayaknya ga segitunya.
    Tapi setuju deh..bangsa Indonesia harus lebih kreatif manfaatin teknologi (internet) jangan cuma buat sebar hoax dan curhat galau doang.. Thanks info2nya yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, semoga generasi muda Indonesia bisa belajar menggunakan energi dan kreativitasnya demi kemajuan yg positif ya =)

      Delete
  17. Alamaaakkk... itu kayaknya hidup saya serba enak kali ya kalau gitu. Apalagi yang beli gorengan tinggal scan barcode, sama antar barang pakai drone...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, mau beli gorengan, tinggal scan pake hape, tut, masukin pin, beres deh transaksinya. Simpel kan?

      Delete
  18. Edan ya udah semaju itu di luar negeri, sementara di indonesia sibuk sama urusan gak penting dan bisa di adu domba segala.

    Ngantar pake drone wkwk. Gokil.

    Soal quotes dari jack ma yang ikan itu kayaknya pernah baca, tapi contohnya bukan ikan. Intinya sih sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Indonesia masih sibuk ngurusin celana panjangnya Jessica hilang ke mana...sementara negara lain udah maju jauh entah ke mana wkwk

      Delete
  19. Wah negara China emang udah berkempang pesat sejak lama ya dibanding Indonesia, keren aja gitu, bli gorengan aja, pake barcode hahaha.. apalagi udah make drone gitu, udah kayak di video game bang, gue mah cuma bisa kagum.

    Ngomongin masalah kreatifitas, bener banget sih, sebenrnya anak-anak generasi di Indonesia ini banyak banget kreatifitasnya, tapi ya gitu, belum pernah ada kepikiran kreatifitas itu dibuat untuk bangsa dan negaranya sendiri.

    Entah kenapa setiap gue mampir dan bw di blog ini, pasti gue selalu dapet point penting yang bisa dipelajarin. Thx bang, berkarya terus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya yg harus berterima kasih karena kamu udah meluangkan waktu untuk mampir, baca, dan komen di sini. Terima kasih ya =)

      Delete
  20. Di Indonesia sendiri masih dalam proses berkembang, emang orang orang cina banyak yang cerdas.

    Tapi itu yang nganter makek drown, kalau ada di Negeri ini pasti nggak balik. :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dronenya dicuri, dipretelin, terus besoknya onderdilnya dijual di kaki lima tanah abang ya wkwkwk

      Delete
  21. jack ma inspiratif banget :D
    semoga kedepannya makin banyak anak muda kreatif indonesia yang bisa seperti jack ma, atau lebih dari itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, Indonesia mampu kok, cuma masalahnya...mau gak?

      Delete
  22. Intinya disini, bagaimana kita memunculkan kreatifitas kita, tentunya hal yang positif, untuk kemajuan bangsa. Gue rasa kebanyakan Youtubers-Youtubers sekarang malah asal membuat video, upload dan dapat untung, tanpa memikirkan efek yang akan diterima oleh yang nonton, apalagi yang nonton itu anak kecil. Yah belum sampe lah apa yang dikatakan bapak Jokowi, "Konten harus berisikan hal yang positif."

    Konsep yang dibikin Jack Ma sangat brilian menurut gue. Ah gue gak mau nulis panjang lagi, SEMUANYA DIBIKIN MUDAH! Gini nih orang yang bisa berkontribusi buat negara. Bukan bikin video gaje dan banyak dampak negatif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kebanyakan dari mereka tuh bikin blog atau bikin video Youtube tujuannya adalah pengen tenar, pengen cari uang. Gua juga sama. Gua pengen tenar (sebagai penulis, gua ga mau jadi artis), pengen dapet pemasukan dari blog, tapi gua mau melakukannya dengan menyebarkan inspirasi positif buat para pembaca blog gua.

      Tujuannya sama, caranya beda =)

      Delete
  23. Ngeliat beberapa kenyataan tentang cerita di Cina. Gue jadi seakan tak ingin lagi menengok negara lain soal teknologi. Jujur, kalo Alibaba emang perusahaan yang sampe sekarang selalu buat gue salut dengan segala Inovasinya.

    Selama kenal Alibaba, gue jadi tau luamyan banyak pasar di Cina itu, seperti apa. Dan... Kaget, sih. Ternyata pemiliknya beliau... Aduh... Kapan, ya. Bisa berjabat tangan dgn beliau. Mungkin suatu saat nanti. Di mimpi.

    Gue sih, gak mau mempungkiri bahwa Indonesia masih tertinggal dari segi kamjuan teknologi, tapi gue tetep bangga karena Indonesia selalu bertahan untuk terus memperbaiki semuanya.

    Mengurus banyak pulau juga bukan pekerjaan mudah. Jadi, ayo berkarya untuk Indonesia lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indonesia sekarang udah jauh lebih baik kok. Udah ada gojek, uber, grab, tokopedia dll. Cuma ya seiring munculnya inovasi, muncul juga masalah. Saat ini Indonesia hanya mampu berinovasi, tapi belum mampu mengatasi masalah-masalah yg muncul. Inovasi yg ada baru bisa dinikmati oleh segelintir orang, belum bisa berintegrasi sepenuhnya ke dalam kehidupan masyarakat...

      Delete
  24. Waaaaaaa keren banget ide briliannya Jack Ma. Aku dulu juga sempet ngobrol sama pacarku, kayaknya enak ya kalo kita gak perlu bawa banyak kartu dan bolak balik ngambil uang. Kayaknya enak kalo kita cuma bawa 1 kartu dan semuanya udah langsung bisa dipake ke mana pun.

    Dan, jeng jeeenngg Cina udah membuktikannya lebih dulu. Ah, rasanya pengin banget Indonesia jadi semaju itu. Tapi mungkin bener kalo orang-orang kreatif di Indonesia belum dewasa. Ada hal negatif lain langsung kepengaruhin dan proses kreatifnya jadi tersendat.

    Hmm, mudah-mudahan Indonesia bisa cepet nyampe di tahap itu deh. Bener-bener keren dan memudahkan banget.

    ReplyDelete
  25. Mengenai remaja Indonesia yang suka cinta-cintaan, gue mau ngasih pendapat. Menurut gue, tema itu gampaaaang banget buat dibahas. Emang seru sih. Tapi kalo semuanya ngomongin cinta jadi males juga. Hehehe. Nggak banyak yang berani (mungkin gue juga) ngambil jalur lain, atau ngebahas hal-hal yang jarang dibahas. Kenapa jarang, nggak ada yang bener-bener belum pernah dibahas. Yang ada, mungkin jarang terekspos aja.

    Kalo nggak salah, Adriano Qalbi pernah bilang, "Masuklah ke kolam yang belum banyak ada orang yang menyelami itu." Tapi dia bilang susah kalo mau laku tapi jadi diri sendiri. Makanya setiap dia ditanya, gimana tipsnya biar karya kita laku, dia jawab, "Jangan jadi diri sendiri."

    Maaf jadi kepanjangan komennya.

    ReplyDelete

Temen-temen yg ga punya blog atau account Google, tetap bisa komentar kok. Di bagian "Comment As" pilih "Name/URL", terus masukin nama dan email kamu, beres deh.

Satu-dua buah baris komentar yg sahabat tinggalkan merupakan sebuah apresiasi yg sangat besar artinya bagi sang penulis =)

Subscribe